Saturday, 28 January 2017

GEET Episode 14 (Tayang Minggu, 29 Januari 2017)

Sinopsis Geet ANTV Episode 14 Tayang Minggu, 29 Januari 2017 -Geet terkejut melihat pedang ditangan Maan, Maan kemudian berbicara dengannya bahwa dirinya tidak akan meninggalkan Geet sendirian karena dia masih dalam bahaya, Maan lalu meletakkan pedang dihadapan Geet dan mengatakan bahwa pedang ini adalah barang bukti, Maan menambahkan jika Geet berubah pikiran maka Geet bisa membawa pedang tersebut ke kantor polisi. Geet terlihat memikirkan perkataan Maan. Maan sendiri lalu beranjak pergi.



Brij masih mencari didalam hutan bersama anak buahnya, kakak Channi datang dan memberitahu keberadaan sebuah gubuk. Perlahan2 Brij ke gubuk tersebut tapi tidak menemukan siapa2 disana

Maan naik ke atas jeep bersama Geet. Geet dengan tekad kuat menggenggam erat pedang Brij. Sementara Mahinder di kamar teringat masa kecil Geet dan berimajinasi Brij telah menghabisi Geet.

Sinopsis Geet ANTV Episode 14


Dalam perjalanan, Geet teringat ucapan seluruh anggota keluarganya. Tiba2 Geet meminta Maan menghentikan laju jeep nya dan Maan menghentikan kendaraannya. Maan pun bertanya dan Maan emosi mendengar jawaban Geet bahwa dia tidak ingin pergi ke kantor polisi. Geet kemudian turun dari jeep dan meninggalkan kalungnya di jok.

Geet berjalan di jalanan menuju rumahnya dan semua orang membicarakannya. Sementara Mahinder menyiram bensin ke seluruh rumah dan berniat membaar rumahnya. Daarji melihatnya dan terkejut lalu bertanya apa yang dilakukannya. Rajinder dan Rupinder juga muncul dan bertanya pada Mahinder. Mahinder pun mengatakan sesuatu.

Mahinder mulai menghidupkan obor api. Rajinder mmencoba merebutnya. Brij datang dan terkejut melihat semuanya.

Geet terus berjalan sambil memikirkan ucapan Maan, sementara Brij dan Mahinder saling berebut obor api. Rajinder berhasil merebut obor tersebut. Mahinder pun berniat menghabisi Brij dan ketika membawa Brij keluar rumah, mereka semua terkejut melihat kaehadiran Geet.

Mahinder dan Rano merasa senang mlihat Geet begitu juga Rupinder. Mahinder hendak mendekati Geet tapi Geet melarangnya dan mengatakan, “jangan mendekatiku..putri kalian sudah tiada”. Rano berkata bahwa dirinya adalah ibunya. Geet kemudian mengingatkan Rano bagaimana dia setuju pada Daarji  untuk menggugurkan kandungan anaknya. Geet berkata bahwa kebenaran akan diungkap. Daarji melihat begitu banyak warga yang berkerumun pun berbicara dengan lebut pada Geet dan menyuruhnya masuk ke dalam rumah. Geet pun bertanya, “apa masalahnya jika berbicara diluar..apakah kau malu??atau kau takut bahwa mungkin kebenaran akan terungkap? Seorang kakak mencoba melenyapkan adiknya dan kalian tidak melakukan apa2?

Brij mendekatinya dan menegurnya, “masuklah ke dalam rumah Geet atau ….”. Geet menjawab, “atau apa?kau akan menguburku??menggorok tenggorokanku ?? atau melenyapkanku?”. Orang2 yang berkerumun pun bertanya mengapa Brij ingin melenyapkan Geet, Brij mendengar kasak kusuk tersebut, Geet lalu menunjukkan pedang Brij dan berkata, “inilah pedang yang kau gunakan untuk menghabisiku pada tengah malam dengan wajah tertutup..tapi..mengapa harus membunuhku tengah malam ?? bunuh aku sekarang di hadapan semua orang”. Brij melempar pedang tersebut dari tangan Geet dan berkata bahwa Geet sudah melewati batasannya.

Geet kemudian mengatakan semua mengenai pernikahannya dan orang2 terkejut mengetahui Geet sudah menikah dan sedang hamil. Seorang wanita bertanya pada Daarji apakah benar yang dikatakan Geet. Ibu Channi kemudian muncul dan membenarkan ucapan Geet. Ibu Channi berkata bahwa dirinya melihat Geet dalam pakain pengantin dan juga melihat suami Geet. Daarji membentaknya dan melarangnya berbicara lagi. Mahinder pun meminta Daarji mengakui semuanya, “sampai berapa lama lagi ayah akan berbohong pada semua irang?kenapa ayah tidak mau mengakui bahwa kita telah membuat keputusan yang salah untuk Geet?”

Seorang warga bertanya pada Daarji dan Brij. Brij membentak mereka dan mengakui semuanya bahwa dirinyalah yang telah melenyapkan Channi. Brij kemudian mendorong Geet hingga terjatuh ditanah dan mengatakan bahwa disitulah tempatnya, dibawah sepatunya. Geet teringat semua tamparan Brij, dia lalu berdiri dan ganti mendorong Brij ambil berkata bahwa dia tidak pantas disebut kakak. Polisi kemudian datang. Gurvinder turun dari mobil tersebut bersama para polisi. Gurvinder lalu mengatakan bahwa Brij yang telah melukainya dan Geet.

Inspektur pun menegur Brij atas pembunuhan Channi dan penganiayaan pada Geet. Brij membantah dan bertanya apa bukti yang mereka punya tapi Geet menyelanya dan mengatakan bahwa bukti terbesar adalah dirinya, lalu Geet mengambil kembali pedang Brij lalu mengatakan bahwa dipedang tersebut sidk jari dan darahnya, Geet juga mengatakan bahwa dia tadi juga mengumumkan pada semuanya bahwa dia telah menghabisi Channi. Para warga mendukung ucapan Geet. Inspektur mengatakan pada Daarji agar segera ke kantor polisi. Brij lalu mengatakan sesuatu pada INspektur dan Inspektur pun menamparnya, Brij terjatuh dan petugas menyeretnya, Brij menatap sinis ke arah Geet. Ibu Channi juga mengutuk Brij karena telah melenyapkan putrinya. Brij kemudian dibawa pergi.

Daarji mengatakan pada Geet bahwa mulai hari ini pintu rumahnya tertutup untuk dia dan bagi mereka Geet telah mati, Geet menjawab, “tidak..mulai hari ini kau tidak berarti apa2 bagiku..aku tidak akan pernah masuk ke dalam rumahmu dan aku memutus semua hubungan keluarga denganmu”. Rano bertanya, Geet kembali menjawabnya dan mengatakan bahwa dirinya bukanlah Geet Handa tapi hanya Geet. Geet kemudian beranjak pergi menjauh dari keluarganya sambil mengingat semuanya.

Geet dalam perjalanan di dalam bus (dia teringat saat berada di kantor polisi, seorang petugas memujinya karena telah memberitahu mereka mengenai Brij dan Mahinder meninggalkan sebuah tas untuknya).

Di sebuah kantor dengan nama “Khurana’s”.  Tasha mengikuti Sasha, lalu Sasha mendapat telepon dan terkejut kemudian mereka mendengar bunyi sirine. Satu kantor pun menjadi panik.

Maan turun dari mobilnya dan masuk ke kantornya.  Sasha dan karyawan lain menyapa Maan. Maan lalu menanyakan Adi, Adi muncul dan berbicara dengan Maan, Maan lalu meminta Adi dan Sasha menemuinya di ruangannya dengan file2nya. Maan kemudian beranjak pergi. Tasha membicarakan Maan pada Sasha. Sasha lalu berbicara dengan Adi mengani file yang hilang, Adi mengatakan bahwa file tersebut ada pada Pinky sang resepsionis tapi sekarang Pinky tidak berada ditempat, Maan muncul dan bertanya.

Pinky berada di dalam kendaraan di dalam terminal dan sedang mencari Geet sambil menatap foto Geet. Sedangkan Geet telah tiba di terminal, dia bertanya pada kenek. Lalu Geet turun dari bus dan merasa bingung melihat ramainya terminal. Geet berimajinasi melihat Brij membawa pedang menghampirinya.

Pinky melihat bus dari Hosyarpur, dia lalu bergegas pergi. Sementara Geet mendatangi sebuah loket dan bertanya bagaimana dirinya bisa pergi ke kedutaan Kanada. Petugas menyuruhnya mencari taksi. Geet kemudian mencari2 taksi. Pinky menyapanya dan mengingatkan Geet akan dirinya. Pinky mengajak Geet pergi tapi Geet menolak dan mengatakan sesuatu. Pinky memaksanya dan mengajak Geet naik taksi. Pinky menelpon ayahnya terlebih dulu dan memberitahu jika Geet telah tiba, sementara sang ayah berbicara dengan Mahinder juga dan menjamin Mahinder bahwa Geet tidak akan terlibat masalah karena Geet sudah seperti putrinya juga.


Adi dan Sasha menghadap Maan. Maan memeriksa file nya lalu mendiskusikannya dengan Adi dan Sasha. Sasha lalu bertanya tentang luka di pelipis Maan dan Maan pun teringat Geet. Sementara Pinky dan Geet dalam perjalanan sambil mengobrol.

Sasha berkata akan mengobatinya tapi Maan menolak dan menanyakan file yang hilang. Adi dan Sasha mengatakan bahwa Pinky sedang pergi dan file tersebut ada pada Pinky. Maan menjadi kesal dan berkata bahwa dirinya menginginkan file tersebut sekarang tak peduli apapun yang terjadi. Adi dan Sasha kemudian beranjak pergi. Maan kembali mengingat Geet.

Pinky menghentikan taksi dan mengatakan sesuatu. Geet kembali teringat pertemuannya dengan Dev. Pinky lalu menerima telepon dari kantor dan menjadi panik mendengar berita bahwa bos nya telah masuk kantor, setelah itu Pinky menyuruhsopir taksi agar membawanya ke kantor tapi Pinky bersikeras ingin pergi kekedutaan Kanada. Pinky memberitahu bahwa dia akan pergi kesana nanti karena sekarang dirinya dalam keadaan mendesak.

Taksi berhenti di depan kantor Maan. Pinky bergegas masuk. Geet menunggu diluar. Lalu Geet masuk ke dalam bersamaan dengan itu Maan juga sedang berjalan menuju arah Geet. Tas Geet terjatuh dan Geet membungkuk mengambilnya, Maan melintas sambil menelpon dan mereka tidak saling tahu.

Pinky mencari2 file nya dan memberikan pada Sasha, Adi mengatakan sesuatu dan Pinky kembali mencari2 file di lacinya. Pinky lalu memberikannya pada Adi. Pinky kemudian teringat akan Geet.

Geet bertabrakan dengan Sasha. Sasha memandanginya dan bertanya padanya. Geet menanyakan Pinky pada mereka. Adi lalu mengingatkan Sasha akan wawancara seseorang dan menganggap Geet adalah orang yang dimaksud, dia pun lantas mengajak Geet ke ruangannya.

Geet masuk ke ruangan Sasha dan Adi. Geet berusaha menjelaskan tapi Sasha dan Adi tidak mau mendengarnya. Adi lalu menanyakan namanya, Geet tidak mau menyebut nama Handa. Adi kembali mewawancarainya. Sasha kemudian keluar ruangan dan Adi mengejarnya. Sasha mengatakan sesuatu pada Adi, Adi memberikan penjelasan. Geet masih menunggu diruangan.

Sasha dan Adi menemui Maan dan berbicara dengannya. Adi memberikan detail tentang Geet di meja dan mengatakan bahwa dia (Geet) adalah gadis yang baik.

Pinky mencari2 Geet dan bertanya pada teman2nya. Pinky lalu menemukan Geet diruangan dan berbicara dengannya. Pinky pun terkejut mendengarnya.

Adi dan Sasha masih membicarakan Geet di hadapan Maan. Maan lalu setuju untuk memberikan kesempatan pada gadis yang telah diwawancara Adi dan menandatangani form dari Adi,  tanpa sengaja nama Geet tertutupi tangan Maan saat dia membubuhkan tanda tangan.

Pinky membawa Geet keluar, dan mereka bertemu Adi. Adi mengatakan sesuatu, Pinky dan Geet pun terkejut. Sementara Maan mulai berjalan keluar ruangan.

Sinopsis Geet ANTV Episode 14 Tayang Minggu, 29 Januari 2017


Adi mengucap selamat pada Geet tapi Geet menolaknya. Adi memberi penjelasan dan memberikan form nya lalu beranjak pergi. Geet berbicara dengan Pinky. Pinky dan Geet berjalan pergi sementara Maan muncul dan berjalan di belakang Geet. Adi memanggil Maan dan Maan bersuara, Geet mengenali suara Maan dan menoleh tapi tubuh Maan tertutup dengan tubuh Adi. Geet pun pergi sementara Maan berbicara dengan Adi.

Pinky dan Geet mengobrol di depan gedung kedutaan Kanada. Geet teringat pernikahannya dengan Dev. Pinky bertanya maksud kedatangan Geet ke kedutaan tersebut taoi Geet tidak ingin memberitahu Pinky.

Pinky masuk ke gedung dan mengakali penjaga hingga Geet bisa bebas masuk ke dalam gedung. Geet berjalan masuk, sementara Maan turun dari mobilnya dan berada di depan gedung kedutaan juga.

Geet masuk dan bertanya pada petugas. Petugas menanyakan paspornya tapi Geet mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki paspor, Geet berkata bahwa dirinya ingin informasi mengenai Dev Khurana. Petugas memanggil penjaga agar membawa Geet keluar. Geet pun dibawa keluar. Maan sendiri menaiki tangga dan berjalan masuk. Dia lalu bertabrakan dengan Geet dan mereka saling memandang. 



Tayang Minggu, 29 Januari 2017
By :  ARIN