Wednesday, 8 February 2017

GEET Episode 25 (Tayang Kamis, 09 Februari 2017)

Sinopsis Geet ANTV Episode 25 Tayang Kamis, 09 Februari 2017 -Dev dan Naintara sedang berada di ruang tamu, Dev sedang bekerja tapi sedetik kemudian dia melempar berkasnya karena merasa bosan dan mendekati Naintara. Naintara berdiri dan memberitahu rencananya pada Dev tentang Maan. Maan kemudian datang dan mengejutkan mereka karena berpikir Maan mendengar semuanya, Maan menanyakan keberadaan Daadima.



Dev balik menanyakan luka di dahi Maan, Maan teringat saat Geet memukulnya tadi. Maan mengabaikan pertanyaan Dev dan kembali menanyakan Daadima. Naintara mengatakan pada Maan bahwa Daadima sudah tidur, Maan kemudian bergegas pergi.

Geet sedang menata bajunya sambil mengomel, dia melihat Maan yang hendak menuju tempatnya, dengan sigap Geet langsung menutup pintu, Maan pun menggedor2nya dan berhasil mendobraknya hingga jatuh tersungkur dihadapan Geet, Geet mengatakan sesuatu dan Maan menjawabnya.

Sinopsis Geet ANTV Episode 25


Geet melangkah pergi tapi Maan menahan selendang Geet. Geet memintanya melepas selendangnya tapi Maan semakin menariknya mendekat ke arahnya. Setelah mendekat, Maan mengatakan sesuatu dan mendekati Geet. Geet memarahinya tapi Maan terus berjalan mendekatinya.

Geet semakin ketakutan karena Maan semakin dekat padanya. Geet berhasil kabur dan mengambil telepon untuk menelpon Daadima, Maan mengejarnya dan meminta teleponnya.  Maan merebutnya dari tangan Geet dan tanpa sadar Maan memeluknya. Geet terpana sesaat dan Maan berhasil mengambil telepon dari tangan Geet.

Maan kemudian mengatakan kalau Savitri adalah neneknya. Geet pun terkejut mendengarnya. Geet masih terpaku diam dan Maan menyadarkannya. Mereka pun kembali berdebat. Maan mengusir Geet tapi Geet bersikeras tidak ingin pergi. Maan pun menyerah dan kemudian meninggalkan Geet sendiri, Maan menaiki tangga dan masuk ke kamar, Geet berteriak memanggilnya dan kemudian mengejarnya.

Geet menggedor pintu kamar tapi Maan terlanjur menguncinya. Geet pun melompati jendela dan masuk ke kamar Maan.

Geet lalu memperhatikan Maan yang telah pura2 tidur di atas kasurnya. Geet berkata bahwa saat tidur wajah Maan tampak seperti orang yang tak berdosa dan Maan mendengarkannya. Geet kemudian naik ke atas kasur dan berusaha menarik selimut Maan tapi Maan menarik selimutnya juga dengan kuat hingga Geet tertarik dan jatuh menimpanya, mereka pun kembali berpandangan.

Maan tersadar kemudian menghidupkan lampu dan berdebat kembali dengan Geet. Geet mencoba tidur tapi Maan menariknya bangun. Maan mengusirnya pergi tapi Geet menolak.

Mereka berdua lalu saling tarik selimut, Maan melepaskannya dan membantingnya ke lantai. Maan kemudian dengan kesal berkata, “Geet..ini milikku..rumahku dan kamarku..mengapa nenek memberimu pekerjaan akan ku cari tahu besok tapi sekarang pergilah dari sini”. Tapi Geet tidak mau mengalah dan mengatakan bahwa Maan tidak akan bisa tidur di kamarnya.

Geet kemudian merebut semua bantal dan selimut lalu mendekapnya. Maan pun kemudian tidur sambil tetap duduk. Geet mengacaukannya dengan menyanyi keras2 hingga Maan terbangun.

Beberapa saat kemudian ganti Geet yang tertidur, Maan pun memandanginya lalu diapun usil dengan memperdengarkan suara lolongan serigala di ponselnya. Geet terbangun dan takut mendengarnya.

Geet pun kesal ketika tahu itu ulah Maan, dia lalu turun dari tempat tidur, Maan pun mengambil selimut dan pergi tidur. Saat Maan telah terlelap, Geet mengorek telinga dan hidung Maan dengan bulu ayam hingga Maan terbangun dan bersin2. Geet pura2 membaca majalah saat Maan menatapnya.

Geet kemudian mendengar bunyi kucing di luar jendela, Geet pun mengintipnya dan terkejut saat Maan bersuara dari arah belakangnya. Geet pun naik ke atas tempat tidur, dia lalu menuangkan air diatas kasur yang di tiduri Maan, Maan meneriakinya tapi Geet tidak peduli, setelah itu Geet menarik selimut dan tidur.  Maan merasa geram, dia lalu menarik selimut Geet dan menjadikannya alas tidur di lntai.

Pagi harinya, Daadima menuju meja makan menemui Dev dan Naintara, dia lalu bertanya ada Dev apakah dia siap pergi ke kantor dan mengurus semuanya karena Maan sedang berkemah di hutan. Dev dan Naintara mengatakan jika Maan ada di rumah belakang. Daadima pun terkejut mmendengarnya. Daadima berpura2 sakit memegang hati nya dan beranjak pergi.

Maan terbangun dan menjadi bingung, dia tidak melihat Geet dan bertanya2 kemanakah perginyan Geet. Lalu dia kembali duduk dan berbicara sendiri. Dev kemudian membuka pintu dan bertanya mengapa dia tidur di lantai. Maan menjawab bahwa dirinya sedang melakukan yoga lalu keluar kamar dan mencari2 Geet. Dev mengajaknya ke kantor. Maan menyuruh Devmuntuk pergi terlebih dulu dan akan menyusulnya nanti, Maan lalu berbicara sendiri apakah dia (Geet) benar2 ada atau hanya mimpinya saja. Dev menanyakan siapa yang dimaksud. Maan menjawab, “kau jangan mulai lagi bertanya tentang sekretarisku Dev”. Dev tertawa dan berkata, “kau yang membahasnya dan bukan aku”, Dev pun kemudian berlalu pergi.

Maan kembali masuk ke kamar dan kemudian mendengar jeritan Geet dari kamar mandi. Maan bertanya dari luar pintu pada Geet. Geet pun mengomel karena pakaiannya gantinya basah dan Geet meminta Maan membawakan pakaiannya. Maan mengomel karena Geet berani memerintahnya dan menahan emosinya. Geet kemudian menjulurkan kepalanya dari ambang pintu. Maan pun melihat wajah Geet dengan rambut yang basah. Sesaat Maan terpaku menatapnya, Geet kembali masuk ke dalam dan Maan membalikkan badan. Kemudian Maan mengambilkan baju Geet dan membuang kopernya keluar jendela.

Maan kemudian mengurungkan niatnya memberikan pakaian Geet dan berkata jika Geet membutuhkan pakaiannya maka dia harus keluar dari rumahnya. Geet menolak. Maan pun menyuruhnya keluar mengambil pakaiannyasendiri. Tapi Geet memberi tantangan jika dirinya keluar dan berani mengambil pakaiannya maka Maan harus pergi.  Maan setuju karena Maan yakin Geet tidak akan berani keluar untuk mengambil pakaiannya karena ada dirinya lalu Maan terkejut melihat kaki Geet terjulur keluar kamar mandi, Maan pun lari keluar. Ternyata Geet keluar kamar mandi hanya mengenakan kemeja Maan saja.

Geet pun kemudian menari2 sendiri karena merasa menang bisa membuat Maan pergi. Maan masuk dan melihat Geet yang sedang menari. Maan terpana sesaat lalu dia melempar pakaian Geet dan memanggil neneknya. Geet secepat kilat berlari ke arah pintu menahan agar Maan tidak keluar. Mereka pun kembali berpandangan. Maan kemudian menyibakkan rambut basah Geet dengan mesra.

Maan tersadar dan berkata pada Geet mengapa dia berada dihadapannya. Geet berkata akan ikut dengan Maan menemui Daadima. Maan pun berkata bahwa dirinya tidak ingin Daadima melihatnya dengan mengenakan kemejanya karena akan merusak reputasinya. Dia lalu mencoba membuka kemejanya tapi Geet menahannya dan pergi ke kamar mandi untuk berganti baju. Maan kemudian kembali teringat tarian Geet. Dia lalu keluar kamar dengan emosi karena Geet selalu hadir dalam ingatannya.



Geet berias sambil bertanya2 pada mengapa disaat dirinya merasa damai telah meninggalkan pekerjaannya dulu tapi disini dia juga harus bertemu dengan Maan . Lalu Geet bergegas keluar kamar.

Di kantor, Dev menanyakan Adi lalu dia membuat seluruh staff berkumpul dan bercerita. Tasha dan Sasha membicarakan Dev dari kejauhan. Naintara kemudian datang dan Dev menghentikan pembicaraannya, seluruh staff kembali ke ruangannya. Dev lalu mengikuti Naintara yang bergerak ke ruangannya.

Maan menegur neneknya karena telah mempekerjakan Geet dan Maan meminta sang nenek untuk tidak ikut campur dalam kehidupannya. Maan menambahkan agar neneknya mengusir Geet dan memberitahu Geet bahwa rumah ini adalah miliknya. Daadima terkejut mendengarnya tapi diam saja, Maan kembali berbicara. Tiba2 datang pendeta ke kamar dan membacakan doa dan memberitahu Maan bahwa neneknya sedang berpuasa berbicara dengan salah satu anggota keluarga selama seminggu untuk ketenangan rumahnya. Maan pun jengkel mendengarnya dan kembali mengomel pada neneknya, Geet kemudian masuk dan meminta maaf pada Daadima karena tidak mengetahui identitasnya. Geet kemudian kembali mengeluhkan semua tentang Maan. Maan seperti akan menelan Geet saja mendengar semua ucapannya.

Maan memberitahu Geet bahwa neneknya sedang puasa bicara, pendeta kembali muncul dan berkata bahwa semua itu akan berlangsung selama seminggu. Geet pun terkejut karena sekarang keputusan akan diambil setelah seminggu.

Maan pun kemudian berkata bahwa karena Daadima tidak akan berbicara selama satu minggu maka itu berarti bos selama seminggu adalah dirinya. Maan kemudian hendak memberi perinah pada Geet tapi Geet tidak mau mendengarnya dan Geet pun berlari keluar sambil menutup telinganya. Daadima hanya tertawa melihat mereka. Maan kemudian berkata pada neneknya bajwa puasa bicara nya tidak akan mempengaruhinya, Maan bersikeras akan menyingkirkan Geet untuk keluar dari rumahnya dan Maan kemudian beranjak pergi.

Dev mencoba merayu Naintara agar tidak marah. Dev berkata bahwa dirinya hanya mencoba menjadi teman untuk staffnya karena selama ini Maan terlalu bersikap formal pada mereka. Naintara pun menegurnya dan menyuruh Dev untuk tidak membuang2 waktu, Naintara menyuruhnya mengontrol bisnisnya menggunakan otaknya agar semua nanti akan menjadi miliknya. Naintara memandang kursi Maan dan berpikir jika dirinya membiarkan Dev pergi sendiri ke kantor setiap hari maka impiannya tidak akan terwujud.

Sinopsis Geet ANTV Episode 25 Tayang Kamis, 09 Februari 2017


Geet sedang memberi garis batas di kamar, Maan masuk membawa koper2nya dan Geet menahannya sambil mengatakan bahwa dia tidak bisa melintasi wilayahnya, Maan pun membanting kopernya dan bergerak maju tapi Geet menghalanginya. Maan berkata bahwa ini adalah rumahnya. Geet meminta Maan menunjukkan surat2 kepemilikan rumah bahwa rumah ini adalah miliknya. Maan menjawab bahwa tidak perlu bukti, Daadima adalah neneknya dan itu berarti rumah ini juga miliknya. Geet pun meminta akte lahir yang menunjukkan Maan adalah cucu Savitri.  Maan pun memelintir tangan Geet dan memperingatkannya untuk tidak main2. Geet meminta Maan melepaskan tangannya karena merasa kesakitan. Maan melepaskan Geet tapi Geet kembali menghalangi Maan untuk masuk dan berkata bahwa dirinya tidak akan mendengarkan Maan karena dia bukan bos nya. Maan pun berkata akan membuat hidup Geet seperti di neraka. Geet pun menjawab akan memperjuangkan dirinya untuk itu.

Geet ke dapur, Maan ke dapur juga dan mereka kembali berdebat. Geet lalu mengambil bahan makanan yang ternyata adalah makana Italia, Geet kembali teringat Dev dan Naintara yang menyuruhnya membuat masakan Italia untuk Dev. Geet pun bergumam bahwa dirinya tidak menyukai makana Italia. Maan merampas bahan tersebut dan berkata jika dirinya dan adiknya menyukai masakan Italia, Geet lalu mengatakan dengan sedih mengapa dirinya tidak bisa melupakan masa lalunya karena kemanapun dirinya pergi masa lalunya selalu menghantuinya. Maan lalu memasang celemek dan mulai memasak.

Dev sedang merasa bosan diruangan Maan, Pinky muncul membawa berkas Geet untuk ditandatangani Dev. Dev menerima berkas tersebut sambil berbicara dengan Pinky mengenai sekretaris pribadi Maan. Dev tidak menyadari foto Geet yang ada dalam berkas yang akan ditandatanganinya. Dev lalu memuji kecantikan Pinky dan Pinky tertawa mendengarnya. Naintara kemudian masuk dan melihat keakraban Pinky dan Dev. Dev pun menandatangani berkas Geet tanpa dilihat lagi karena sedang sibuk menatap Naintara yang menatapnya dengan tajam. Dev lalu memberikan berkasnya pada Pnky dan Pinky bergegas keluar ruangan sementara Naintara masih menatap Dev dengan tajam.


Tayang Kamis, 09 Februari 2017
By :  ARIN