Thursday, 9 March 2017

Sinopsis Geet Episode 54 Tayang Jumat 10 Maret 2017 (Part 1)

Sinopsis Geet Episode 54 Anwesha mendatangi kantor Arjun dan tersenyum bahagia melihat kantor penuh dengan hiasan dan dekorasi, dia berpikir Arjun menyiapkan semua untuknya. Anwesha membuka pintu ruangan Arjun dan terkejut melihat Arjun bersama seorang gadis dan menyuapinya dengan kue ulang tahun lalu memberikan cincin padanya.



Anwesha dengan menahan air mata bertanya apa yang telah dilakukannya dan siapa gadis yang bersamanya. Arjun mengatakan jika gadis itu adalah teman spesialnya dan dia tidak igin acara ultahnya dirusak lalu Arjun beranjak pergi bersama kekasihnya.

Maan berbicara sendiri diruang tamu memikirkan alasan yang harus diberikan untuk menghindari Geet hari ini, Daadima mendatanginya dan berbicara dengannya agar segera ke kamar karena Geet menunggunya. Daadima lalu beranjak pergi dan Maan melihat majalah dimeja.

Maan membawa majalah tersebut dan masuk ke kamar, Geet melihatnya sekilas lalu mereka saling berpandangan, Geet kemudian bertanya pada Maan apakah dia ingin meminum susu sebelum tidur, Maan menolak dan menyuruh Geet tidur.

Geet lalu membelai telinga Maan, Maan menghentikannya dan berkata jika dirinya butuh membaca majalahnya dan menyuruhnya tidur. Saat melihat Geet sudah tertidur Maan pun beranjak pindah ke sofa dan mematikan lampu.

Man kemudian terbangun mendengar gemerincing gelang kaki dan melihat Geet  dihadapannya. Maan pun bertanya dan Geet mulai berbicara tentang perubahan sikapnya. Maan pun terpaksa dengan emosi berkata, “aku telah memberimu kehormatan..membhuatmu menjadi menantu keluarga Khurana..memberiku kehidupan mewah dan nyaman..apa masih kurang semua itu..aku tidak mau menjawab pertanyaanmu..jika kau tidak suka sikapku itu masalahmu..mengerti !!”. Geet pun menangis dan merasa terluka. Maan melihat rasa sakit di mata Geet dan dirinya juga merasa terluka tapi Maan memilih diam dan beranjak pergi.

Pagi harinya, Geet turun ke bawah dan mencari2 Maan, dia teringat kemarahan Maan semalam. Geet lalu menelpon ke kantor dan Maan tidak di kantor. Daadima muncul menyapa Geet dan berbicara dengannya, Daadima memberitahu kalau Maan pergi untuk perjalanan bisnis ke Chandigarh. Daadima kemudian beranjak pergi dan Geet kembali ke kamar.

Di dalam kamar Geet melamunkan Maan, Pinky, Romeo dan Manisha datang. Mereka mengobrol dengan Geet tentang Maan. Manisha memberikan setangkai bunga pada Geet. Pinky menanyakan bulan madu Geet dan Geet teringat malam pernikahannya.

Pinky, Manisha dan Romeo kemudian pergi mengambil hadiah2 Geet, mereka membukanya dan menunjukkannya pada Geet tapi Geet sedang tidak bersemangat. Romeo lalu mendapat telepon dari kantor dan kemudian mereka semua kembali ke kantor.

Geet kembali membuka2 hadiah dan menemukan hadiah dari Maan. Geet membukanya dan melihat hiasan bohlam lampu dengan boneka sepasang pengantin di dalamnya. Geet teringat kenanganya bersama Maan dan Geet menangis. Ada seseorang yang memanggil Geet dan Geet terkejut hingga bohlam itu terlempar dan pecah. Geet terkejut memandanginya.

Anwesha duduk melamun di kamar dan masih teringat ungkapan cinta Arjun dan teringat apa yang telah dirinya lakukan dimalam itu untuk Arjun. Anwesha pun menangis.

Pagi harinya, Geet sepertinya tidak tidur dan masih teringat Maan. Geet pun kembali menangis

Arjun menerima telepon dan tiba2 Anwesha muncul dibelakangnya. Arjun pun bertanya. Anwesha mendekatinya dan berkata bahwa apa yang diucapkannya kemarin adalah gurauan dan cinta mereka memang benar2 ada. Tapi Arjun menanggapinya dengan cuek dan Arjun berkata bahwa cintanya palsu dan dirinya menjadikannya umpan untuk menyakiti Maan. Anwesha memohon pada Arjun. Tapi Arjun tetap mengabaikan Anwesha. Anwesha pun menangis mendengar  penjelasan Arjun. Anwesha lalu beranjak pergi.

Anwesha berjalan keluar dengan melamun dan pandangan kosong, dia tidak menerima perlakuan ini, dia mengingat semua ucapan Arjun dan akhirnya Anwesha pun tertabrak sebuah mobil.

Geet dan Daadima bergegas ke RS. Mereka masuk ke ruangan Anwesha dan bertanya padanya. Dokter mengatakan sesuatu lalu beranjak pergi. Daadima bertanya pada Anwesha tapi Anwesha diam saja, Geet juga bertanya tapi Anwesha tidak mau mengaku dan berbohong pada keuanya, dia mengatakan dirinya baik2 saja.

Geet keluar ruangan dan bertemu dokter kandungannya, mereka mengobrol. Dokter membawa Geet ke ruangannya. Geet pun akhirnya tau bahwa sebenarnya dirinya tidak bisa berhubungan secara fisik karena kehamilannya mengalami komplikasi dan akan berpengaruh pada bayinya. Dokternya juga mengatakan bahwa Maan juga mengerti masalah tersebut dan Maan mengkhawatirkan dia dan bayinya.

Geet pun menahan tangis dan menyesal telah menuduh yang bukan2 terhadap sikap Maan padanya. Lalu Geet keluar dari ruangan dokter sambil terus melamun memikirkan ucapan dokternya. Geet menangis dan meminta maaf pada Maan atas sikapnya. Geet mencoba menelpon Maan tapi tidak terhubung.

Daadima melihat Geet dan bertanya, Geet mengatakan dirinya baik2 saja. Mereka lalu membicarakan Anwesha. Sementara itu Anwesha masih saja teringat akan Arjun, dia tiba2 melihat bunga disana dan lantas melihat Arjun masuk ke ruangannya.

Sinopsis Geet Episode 54 Tayang Jumat 10 Maret 2017 

(Part 1) Hari ini 


Anwesha merasa senang dan memeluknya, tapi Arjun kembali mengatakan sesuatu yang mematahkan hati Anwesha. Arjun menyuruh Anwesha memberitahu Maan bahwa dirinya telah menipunya karena Arjun ingin tau bagaimana rekasi Maan pada kesalahan dirinya. Daadima tiba2 masuk dan menyapa Arjun. Arjun kemudian mengatakan sesuatu dan Anwesha meliriknya dengan tajam. Beberapa saat kemudian Arjun bergegas pergi.

Geet berada di kamarnya dan kembali mengingat ucapan sang dokter. Geet kemudian mengambil bohlam boneka pengantinnya yang pecah, Geet lalu memutar musik bohlam tersebut dan Geet lantas mulai menulis ungkapan permintaan maafnya untuk Maan di selembar kertas. Geet menulisnya hingga berulang2 dan kamarnya penuh dengan sampah.

Pagi harinya, Geet melamun diruang tamu, Daadima turun bersama Anwesha  dan mereka lalu menikmati sarapan bersama. Daadima lalu menerima telepon dari cucunya yang lain dan Geet memintanya karena menduga itu telepon dari Maan, Geet berbicara dan ternyata itu bukan Maan, Geet mengembalikannya pada Daadima dan merasa malu.  Anwesha terlihat tidak bersemangat dan beranjak pergi.

Geet mendatangi Anwesha di kamarnya dan menanyakan masalahnya. Geet mencoba menasihati Anwesha dan kemudian dia beranjak pergi.

Di dalam kamarnya, Geet melihat jam nya dan menunggu kedatangan Maan, dia merasa jam nya rusak karena berjalan lambat, Geet pun mengganti baterai jamnya dan kembali menunggu.

Maan kemudian pulang dan Geet merasakan kehadirannya, dia lalu melihat Maan dan beranjak keluar kamar. Geet mengejar Maan dan selendangnya terkena diya dari nampan pemujaan yang dibawa Nakul yang kebetulan melintas berlawanan arah dengan Geet. Nakul meneriakinya tapi Geet tidak peduli. Daadima juga meneriakinya tapi Geet terus berlari mendatangi Maan.

Geet terus berlari menemui Maan, Maan melihat selendang Geet dan menarik selendang tersebut lalu mematikan apinya. Maan dan Geet kini berhadapan. Geet langsung memeluk Maan dengan erat dan sambil menangis.

Daadima lalu mendatangi Geet dan menanyakan keadaannya, Maan mengatakan bahwa Geet baik2 saja. Daadima pun memarahi Geet  karena lari dengan tidak memikirkan keadaannya dan ceroboh ketika dia tahu dia sedang hamil,Geet pun meminta maaf.

Daadima mengobrol di ruang tamu bersama Maan dan Geet. Daadima menanyakan perjalanan bisnisnya. Maan mengatakan bahwa respon dan presentasinya berjalan baik, dia mendapatkan proyek besar dan kliennya sangat senang. Daadima pun memujinya. Anwesha kemudian datang dan Maan bertanya tentang lukanya. Anwesha beralasan dirinya jatuh dari tangga, Maan memarahinya dan Daadima menghentikan Maan. Maan memintanya untuk lebih berhati2 dan Maan berkata akan pergi beristirahat lalu beranjak pergi.

Geet mengikuti Maan dan tiba2 Geet mengerang kesakitan pada kakinya. Maan terkejut dan menoleh menghampiri Geet. Daadima dan Anwesha juga menghampiri Geet. Daadima bertanya apa yang terjadi dengannya hari ini. Maan lalu menggendong Geet ke kamar tanpa memandanginya.

Anwesha mendapat telepon dari Arjun dan menerimanya. Arjun memperingatjannya jika dia tidak mengatakan semuanya pada Maan maka konsekuensinya tidaklah bagus, Arjun mengancam akan datang ke rumahnya malam ini. Anwesha pun terkejut.

Maan membaringkan Geet di ranjang dan memijat kakinya. Geet sibuk berpikir sendiri. Daadima mengatakan akan mengambil pereda rasa sakit lalu keluar dari kamar Geet. Maan pun juga beranjak pergi  ke kamar mandi. Geet memintanya untuk segera datang.

Daadima muncul membawakan air minum untuk Geet. Maan juga keluar dari kamar mandi dan bertanya pada Geet apa yang di inginkannya. Geet lalu berkata pada Daadima bahwa dirinya sudah lebih baik. Daadima lalu beranjak pergi. Geet kemudian meminta maaf pada Maan. Maan memaafkannya dan berdiri memeriksa sesuatu di meja. Geet berbicara dengannya mengapa pergi tanpa memberitahunya dan Maan menjawab jika waktu itu dia sedang marah. 

Geet lalu berusaha sebisa mungkin berdiri dan mendekati Maan dan berbicara dengannya. Maan bertanya mengapa dia selalu membuat masalah dengan dirinya. Maan berkata bahwa rasa sakit yang dideritanya memberikan rasa sakit yang teramat sangat pada dirinya. Lalu Geet pun memeluk Maan. Geet mengarahkan tangan Maan untuk memegangi perutnya dan berkata bahwa bayinya mengetahui semuanya ndan ingin berterimakasih karena ayahnya sudah mencoba untuk menyelamatkannya, Geet kembali meminta maaf karena tanpa bertanya apa2 sudah menuduhnya yang bukan2, Geet paham jika dia menjauh untuk menjaga dirinya dan bayinya. Maan memintanya untuk tidak menangis dan bertanya darimana dia mengetahui semuanya. Geet lalu menceritakan pertemuannya dengan dokter. Geet menunjukkan bohlam pemberian Maan yang dipecahkannya dan meminta maaf.



 Tayang Jumat 10 Maret 2017
 By : aRin