Monday, 30 January 2017

GEET Episode 16 (Tayang Selasa, 31 Januari 2017)

Sinopsis Geet ANTV Episode 16 Tayang Selasa, 31 Januari 2017 -Geet tengah menunggu taksi, dua orang preman melintas dan mengganggunya. Mobil Maan datang dan Maan turun dari dalam mobil. Maan langsung memukul preman2 tersebut dan menyuruhnya pergi. Setelah itu Maan berbicara dengan Geet dan menawarkan tumpangan untuk pulang tapi Geet menolak lalu bergegas pergi tapi Maan menarik tangannya dan memaksanya masuk ke dalam mobilnya.


Baca : Daftar Sinopsis Lengkap GEET - ANTV

Di dalam mobil, mereka kembali berdebat. Maan pun mengantar Geet pulang. Dalam perjalanan, mobil mengerem mendadak dan Geet terpental lalu jatuh pada Maan. Rambutnya tersangkut kancing baju Maan. Maan pun melepaskan rambut Geet yang tersangkut kancing bajunya. Beberapa saat kemudian Geet meminta mobil berhenti dan dia mengucap terima kasih pada Maan.

Geet memencet bel pintu rumah, ayah Pinky membukakan pintu dan Geet meminta maaf karena pulang terlambat, ayah Pinky marah dan Geet teringat saat Daarji memukulnya dengan rotan. Geet meminita maaf lagi dan ayah Pinky tertawa terbahak2. Pinky kemudian muncul dan berbicara dengan Geet lalu mengajak semuanya untuk makan malam. Geet berpikir bahwa Pinky dan ayahnya penuh kasih sayang dan ini pertama kalinya dirinya diperlakukan sebagai manusia.

Maan pulang ke rumah dan melihat neneknya sedang bekerja dengan laptopnya lalu Maan menghampirinya serta mengambil berkatnya. Daadima mengucap selamat atas keuntungan perusahaan yang didapatnya. Daadima lalu meminta maaf atas apa yang telah terjadi 2 bulan sebelumnya.

Daadima juga berkata bahwa dirinya tidak bisa hidup sendiri, Daadima berkata pada Maan, “jika kau menyayangiku tolong temukan Vicky (adik bungsu Maan)..bawa kembali Dev dan Naintara..lupakan semuanya..aku ingin keluargaku kembali bersama2”. Maan berkata akan mengirm uang untuk Dev dan akan membawa mereka semua kembali. Daadima pun tersenyum.

Sinopsis Geet ANTV Episode 16


Keesokan paginya, Geet berada diruangannya dan merasa bersalah atas kejadian semalam. Geet berpikir untuk menelpon Maan dan meminta maaf. Tasha yang berada diluar memperhatikan Geet dan mengatakan pada Sasha drama apa yang akan terjadi. Geet lalu menelpon Maan dan ketika tersambung, Geet mematikannya lalu menelponnya lagi, saat Maan menerimanya Geet langsung mematikannya. Maan merasa marah dan bertanya mengapa seseorang menelpon dari kantornya.

Maan masuk dalam kantor dan langsung ke ruangan Geet. Geet pun gugup dan mengatakan sesuatu. Tasha dan Sasha memperhatikan mereka. Maan lalu menyuruh Geet mencari tahu siapa yang telah menelponnya berulang2 dari telepon kantor. Geet pun mengutuk dirinya sendiri, Maan kemudian beranjak pergi. Sasha melihat ini semua dan berkata tidak suka melihat Geet dan Maan mengobrol, Sasha juga menambahkan bahwa ini saatnya untuk mengurus Geet.

Naintara pulang ke rumah nenek dengan membawa koper2nya. Dia memperhatikan foto2 Dev dan Maan lalu berkata bahwa Dev akan kembali dan akan mendapat bagian atas propertinya. Daadima muncul dan Naintara mengambil berkatnya lalu Daadima berbicara dengannya bahwa Maan setuju untuk membawa semuanya kembali.

Geet dan Pinky menikmati makan siang sambil mengobrol. Sasha dan Tasha mendatangi mereka. Sasha mengatakan bahwa tidak sulitmuntuk meminta maaf pada Maan karena cukup membuatkannya kopi.

Sasha lalu mengajari Geet cara membuat kopi untuk Maan dengan menambahkan banyak gula didalamnya. Geet bertanya dan Sasha mengatakan bahwa Maan menyukai yang manis2. Geet membawa kopi tersebut dan Sasha tersenyum licik sambil mengatakan bahwa satu hal yang pasti bahwa Geet tidak akan berada di kantor ini lagi sekarang.

Maan sedang berbicara dengan Dev di telepon bahwa dirinya sudah mengurus semuanya dengan kedutaan termasuk ijin dan VISA. Dev berterimakasih padanya. Geet membawakan kopi untuk Maan sambil berpikir akan meminta maaf pada Maan. Dev berkata pada Maan bahwa dirinya sudah memesan tiket untuk kembali ke India.

Geet mengetuk pintu dan masuk, Maan mengakhiri panggilan teleponnya, ditangan Maan terdapat formulir VISA Dev. Geet lalu memberikan kopinya. Maan meminum kopinya dan langsung memuntahkannya. Maan pun bertanya pada Geet berapa banyak Geet menaruh gulanya dan Geet mengatakan 5 sendok. Geet kemudian berusaha merebut gelas di tangan Maan dan akan mejbuatkannya lagi, Maan menolak dan menyuruh Geet pergi hingga akhirnya gelas tersebut isinya tumpah dan mengenai pakaian Maan serta formulir VISA Dev. Geet meminta maaf dan berniat membersihkan kemeja Maan tapi Maan menahan tangannya dan mereka saling tatap lagi. Maan melepaskan pegangan tangannya dan menyuruh Geet keluar. Geet kembali meminta maaf. Maan pun beranjak pergi.

Tasha berbicara dengan Sasha, sementara Geet sedang mengomel sendiri di ruangannya. Sasha mendatanginya dan memberinya lap lalu mengatakan jika Geet melakukan kekacauan maka dia harus membersihkannya. Sasha juga berkata pada tasha agar membersihkan meja Geet karena Geet tidak akan bekrja disini lagi. Geet pun melawannya dan menghentikan Tasha, Geet berkata tidak akan meninggalkan pekerjaan ini sampai Maan yang akan melemparnya keluar. Geet lalu membuat alasan untuk membersihkan meja Maan. Sasha geram melihat perilaku Geet padanya.

Maan di ruang konferensi, dan mengeluh bahwa dalam waktu setengah jam akan ada kliennya yang akan datang dan kemejanya kotor.

Daadima sedang berbicara dengan Naintara. Dia memberitahu Naintara bahwa Maan telah memaafkan Dev. Lalu Daadima memanggil pelayan dan bertaya apakah sudah menyiapkan kamar Naintara dan dia menyuruh pelayan tersebut membawa koper Naintara. Daadima kemudian beranjak pergi dan Naintara sibuk dengan pikirannya sendiri.

Daadima datang ke kantor Maan, semua karyawan menyapanya. Geet sedang membersihkan meja Maan, Daadima masuk ke ruangan dan melihat Geet. Mereka berbicara. Geet memperkenalkan dirinya dan Daadima juga memperkenalkan namanya Savitri. Geet bertanya pada Daadima apakah dia sudah membuat janji. Geet lalu menyuruh Savitri menu ggu diluar dan berkata jika Maan menemukannya didalam ruangannya maka Maan akan marah (Geet tidak menyadari bahwa Savitri adalah nenek Maan). Geet kemudian mengeluhkan sifat pemarah Maan pada Savitri. Beberapa saat kemudian Geet beranjak pergi dan Savitri berkomentar “menarik”.

Geet mencari2 Maan danh bertemu Adi, dia lalu berbicara dengan Adi. Kemudian Geet kembali menemui Savitri, Savitri bertanya padanya apakah sudah menemukan Maan. Maan muncul setelah berganti baju dan mengatakan sesuatu pada Geet, Maan lalu melihat neneknya dan hendak memanggilnya “nenek” tapi Savitri menyelanya dan menyapanya dengan sebutan “Tuan Khurana”. Savitri lalu meminta waktu dua menit untuk berbicara dengannya. Lalu Maan masuk dan menutup pintu tepat dihadapan Geet, Geet pun mengeluh.

Daadima berbicara dengan Maan yang sibuk dengan laptopnya. Daadima pun menutup laptop tersebut dan berbicara dengannya, dia ingin semua cucunya kembali kerumahnya. Maan tidak ingin kembali ke rumah neneknya dan bersikeras tinggal diluar.

Adi tengah berjalan membawa berkas2 VISA Dev, Pammi dan Kamya, Geet sendiri tengah risau, dia lalu melihat Adi dan berbicara dengannya. Adi lalu memberikan berkas VISA tersebut pada Geet dan memintanya untuk tidak menjatuhkannya karena isinya adalah berkas penting adik Maan.

Dev sedang duduk berdua dengan Pammi dan Kamya, mereka mengobrol tetang kepergian mereka ke India minggu ini, Dev mengomel pada Kamya karena Kamya mengatakan ketika mereka tiba di bandara maka mereka akan ditangkap. Dalam pikiran Pammi, dia tidak takut pulang ke India tapi dia takut pada dosa yang mereka buat di India, bagaimana jika mereka  bertemu Geet lagi.

Naintara masuk ke kamarnya dan teringat pertengkarannya dengan Dev dan juga telepon Geet yang mengatakan kehamilannya. Dia lalu berbicara sendiri bahwa tidak akan memaafkan Dev dengan mudah, Naintara berencana menghukum Dev atas apa yang telah dia lakukan.

Geet masuk ke ruangannya sambil membawa berkas VISA tadi dan berpikir akan meminta maaf pada Maan, dia lalu mulai menulis surat untuk Maan. Setelah beberapa kali menulis surat dan membuangnya karena merasa tidak sesuai, Geet akhrnya mendapat ide dan mulai menulis lagi.

Maan masih berbicara dengan Daadima, Daadima menyarankan agar Maan meluakan masa lalu dan kembali ke rumahnya. Maan lalu menelpon Geet dan menyuruhnya keruangannya, Geet menjatuhkan berkas tadi dan berkas tersebut jatuh terbuka dan terlihat foto Dev dihalaman pertama, Geet mengambil berkas tersebut tanpa melihatnya karena sibuk dengan telepon Maan. Usai menutup telepon, Geet memasukkan suratnya di amplop lalu membawanya bersama  berkas tersebut ke ruangan Maan.

Geet masuk dan Maan mengatakan sesuatu. Maan menyuruhnya masuk dan duduk. Geet menyerahkan berkasnya tapi Daadima yang mengambilnya dan berkata akan mengurus semuanya.

Maan kemudian berbicara dengan Geet dan menyuruh Geet memanggil Sasha, Geet hendak beranjak keluar tapi Maan menyuruhnya memanggil Sasha cukup dengan menelponnya. Daadima menatap Maan lalu beranjak pergi.

Sasha menyapa Savitri dan berniat mencari muka di hadapan Savitri. Savitri menyindirnya lalu beranjak pergi.

Maan mengatakan sesuatu dan Geet mencatatnya. Sasha melihat mereka dan merasa geram. Maan melihat Sasha dan menyuruhnya masuk. Sasha masuk dan menyerahkan berkas proyek. Maan lalu menerima telepon dari Daadima. Maan meletakkan berkas dari Sasha dan tanpa sengaja memberikan Geet berkas yang lain. Sasha hendak memberitahunya tapi diurungkannya. Daadima kemudian memutus teleponnya.

Maan lalu mengatakan ada Geet agar menfotocopy berkas tadi. Sasha tersenyum licik mendengarnya dan mengatakan dalam hatinya bahwa Get pasti akan dipecat karena dia membawa berkas yang salah dan Maan akan kehilangan proyelnya gara2 Geet, dia lalu berbicara dengan Maan dan kemudiann beranjak pergi ke ruang konferensi.

Geet sedang memfotocopy berkas2 yang salah tadi, dia lalu mendapat telepon dari Dev yang ingin berbicara dengan Maan, Geet terkejut kembali mendengar suara Dev, dia lalu melihat Maan melintas dan mengatakan pada Dev bahwa Maan sedang sibuk dan dia bisa meninggalkan pesan padanya. Dev mengajak Geet berbicara dan mulai menggodanya tanpa menyadari bahwa Geet yang diajaknya berbicara. Geet sendiri masih berpikir suranya mirip dengan suara Dev.

Geet masuk ke ruang rapat ketika Maan sedang berbicara dengan Adi dan Sasha tentang klien penting mereka. Sasha menginstruksikan pada Geet untuk meletakkan copy berkasnyan ditiap meja. Geet membagikan berkas tersebut ditiap meja, Sasha melanjutkan pembicaraan dengan Maan. Maan menyuruh Geet keluar ruangan tapi Adi menghentikannya dan berkata bahwa Maan mungkin akan memerleukan Geet nanti saat rapat. Pinky muncul dan mengatakan sesuatu. Sasha dan Adi kemudian beranjak pergi. Geet lalu membuka jendela dan angin menyerbu masuk, Maan kewalahan mengamankan berkasnya. Geet melihat Maan dan langsung menutup jendela, dia meminta maaf pada Maan.

Sasha membawa masuk klien mereka. Maan memberitahu kliennya sebelum memulai presentasinya dia meminta kliennya melihat berkasnya terlebih dulu untuk memahami desain mereka. Sasha merasa senang rencananya berhasil. Para klien membuka berkas dan terkejut, mereka bertanya pada Maan karena ternyata yang mereka terima berkas yang salah, berkas yang mereka terima hanya sketsa kasarnya saja. Maan mengecek berkasnya dan menegur Geet menanyakan berkas proyeknya. Geet mengatakan bahwa berkas itu yang diterimanya. Klien pun komplain, Adi berusaha menjelaskan tapi klien mereka tetap menegurnya, Sasha menjadi bingung karena semua di luar kendali dan mengatakan bahwa Geet yang membuat kesalahan. Para klien tetap komplain dan mengatakan jika mereka tidak bisa mengurus presentasinya bagaimana bisa mereka mengurus proyek ini nantinya. Maan membenarkan ucapan kliennya dan mengatakan bahwa perusahaannya tidak pantas mendapat proyek ini, para klien kemudian beranjak pergi.

Maan pun menatap Geet dengan penuh kemarahan. Geet lalu menghentikan mereka dan mengatakan bahwa mereka tidak bisa pergi begitu saja. Sasha menghentikan Geet tapi Geet tetap berusaha menjelaskan semuanya tentang proyek mereka. Adi tersenyum mendengarnya. Sasha terkejut melihat kepandaian Geet. Klien Maan melunak dan berbicara dengan Geet. Lalu berbicara dengan Maan. Klien mereka kembali setuju setelah mendengar penjelasan Geet dan memuji Geet, mereka memberi lampu hijau untuk proyek ini. Geet berterima kasih. Mereka semua lalu beranjak pergi.

Adi pun memuji Geet. Maan hanya terdiam kemudian memandang Geet dan menghampirinya. Maan menegur Geet dengan amarah, Sasha tersenyum mendengarnya. Maan terus mencerca Geet. Geet mulai menangis dan membela dirinya sendiri bahwa semua itu bukan kesalahannya. Geet berkata bahwa dirinya hanya mengcopy berkas yang diberikan Maan. Maan berkata agar Geet tidak terlalu banyak memberi alasan lalu Maan keluar ruangan. Geet pun kembali menangis.

Maan kembali ke ruangannya dan teringat ucapan kliennya dan kemarahannya pada Geet. Maan lalu melihat berkasnya di meja dan memeriksanya, dia menyadari jika dirinya yang salah (Maan teringat saat salah memberikan berkas pada Geet). Maan lalu melihat surat Geet di mejanya dan membacanyayang ternyata berisi permintaan maaf Geet. Maan pun menyadari bahwa kali ini dirinya telah melakukan kesalahan besar dan harus meminta maaf.

Geet diruangannya menjadi gelisah dan meminum air untuk menenangkan dirinya. Dia lalu memegangi perutnya dan berbicara dengan calon anaknya. Maan kemudian masuk dan Geet terkejut melihatnya. Maan bingung hendak berkata2, Geet juga. Maan berharap Geet bicara lebih dulu, Geet pun mengharap Maan berbicara padanya dulu. Mereka berdua lalu sama2 berbicara, Geet pun kemudian berbicara dulu dan mengatakan bahwa apa yang terjadi di ruang konferensi bukanlah kesalahannya. Pinky masuk dan menyerocos membicarakan Maan, Geet menunjukkan Maan padanya. Pinky meminta maaf, Maan lalu hendak mengatakan sesuatu pada Geet tapi mengurungkannya saat melihat Geet dan mengatakan akan berbicara dengannya besok. Maan mengambil berkasnya di meja Geet dan beranjak pergi. Geet kembali berbicara dengan Pinky lalu mengajak Pinky pergi.

Maan sedang berlatih dan mengingat Geet terus menerus, Geet sendiri sedang searching internet nama Dev Khurana.

Sinopsis Geet ANTV Episode 16 Tayang Selasa, 31 Januari 2017


Keesokan paginya, Maan datang ke kantor dan pergi ke ruangan Geet lalu mengatakan agar Geet keruangannya. Maan lalu kembali ke ruangannya dan belajar cara meminta maaf. Geet kemudian mendatangi ruangan Maan. Maan menjatuhkan berkas dan mereka kembali bersentuhan tangan karena akan sama2 mengambil berkas tersebut, mereka pun kembali bertatapan. Geet menarik tangannya dan ketika sama2 berdiri, kepala mereka saling berbenturan, Maan kembali emosi pada Geet tapi sejurus kemudian Maan menenangkan dirinya sendiri. Maan lalu menyuruh Geet agar duduk. Setelah itu Maan merasa galau dengan pikirannya sendiri. Geet memanggilnya dan Maan mulai mendikte Geet untuk Tn. Chopra . Maan kemudian mengucap maaf pada Geet. Geet terkejut mendengarnya. Geet lalu mengatakan sesuatu dan keluar ruangan.

Daadima berbicara dengan Naintara mengenai perbedaan Dev dan Maan. Naintara hanya diam saja dan  teringat Geet kembali.

Sasha mengejutkan Geet yang sedang melintas dan menjatuhkan semua berkasnya, Maan mendengar keterkejutan Geet. Sasha lalu mengatakan sesuatu pada Geet dengan ketus, Geet berusaha menjawabnya, Maan keluar ruangan dan Geet mengatakan sesuatu pada Maan. Maan lalu merebut kertas ditangan Geet dan mengatakan sesuatu pada Sasha.

Sasha berada diruangan Maan dan memprovokasi Maan. Maan menyuruh Sasha duduk dan berbicara dengannya.

Geet membereskan berkas2 nya yang terjatuh lalu pergi ke ruangan Maan. Sasha menegur Geet saat melihatnya dan mengatakan bahwa dirinya dan Maan sedang sibuk. Geet meminta maaf dan tetap masuk sambil berkata bahwa dirinya ingin berbicara pribadi dengan Maan. Maan menyuruh Sasha keluar ruangan dan Sasha terkejut mendengarnya kemudian beranjak pergi. Maan lalu menunggu Geet berbicara.



Tayang Selasa, 31 Januari 2017
By :  ARIN