Friday, 13 January 2017

On The Wings of Love Episode 50 (Tayang Minggu, 15 Januari 2017)

Sinopsis On The Wings of Love MNCTV Episode 50 Tayang Minggu, 15 Januari 2017 -Simon kembali marah saat rapat, dia terus saja mengomel karena tidak puas dengan hasil kerja tim nya. Untuk meredakan amarah Simon, Leah pun mengangkat tangan dan berkata akan memperbaikinya. Simon menambahkan agar mereka merevisinya dalam dua hari ke depan. Betsy pun sangsi mereka bisa mengerjakannya dalam dua hari. Simon kembali emosi tapi Leah kembali mengacungkan tangan dan berkata akan menyelesaikannya dalam dua hari. Kemarahan Simon pun akhirnya mereda mendengar janji Leah.



Adrian mengajak Gabby berjalan2 dan berusaha membujuk Gabby agar mereka semua bisa berkumpul. Gabby mempertanyakan Tolayts dan Adrian mengatakan bahwa Tolayts hanyalah tetangganya sementara dirinya adalah ayah kandungnya.

Adrian lalu menawari Gabby untuk memilih mainan yang disukainya, tapi Gabby berkata bahwa dirinya membutuhkan lampu hias Natal untuk kontes di sekolahnya dan Gabby bercerita bahwa Tolayts membuatkannya lampu hias juga. Adrian berkata akan membelikan lampu hias yang bagus untuknya dan Gabby harus memilih lampu hias darinya. Gabby setuju dan mereka pun berburu lampu hias Natal.

Sinopsis On The Wings of Love MNCTV Episode 50


Tolayts sedang mengerjakan lampu hias Natal untuk Gabby. Pak Sol pun memuji bakatnya dan Tiffany membantunya mengerjakannya. Gabby kemudian pulang dan Tiffany bertanya pada Adrian mengapa membawa lampu hias natal sementara Tolayt sudah membuatkannya untuk Gabby. Adrian meminta Tiffany membiarkan Gabby untuk memilih lampu hias mana yang dipilihnya, Gabby engatakan sangat sulit untuk memilih dan Tiffany pun memberi solusi agar Gabby membawa keduanya ke sekolah.

Stella temen Leah sedang membagikan undian agar di pilih oleh teman2nya siapa yang akan menjadi Santa Rahasianya. Leah ikut mengambil undian tersebut dan saat kertas undiannya dibuka tertulis nama Simon Evangelista. Leah pun cemas memikirkannya.

Simon lalu mendatangi Leah dan mengatakan bahwa dia ingin revisi presentasinya siap malam ini. Leah pun mengiyakan dan setelah Simon pergi, Leah mengomel dengan sendirinya.

Dengan sedih Tolayts memandangi lampu hiasnya yang baru setengah jadi. Tiffany muncul dan bertanya mengapa dia belum menyelesaikan lampu hiasnya. Tolayts berkata bahwa lamu milik Adrian lebih indah dan pasti akan menang dalam kontes nanti. Tiffany menyemangatinya dengan mengatakan bahwa Adrian tidak membuat sendiri lamunya dan Tiffany berkata jika dirinya lebih memilih nlampu buatan Tolayts jika Tolayts mampu menyelesaikannya. Tolayt bersemangat kembali dan berjanji akan mengerjakannya hingga selesai.

Leah VCall dengan Clark dan mengeluhkan pekerjaannya yang tidak kunjung selesai dan berkata pada Clark agar tidak menjemputnya, Clark pun terpaksa menerima permintaan tersebut dengan sedih.

Leah melanjutkan pekerjannya sambl sesekali memandangi foto Clark agar mendapat inspirasi. Salah satu teman kerja Leah muncul dan memberi tips agar Leah kembali beremangat. Setelah itu Leah melakukan beberapa senam ringan untuk mengembalikan pikiran dan energinya. Simon muncul dan bertanya apa yang sedang dilakukannya, dia juga kemudian meminta Leah untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Leah turun ke lobbi kantor dan melihat Clark tertidur menunggunya. Leah mencium kening Clark dan membangunkannya. Clark berkata bahwa dirinya mengkhawatirkan Leah, sebab itulah dia datng menjemput. Mereka berdua lalu bersiap2 pulang.

Tiffany melihat dari balkon atas bagaimana Tolayts berusaha keras menyelesaikan lampu hias untuk Gabby, tak terasa mata Tiffany pun berkaca2 melihat kerja keras Tolayts.

Leah dan Clark berada di kamar dan membicarakan tabungan mereka. Clark lalu bertanya seperti apakah pernikahan impian Leah. Leah pun mendeskripsikan bagaimana pernikahan impiannya pada Clark. Leah juga kemudian bertanya hal yang sama pada Clark tapi Clark menjawab bahwa dirinya lebih bersemangat pada bulan madu mereka, Leah paham dengan godaan Clark dan mengajaknya untuk tidur saja.

Jigs melamun sambil menangis menatap keluar jendela, Bibi Jack datang dengan membawakan makanan kesukaan Jigs, Jigs segera menghapus airmatanya dan meminta ibunya meninggalkan makanannya di meja dan berterima kasih pada ibunya. Bibi Jack melihat kesedihan Jigs dan berkata bahwa dirinya akan selalu ada untuknya jika dia butuh teman bicara. Jigs berkata bahwa dirinya tidak ingin berbicara dan tidak ingin melakukan apa2, Jigs berkata hanya ingin sendiri. Bibi Jack pun kemudian beranjak pergi.

Ponsel Leah berbunyi dan itu panggilan telepon dari Betsy bahwa mereka ada rapat pagi bersama klien, Leah terkejut dan langsung bangun. Beberapa saat kemudian Leah sudah datang ke kantor, dan Betsy mengajaknya pergi bersama mobilnya karena Simon sudah menunggu mereka di restoran. Betsy juga berkata bahwa tema untuk hadiah Santa Rahasia mereka minggu ini adalah “sesuatu yang seksi”. Leah pun bertanya2 tentang tema tersebut.
Clark terbangun dan tidak melihat Leah disampingnya, Clark lalu membaca secarik pesan dari Leah di atas piring sarapannya yang mengatakan bahwa dia ada rapat mendadak dikantornya.

Clark mendatangi toko dan bibi Jack mengingatkannya akan telepon dari Rona, bibi jack memberitahu Clark kalau Rona akan pulang ke Filipina dan ingin melihat pernikahan mereka. Clark berkata bahwa Leah tidak akan mengijinkannya. Mereka lalu membicarakan masalah antara Rona dan Leah.

Pacita bertanya pada Clark apakah Leah akan benar2 datang karena mereka harus tiba di toko kue pukul 12.00 sementara sekarang sudah menunjukkan pukul 11.30, Clark berkata akan mencoba menghubungi Leah.

Clark mencoba menelpon Leah yang sedang rapat, Leah berkata bahwa rapatnya belum selesai dan Leah meminta agar Clark saja yang memutuskan kue mana yang akan dipilih. Clark menolak karena tidak paham sama sekali tentang kue. Clark berkata bahwa seharusnya dia memberi tahu jika tidak bisa datang. Leah meminta maaf dan berkata kalau Pacita pasti bisa memilih untuk kue mereka. Simon memanggil Leah dan leah terpaksa mengakhiri pembicaraannya dengan Clark.

Clark kemudan meminta maaf pada neneknya karena Leah tidak bisa ikut serta dan hanya mereka berdua yang akan ke toko kue, sang nenek pun memahami. Beberapa saat kemudian Pacita dan Clark tengah menikmati berbagai kue yang akan mereka pilih. Clark juga berfoto selfie dengan neneknya.

Leah menerima kiriman foto selfie Clark dan tersenyum. Lalu dia kembali bekerja, bersama2 dengan Simon dan Betsy, mereka mengadakan pembuatan iklan untuk proyek jus mereka, Simon pun merasa kesal karena model yang dipakai tidak berbakat sama sekali menurutnya dan Simon minta agar dia diganti dengan yang lain.

Rona pulang membawakan beberapa hadiah untuk Brent, Brent senang melihat sepatu barunya. Rona lalu berkata jika mereka kembali ke Filipina maka Brent akan mendapatkan lebih daripada ini. Rona mengatakan bahwa Natal di zFilipina akan lebih menyenangkan. Dan Rona juga berkata jika TUhan mengabulkan doa2nya maka mereka akan merayakan Natal bersama saudara2 Brent yang lain dan mereka akan menjadi satu keluarga yang bahagia. Raut muka Brent langsung berubah dan dia hanya diam saja lalu melanjutkan mengutak atik ponselnya.

Leah melihat Clark tertidur saat VCall dengannya dan Leah memberikan ciuman jarak jauhnya. Saat pagi hari, ponsel Leah berdering dan Leah menerima telepon dari Clark. Clark berkata kalau dirinya sudah berada di belakangnya. Leah membalikkan badan dan senang melihat kehadiran Clark. Leah angsung memeluknya dengan sukacita.

Clark lalu mengatakan ada sesuatu untuk Leah, dia mengambil piring berisi 3 contoh untuk kue pernikahan mereka dan Clark menyebutkankan ketiga rasa nya. Leah dengan menggoda bertanya apakah ada yang rasa ‘Clark’. Clark tersenyum dan langsung menciumnya sambil mengatakan bahwa rasa itu adalah edisi khusus dan hanya untuk bibir Leah. Leah pun langsung memeluk Clark dengan erat.

Leah berada di ruangan Simon dan membicarakan tentang pekerjaan mereka. Simon membuat lelucon pada Leah dan leah membalasnya tapi ketika Simon tidak tersenyum dengan leluconnya, Leah pun pamit pergi, setelah Leah pergi barulah Simon tersenyum.

Betsy menghampiri Leah dan mngatakan bahwa dirinya menemukan hadiah yang bagus untuk Leah agar diberikannya pada Simon. Dan hadiah tersebut yang bertema “sesuatu yang seksi”, Betsy mengeluarkan hadiahnya yang ternyata sebah celana dalam lelaki. Leah terkejut dan berkata, “apa kau sudah tidak waras??kau ingin Simon memecatku?”. Betsy berkata bahwa Simon akan terlihat seksi jika memakainya tapi Leah menolak dan berkata sudah membelikannya untuk Simon, Leah mempertunjukkan baju dalam lelaki warna putih dan dia teringat saat Clark memakai milik Tolayts. Betsy lalu berkata akan membeli celana dalam tadi untuk kekasih barunya. Dia meminta bagian kasir membungkusnya bersama2 dengan milik Leah, Betsy meminta mereka membungkusnya dengan kotak yang sama.

Leah lalu juga memikirkan hadiah untuk Clark karena ini natal pertama mereka, Betsy mengusulkannagar Leah memberikannya bayi. Leah terkejut dan berkata bahwa bukan sekarang saatnya untuk memiliki bayi. Mereka lalu menerima kado masing2.

Clark dan Leah mendatangi gereja dan mendapat info bahwa mereka harus menghadiri seminar pernikahan dulu sebelum tanggal pernikahan mereka ditetapkan, lelaki tersebut berkata bahwa mereka mengadakan seminar pernikahan setiap hari kamis jam 7 malam. Clark pun memutuskan akan mengikuti seminar besok malam seteah Leah mengatakan bahwa presentasinya dengan Sinon aan diadakan saat makan siang. Clark juga meminta pihak gereja memblok tanggal 14 Februari untuknya.

Clark menelpon Leah dan mengatakan kalau dirinya sudah berada di gereja, Leah memintanya menunggu karena presentasinya diundur. Clark memberi pilihan pada Leah untuk memastikan kedatangan Leah atau mereka akan menjadwal ulang seminar pernikahan mereka. Tapi Leah bersikeras bahwa dirinya akan segera datang.

Leah dan timnya menunggu kedatangan Simon. Leah merasa khwair karena Simon tak kunjung datang. Beberapa saat kemudian Simon muncul dan ketika Leah hendak memulai presentasinya Simon mendapat panggilan telepon dan kembali ke luar ruangan. Leah pun semakin panik.

Seorang pendeta menanyakan keberadaan Leah pada Clark dan Clark mengatakan kalau Leah masih bekerja. Pendeta berkata bahwa dirinya yakin Leah pasti akan datang tapi mereka tidak bisa menunggu terlalu lama.

Clark mencoba menelpon Leah tapi tepat saat itu Simon kembali masuk ke dalam ruangan dan Leah memulai presentasinya. Sementara Clark terus berusaha menelpon Leah karena pendeta mengatakan akan memulai seminarnya.

Leah selesai dengan presentasinya dan semua anggota tim bertepuk tangan. Simon menambahkan bahwa lain kali Leah harus lebih percaya diri untuk mempresentasikannya karena Simon merasa Leah masih terlihat takut pada awalnya.

Begitu Simon keluar ruangan, dengan terburu2 Leah membereskan segalanya dan bergegas pergi mencari taksi, tapi taksi yang ditunggu direbut oleh penumpang lain, Leah pun terpaksa naik angkutan dan terus berbicara dengan Clark bahwa dirinya hampir sampai di gereja.

Sinopsis On The Wings of Love MNCTV Episode 50 Tayang Minggu, 15 Januari 2017


Leah tiba di gereja dan mengajak Clark untuk masuk tapi Clark berkata bahwa mereka sudah terlambat dan harus men jadwal ulang seminar mereka lagi. Leah meminta maaf berkali2. Clark bertanya pada Leah seberapa pentingkah pernikahan mereka berdua dan Clark juga bertanya apakah Leah masih menginginkan pernikahan tersebut. Leah dengan tegas menjawab ‘iya’. Leah meminta Clark membuat janji lagi dan kali ini dirinya berjanji pasti tidak akan terlambat. Leah kemudian mengajak Clark untuk pergi berkencan. Clark menurutinya dengan ogah2an.

Leah mencicipi es krim dan mengatakan bahwa rasanya juga lezat. Leah menawarkan pada Clark tapi Clark berkata bahwa itu sangat dingin. Leah melihat Clark masih saja cemberut. Leah pun berkata bahwa udaranya sangat dingin dengan harapan Clark akan memeluknya seperti biasa. Tapi Clark hanya berkata bahwa dia kedinginan karena memakan es krim, lalu Clark mulai berjalan pergi. Leah menyusulnya dan berkata, “tidakkah kau ingin memelukku”. Clark menjawab agar Leah meminta pelukan pada sipenjual es krim. Leah menatap oen jual es krim ya g tersenyum padanya. Sontak leah berkata bahwa udara sangat panas (sambil membuka cardigannya), dia lalu mengajak Clark mencari tempat ber AC untuk mendinginkan diri (hahaha..Leah cuman modus biar ga di peluk ma abang penjual es krim ). Leah lalu berjalan pergi dan saat menuruni tangga kakinya agak terkilir, Clark langsung merasa cemas dan menanyakan keadaan Leah, Leah pun berkata bahwa sepertinya ada yang patah dan Clark menanyakan bagian mana yang patah. Leah pun menjawab, “hatiku..karena kau masih saja merajuk”. Leah lalu kembali meminta maaf pada Clark dan berjanji bahwa lain kali akan tepat waktu. Clark pun memahaminya dan berkata bahwa dirinya hanya ingin memastikan pernikahan mereka hingga mereka bisa saling memandang setiap hari. Leah berkata juga menginginkan hal tersebut. Clark pun mencium kening Leah dan memeluknya.

Pagi hari saat Leah berdiri didepan elevator Simon mendekatinya dan bertanya mengapa dia menghilang semalam, Leah pun menjelaskan dengan berapi2 bahwa dirinya dan suaminya harus menghadiri seminar pernikahn, Simon memintanya untuk tenang karena dia bukannya mau memarahinya tapi Simon berkata bahwa dirinya hanya ingin memberitahu kalau presentasi Leah memiliki potensi yang belum sempurna tapi berpotensi untuk menjadi pemenang. Leah pun berterima kasih atas pujian Simon. Saat Leah berdiri di belakang Simon sambil menungu elevgator terbuka, Leah pun mengekspresikan kegembraannya dengan berjingkrak2 dan dia menghentikan gerakannya saat Simon membalikkan badan (Leah emang gokilll abiss).

Clark menjemput Leah dan Leah muncul lebih awal kali ini, mereka berbicara sejenak di lobbi mengenai Simon. Clark pun kembali menyemangati Leah dan mengatakan bahwa dirinya paham akan Leah, dia tidak akan pernah mundur dari suatu tantangan karena dia bisa melakukannya.



Tayang Minggu, 15 Januari 2017
By :  ARIN