Monday, 9 January 2017

Mohabbatein Episode 165 (Tayang Rabu, 11 Januari 2017)

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 165 Tayang Rabu, 11 Januari 2017 -Ashok duduk di ruangan, lalu seorang lelaki datang memberikan sebuah berkas. Ashok berbicara dengan lelaki tersebut. Lelaki itu lalu menelpon seseorang dan menanyakan nomer ponsel Ishita. Setelah itu lelaki itu memberikan nomer ponsel Ishita pada Ashok. Ashok mencoba menelponnya dengan meminjam ponsel seorang wardboy. Ashok lalu menelpon dan terkejut mendengar suara Shagun. Ashok berpura2 menawarkan kartu kredit tapi Shagun menolak. Usai menutup telepon, Ashok pun memikirkan sesuatu, dia lalu mengembalikan ponsel wardboy tersebut.





Keluarga Bhalla dan Iyer berkumpul untuk pergi makan malam, Ishita muncul dan memikirkan Raman. Vishwa mengatakan sesuatu pada Tn. Bhalla. Saat mereka akan berangkat, Ishita mendapat telepon dari Shagun dan pergi ke kamar.

Ishita berbicara dengan Shagun yang sedang dalam perjalanan sambil mengenakan burqa. Shagun berkata melihat Ashok di sekitar rumahnya. Ishita pun memintanya ke rumahnya. Usai menutup telepon, Ishita berbalik dan melihat Sarika berdiri di belakangnya. Ishita pun bertanya pada Sarika. Sarika berusaha bersikap normal. Dan berkata bahwa Simmi memintanya mengatakan padanya semua orang sudah siap.

Ishita berbicara pada Toshi bahwa dirinya ada pekerjaan di klinik dan harus kembali, Ishita meminta mereka semua agar pergi tanpanya lalu Toshi pergi beramai2 bersama yang lain.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 165



Shagun berhenti di pelataran parkir apartemen Ishita, dia berbicara dengan sang sopir agar menunggunya lalu Shagun turun dari mobil. Shagun melihat keluarga Bhalla dan Iyer yang berjalan menuju mobil.

Shagun melihat mereka dari kejauhan dan dia lalu mendapat telepon dari Ishita yang memintanya menuju gudang. Toshi kemudian mendekat pada mobil Ishita dan melihat Shagun, dia pun bertanya pada Shagun tapi Shagun hanya mengangguk2 saja. Tn. Bhalla lalu memanggil Toshi dan dia beranjak pergi. Shagun pun merasa lega.

Shagun dan Ishita pergi ke sebuah gudang dan mereka berbicara disana mengenai Ashok. Shagun berkata bahwa dirinya belum sempat makan apapun dan dirinya sedang haus. Ishita memintanya untuk duduk dan Ishita berkata akan menyiapkan makanan. Lalu Ishita keluar dan mengunci gudang dari luar.

Raman menunggu2 dan sibuk dengan ponselnya, kemudian dia melihat kedatangan keluarganya dan menanyakan Ishita. Toshi mengatakan bahwa Ishita masih ada pekerjaan di klinik. Mereka semua lalu masuk ke dalam restoran.

Ishita menyiapkan segala macam bekal dalam sebuah keranjang lalu membawanya ke gudang, tanpa disadari, Ashok memperhatikannya dari tempat parkir.

Ishita menyiapkan makanan Shagun dan meminta Shagun untuk tetap didalam gudang kemudian mencoba menelpon Prateek dan Abhisek. Ashok tetap memperhatikan gudang dari kejauhan. Tiba2 lampu didalam gudang padam. Ishita memberi pesan pada Shagun lalu pergi keluar.

Raman menelponnya dan Ishita berkata akan segera datang. Setelah itu Ishita mengunci gudang dan pergi. Ashok bersembunyi saat Ishita melintas dan setelah itu dia tampak berpikir.

Ishita berada dikamarnya dan hendak pergi tapi dia melihat kedatangan Raman. Kemeja Raman kotor dan Ishita mengambilkan kemeja yang lain. Raman memandangi Ishita dan kemudian mulai bersikap mesra. Tiba2 ponsel Ishita berbunyi dan ternyata Mihika yang menelponnya. Ishita berkata akan segera datang.

Mihika kembali ke meja dan mendengarkan order makanan Toshi serta Madhavi. Lalu Madhavi dan Toshi kembali berdebat tentang makanan. Vandu meminta mereka menghentikan perdebatan.

Ashok memutuskan mendatangi gudang karena merasa ishita melakukan sesuatu yang mencurigakan, dia tidak bisa membuka pintunya karena dikunci dan mencoba melihat dari celah jendela, seorang penjaga keamanan melihatnya dan bertanya, Ashok berusaha membuat alasan tapi penjaga tersebut meragukannya dan menyuruhnya pergi. Ashok pun kemudian berjalan pergi. Dia merasa kesal dan berpikir bagaimana cara mengetahui apa yang tersembunyi di dalam gudang.

Ishita mondar mandir diruang tamu mengkhawatirkan Shagun sambil mencoba menelpon Prateek dan Abhisek. Ishta kemudian kembali ke kamar dan melihat Raman sedang menyalakan lilin dan menaburi kamarnya dengan bunga mawar. Mereka berdua pun bermesraan kembali, ponsel Raman berdering dan Mihika yang menelponnya. Raman mengatakan dirinya terjebak macet dan belum tiba dirumah. Ponsel Ishita juga berdering tapi Raman melarang Ishita untuk menerimanya, Ishita bersikeras dan dia menerima telepon dari Mihika dan beralasan bahwa pekerjaannya tidak bisa ditinggalkan. Mihika berkata bahwa perang dunia sudah di mulai, dia meminta Ishita agar segera datang. Ishita pun berjanji akan segera datang.

Usai menelpon, Raman kembali bermesraan dengan Ishita, sedangkan Shagun mencoba menelpon Prateek. Ashok sendiri masih berusaha mencari jalan masuk ke gudang, dia menggunakan seutas kawat untuk membuka gudang. Ashok melihat seseorang melintas dan Ashok menghentikannya, dia berbicara dengan lelaki tersebut untuk menyemprot gudang karena banyak nyamuk. Lelaki itu pun menyemprotkannya.

Shagun merasa bingung melihat asap yang masuk dan Shagun mulai terbatuk2. Ishita sendiri masih bermesraan dengan Raman dan mengabaikan ponselnya yang terus berdering.
Shagun mulai merasa sesak napas sambil terus mencoba menelpon Ishita. Shagun pun mencoba membuka pintu. Lalu Abhisek menelponnya karena melihat banyak panggilan tak terjawab di ponselnya dan Shagun menceritakan keadaannya.

Abhisek meminta Shagun untuk tenang. Ponsel Ishita kembali berdering dan Raman yang menerimanya, Abhisek meminta berbicara dengan Ishita dan beralasan karena kasus kliniknya, Ishita pun menerimanya dan terkejut mendengar berita dari Abhisek.

Ashok membayar lelaki tersebut dan menyuruhnya pergi. Lalu Ashok kembali melihat penjaga apartemen dan berusaha mengacaukannya. Ashok lalu kembali bersembunyi.

Ishita berusaha membuka pintu rumah tapi tidak bisa karena pintu terkunci dari luar. Ishita meminta bantuan Raman dan Raman mendobraknya. Ishita meminta Raman untuk tetap tinggal dan segera berlari keluar. Ashok terkejut melihatnya dan bersembunyi.

Ishita masuk ke gudang dan mencari2 Shagun. Ishita lalu melihat Shagun yang telah terlihat lemas. Ishita memapahnya keluar gudang. Ashok melihatnya dan terkejut mengetahui Shagun masih hidup.

Ishita membawa Shagun ke taman dan bertanya padanya. Mereka berdua kemudian berdiri hendak pergi dan Shagun terkejut melihat seseorang, Ishita mengikuti arah pandangan Shagun dan ikut terkejut melihat bayangan seorang lelaki yang ternyata adalah Ashok.

Raman keluar rumah dan mencoba memperbaiki pintu.

Ashok berkata pada Shagun, “hebatt...kau bergabung dengan Ishita untuk menjebakku..aku akan katakan pada semuanya tentang sandiwaramu”. Ishita mengusir Ashok. Ashok berusaha mengajak Shagun pergi dan menyeretnya, Ishita berusaha menghalangi lalu muncul Abhisek. Shagun dan Ishita lega melihat Abhisek.

Ashok berusaha mengatakan tentang kebohongan Shagun tapi Abhisek menyuruhnya pergi. Ashok pun paham bahwa Abhisek terlibat sandiwara Shagun. Ashok pun kemudian mengancam dan kembali hendak menyeret Shagun tapi Abhisek menghajarnya, mereka pun berkelahi dan Abhisek berhasil melumpuhkan Ashok. Ishita meneriaki Ashok agar segera pergi dan Raman mendengarnya.

Ishita meminta Abhisek membawa Shagun pergi, saat Abhisek baru saja pergi bersama Shagun, Raman pun muncul, Ishita khawatir Ashok akan buka mulut. Ishita pun menghambur pada Raman dan mengatakan bahwa Ashok membuat masalah dan menganggapnya sebagai Shagun. Raman pun langsung menghajar Ashok, Ashok mengatakan bahwa Ishita telah membodohinya. Para penjaga kemudian datang dan membawa Ashok pergi tapi Ashok masih saja berteriak, “Ishita membodohimu..aku melihat itu..aku akan membuktikannya”.

Vandu, bala dan Mihika dalam prjalanan dan mereka mengobrol. Bala tidak konsen dan menyerempet sebuah mobil. Mereka semua turun dari dalam mobil dan sopir mobil yang diserempet mengkomplainnya karena mobil majikannya tergores. Majikan sopir turun dan ternyata Sooraj, mereka berbicara sebentar, Bala berkata akan membayar ganti rugi tapi Sooraj mulai menghinanya dan lalu Sooraj beranjak pergi. Vandu pun menenangkan Bala.

Ashok merasa kesal dan mengomel sendiri, Sooraj kemudian datang dan Ashok menceritakan semuanya tentang Shagun. Sooraj lalu mengambilkan minuman untuk Ashok dan memasukkan pil tidur ke dalamnya agar Ashok tenang. Sooraj lalu berpura2 peduli padanya. Beberapa saat kemudian Ashok jatuh tertidur tak sadarkan diri. Sooraj menyuruh pelayan membawa Ashok ke kamar.

Ishita tengah gelisah memikirkan Shagun, Raman datang membawakan parsel makanan tapi Ishita menolaknya dan meminta Raman memberinya waktu untuk sendiri. Ishita lalu pergi ke kamar mandi dan coba menelpon Shagun.

Ishita bertemu dengan Abhisek di pelataran parkir dan berbicara dengannya. Raman melihat mereka dari balik jendela kamarnya dan dia pun berkata, “Ishita tidak mau membicarakannya denganku dan sekarang dia berbicara dengan Abhisek”.

Raman menjadi emosi dimkamar. Ishita kembali ke kamar dan meminta maaf, Raman mengatakan sesuatu dengan emosi. Ishita mencoba menenangkannya dan Raman memeluknya.

Vandu dan Bala turun dari mobil, Bala masih saja cemas dan Vandu bertanya padanya. Bala berkata bahwa dirinya tidak bisa tidur dengan tenang sebelum melempar uang ganti rugi ke wajah Sooraj. Bala berkata akan pergi ke ATM dan memberikan uangnya. Vandu pun menemani Bala.

Sinopsis Mohabbatein ANTV Episode 165 Tayang Rabu, 11 Januari 2017


Bala dan vandu pergi ke rumah Ashok dan memberikan uang ganti rugi pada Sooraj tapi Sooraj menolak. Saat akan pulang, pelayan Ashok tanpa sengaja menabrak Vandu dan pakaian Vandu kotor terkena tumpahan minuman, Sooraj memarahi pelayannya dan kemudian menyuruh pelayan menunjukkan kamar tamu agar Vandu bisa membersihkan diri di toilet.

Sang pelayan membawa Vandu ke toilet dikamar tau dan disana Ashok tengah tertidur. Setelah keluar dari toilet, Vandu mendengar Ashok bergumam, “Raman..dia masih hidup..mereka berdua bersama2..aku melihat dengan mata kepalaku sendiri”.  Vandu mendekat agar mendengar gumaman Ashok dan Vandu terkejut mendengarnya. Ashok menambahkan, “Raman..kau telah ditipu”.

Pagi harinya, Ishita terbangun dan melihat tak ada Raman disebelahnya. Ishita lalu membaca secarik pesan dari Raman. Ishita bersiap lalu Ishita turun ke ruang tamu dan menghampiri Simmi di dapur, mereka berbicara dengan berbisik2 tapi kemudian mereka melihat kedatangan Ashok. Ishita pun terkejut.

Toshi meneriakinya, Ashok langsung menanyakan Shagun. Ishita bingung menghadapi dan dia pun memutuskan untuk berpura2 menjadi Shagun kembali. Ishita menyapa Ashok  dengan gaya Shagun. Ishita menyuruh Madhavi pergi. Simmi pun menyarankan Madhavi agar pergi karena Shagun kembali menguasai tubuh Ishita. Ishita juga menyuruh Toshi pergi, Simmi pun membawa pergi Toshi. Ashok langsung memberikan aplaus untuk akting Ishita dia lalu berbicara dengan Ishita dan mengancamnya agar melenyapkan  Raman. Ashok berkata, “pikirkan bagaimana reaksi keluargamu kalau mengetahui kebohonganmu”. Ishita menangis dan berkata bahwa dirinya melakukan semua ini karena ancamannya. Ashok terus saja mengintimidasi Ishita.

Toshi merasa cemas di dalam kamar dan mengatakannya pada Simmi, Simmi berusaha menenangkan ibunya. Sementara Ashok masih saja mengancam Ishita, Raman tiba2 muncul dan meneriaki Ashok agar menjauhi istri dan keluarganya. Dia mencengkeram Ashok dan Ishita berusaha menghalau Ashok agar pergi. Setelah itu Ishita pun memeluk Raman, Raman menenangkannya. Toshi dan Simmi muncul. Raman berniat mencari Ashok tapi Ishita melarangnya dan memeluknya. Raman dan Toshi kemudian beranjak pergi, Ishita pun berbicara dengan Simmi tentang ancaman Ashok padanya.

Toshi berbicara ditelepon dengan Pammi, Raman sedang sibuk dengan pekerjaannya. Usai menutup telepon, Toshi berbicara dengan Simmi, Simmi sibuk dengan pikirannya lalu berbicara dengan ibunya. Raman pun ikut berkomentar.

Ishita berbicara di telepon dengan Simmi, usai menutup telepon, Ishita melihat Raman didapur dan Ishita bertanya padanya, Raman berkata akan membuat kue. Mereka lalu membuat kue bersama dengan berbekal resep dari internet sambil bercanda tawa dan bermesraan.

Vandu tengah melihat2 koleksi perhiasannya di kamar, Bala lalu muncul dan Vandu meminta pendapat Bala tentang perhiasan yang akan dipakainya. Bala ternyata menyembunyikan hadiah untuk Vandu dan kemudian diam2 memberikannya. Vandu pun merasa senang melihat hadiah perhiasan baru dari Bala.



Tayang Rabu, 11 Januari 2017
By :  ARIN
loading...