Wednesday, 4 January 2017

Gopi Episode 102 ( Tayang Kamis, 05 Januari 2017 )

Sinopsis Gopi Episode 102 Tayang Kamis 05 Januari 2017Ahem mau membntu Gopi untuk mempersatukan Rashi dengan Jigar. Ahem sengaja menunda perjalanan bisnis Jigar untuk melancarkan rencana mereka. Rashi meskipun senang Jigar tak jadi berangjat, ia tetap gelisah karena dalam beberaoa hari Jugar akan tetap meninggalkannya. Sayangnya Ahem tak ingin siapapun tahu bahwa mereka berusaha meyatuka Jigar dengan Rashi.

Gopi berpamitan pada Kokila bahwa ia ingin pergi ke kuil bersama Rashi. Kokila mengijinkan karena melihat Gopi sudah lebih baik. Komila meminta sopir mengantar mereka namun Gopi menolak. Gopi me!inta diantar Jigar karena saat itu Jigar masih berada di rumah. Jigar mngerti dan ia bersedia mengantar. Rashi mengambil dompetnya di kamar dan Jigar menyiapkan mobil. Gopi menelpon Ahem dan mengatakan bahwa ia akan pergi ke kuil.

Sinopsis Gopi Episode 102

Jigar datang dengan mobilnya. Rashi hendak duduk di depan namun Jigar meminta Gopi untuk duduk di depan agar kakinya lebih leluasa. Rashi sedikit kecewa namun ia mempersilahkan Gopi untuk duduk di depan. Dalm perjalanan, Gopi mengirim pesan pada Ahem memberitahu kuil mana yang akan mereka datangi. Jigar curiga dengan yang Gopi lakukan namun Gopi berusaha menutupinya.

Kinjal memeriksa nomor lotere. Urmila mengatakan bhwa ia akan pergi melihat pengumuman pemenang. Saat di jalan, seseorang mengikuti Urmila. Orang itu ternyat adalah rampok, ia merebut dompet Urmila yang sedari tadi ia incar. Urmila memegang erat dompetnya dan berteriak meminta tolong. Orang-orang memvantunya dan Urmila lokos dari upaya perampokan. Tiket lotere yang ia bawa pun masih aman du dompetnya,

Sampai di kuil, Jigar mengatakan akan segera berangkat ke kantor namun Gopi meminta Jigar untuk berdoa di kuil terlebih dahulu. Jigar menurut. Tak lama kemydoan Ahem menelpom dan Gopi menjauh untuk menerimanya. Ahem bertanya tentang Jigar dan Rashi. Lalu Jigar datang untuk berpamitan. Gopi hendaj melarangnya namun Ahem mnyuruh Gopi untuk membiarkan Jigar.

Rashi kebingungan saat melihat Jigar pergi, ia meminta Gopi mencegahnya. Saat sampai di mobil, Jigar mendapat telpon dari Ahem. Ahem meminta jigar untuk tetap di kuil karena ia akan kesana juga. Ada pertemuan di dekat kuil. Jigar bingung namun Ahem membuat alasan.

Beberapa saat kemudian Ahem datang dan mengajak mereka untuk mengikuti pemujaan terlebih dahulu. Gopi lalu mengajak mereka membeli baki pemujaan. Ahem kemudian mengajak Gopi !emngambil sesaji dari rumah. Awalnya Gopi bingung namun akhirmya ia mengerti bahwa itu adalah alasan agar Jigar dan Rashi bisa berduaan. Jigar memberikan uang 100 RS pada pedagang, namun setelah Jigar pergi Rashi meminta kembalian 90 RS pada orang itu. Orang itu tak memiliki kembalian dan Rashi mencecarnya. Jigar menengok kebelakang dan Rashi mengembalikan uang itu lalu bergegas menyusul Jigar.

Ahem dan Gopi berdiri di dekat penjual persembahan. Penjual memberi Gop persembahan yang masih panas, gopi kepanasan dan Ahem segera memindahkan persembahan itu ke tangannya. Keduanya berpandangan. Gopi ingin mencuci tangan dan meminta Ahem memegang ponsel nya. Tak lama setelah Gopi pergi, Kokila menelpon ponsel Gopi dan Ahem mengangkatnya. Kokila heran Ahem bersama Gopi. Ahem mengatakan alasan yang sama seperti Jigar tadi. Kokila bertanya kapan Gopi da Rashi pulang.

Setelah Gopi datang Ahem mengajak mereka pulang bersama sopir dan ia akan berangkat untuk meeting. Mereka mengira Rashi dan Jigar sudah berbaikan namun ternyata mereka berdiri berjauhan.


Sinopsis by INTAN
loading...