Tuesday, 4 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 12 Tayang Minggu 9 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 12 Paakhi kembali ke belakang panggung, Anshuman juga turun panggung. Lalu dia kembali shock melihat Paakhi yang kembali menari mengenakan pakaiann tradisional dan membuat semua orang menari bergembira bersamanya. Lagi2 tepuk tangan yang meriah diberikan pada Paakhi.



Raghu menghampiri Lavanya dan memperoloknya. Sementara itu Paakhi kembali mendapat pujian dari para tamu undangan, begitu juga dengan Anshuman. Teman2 Lavanya yang pernah menghina sandal Paakhi ikut memuji dan Paakhi mengenali mereka lalu memberikan ceramah pada mereka sekaligus menyindir mereka.

Paakhi lalu memeluk kakaknya Raghu yang begitu bangga terhadapnya. Anshuman hanya bisa terdiam. Paakhi lalu menghampiri Girish dan berterimakasih padanya.

Host lalu mengumumkan bahwa Anshuman dan istrinya mendapat penghargaan sebagai penampilan erbaik dan meminta mereka maju ke atas panggung. Paakhi menghampiri Anshuman dan mereka naik ke atas panggung untuk menerima tropi mereka. Salah satu undangan menanyakan nama Paakhi lalu mereka semua meng elu2kan nama Paakhi sambil bertepuk tangan dengan meriah.

Anshuman dan Paakhi turun dari panggung , Rana beranjak pergi. Paakhi lalu berbicara pada Anshuman, Raghu juga berbicara dan berpamitan. Paakhi ikut bersama mereka untuk menganttar keluar. Sementara itu Rana mendatangi Anshuman dan memakinya karenasemua rencananya untuk mempermalukan Paakhi gagal.

Lavanya mendatangi Anshuman dan berdebat dengannya. Girish mendengarkan mereka sabil tersenyum.

Anshuman dan Paakhi dalam perjalanan, Anshuman sengaja mengendarai dengan mengebut dan ugal2an tapi Paakhi tak terpengaruh, dia malah terpental ke arah Anshuman. Dan menikmati pelukannya.

Anshuman dan Paakhi masuk ke dalam kamar. Paakhi lalu menelpon kakak iparnya dan menanyakan kereta keberangkatannya. Kakak iparnya mengatakan bahwa dirinya meninggalkan hadiah saree dari Mahaji dikamar tamu. Paakhi berkatta akan melihatnya nanti. Setelah itu Paakhi berbicara dengan Anshuman tentang tropinya. Lalu Paakhi meminta hadiah pada Anshuman. Paakhi lalu pergi dan Anshuman memikirkan ucapan Paakhi. Paakhi kembali dan berbicara dengan Anshuman. Paakhi lalu menyuruh Anshuman berdiri dan tiba2 Paakhi memeluk Anshuman. Paakhi lalu kembali berbicara dengan Anshuman.

Anshuman melihat2 file nya dan karena melamun, semuanya jatuh berantakan. Paakhi lalu muncul dan membantu Anshuman memungutnya. Anshuman lalu melihat surat cerainya dan berusaha menyembunyikannya dari Paakhi, tiba2 bahu Anshuman terkilir tapi dia tidak mau Paakhi membantunya. Anshuman merebut semua file dan menyimpannya di laci.

Sinopsis Paakhi Episode 12 Tayang Minggu 9 April 2017 Hari Ini


Anshuman memegangi bahunya dan Paakhi menyuruhnya duduk lalu mencoba memijatnya. Anshuman merasa lebih baik tapi kemudian tersadar dan lekas2 berdiri sambil mengatakan bahwa dirinya baik2 saja. Paakhi lalu beranjak tidur dan Anshuman sendiri masih memikirkan ucapan Paakhi.

Pagi harinya, Anshuman duduk ditaman dan mendapat telepon dari Lavanya yang mengatakan bahwa beritanya masuk surat kabar dan semua orang memuji Paakhi. Anshuman lalu berusaha melihat surat kabarnya. Ada yang terjatuh dan Paakhi muncul mengambilkannya. Anshuman menyuruhnya melihat, Paakhi tersenyum melihat dirinya ada di surat kabar. Anshuman berkata bahwa kini dia menjadi selebritis. Paakhi berkaa bahwa dirinya hanya ingin mendapat pujian dari suaminya. Anshumen diam dan beranjak pergi sementara Paakhi mentertawakannya.

Lavanya merasa kesal dengan surat kabar hari itu dan keluar kamar, tapi kemarahannya hilang saat melihatt Naina bermain sendirian, Lavanya melihat kanan kiri lalu menghampiri Naina dan bermain dengannya. Girish dan Buaji yang baru masuk rumah melihatnya dan tersenyum. Buaji pun meminta Girish berbicara  dengan Lavanya mengenai adopsi anak. Girish berkaa akan menunggu hingga Lavanya membahas adopsi dengan keinginannya sendiri.

Paakhi mendatangi Anshuman dan berbicara dengannya mengenai berita di surat kabar. Anshuman tanpa sengaja menjatuhkan file2nya lagi dan kemudian berusaha memungutnya, dia mencari2 surat cerainya yang ternyata terjatuh ke kolong tempat tidur, Anshuman berusaha mengambinya dan Paakhi membantunya. Paakh berhasil meraihnya terlebih dulu. Anshuman memintanya dan Paakhi berlari menghindar dan menggoda Anshuman agar mengomentari penampilannya lebih dulu Anshuman kemudian memujinya bahwa dia sangat cantik, mempunyai rambut dan mata yang indah. Anshuman memina kembali file nya tapi Paakhi menggodanya lagi dan mengatakan bahwa ada yang kurang yang belum disebut tentang penampilannya. Anshuman pun berkata bahwa pipi Paakhi bagaikan apel Shimla tapi Paakhi mendebatnya dan mengatakan bahwa pipinya seperti apel Kashmir. Paakhi terus menggodanya dengan memina hadiah, Anshuman berjanji akan memberikannya dan Paakhi akhirnya memberikan file Anshuman. Paakhi mengingatkan janji Anshuman dan Anshuman bertana apa yang diinginkannya. Paakhi berkatta butuh waku seharian untuk memikirkannya karena hadiah itu harus spesial.

Lavanya dan Anshuman berbicara diruangan kantor. Lavanya tterkejut mengeahui Anshuman menjanjikan Paakhi hadiah. Lavanya lalu memikirkan dan menyebut sebuah hadiah yang mahal, Anshuman menolak karena Paakhi bukan wanita matrialistis. Lavanya lalu menakut2i Anshuman dan memintanya melakukan sesuatu dengan segera sebelum dia terjebak dalam perangkap Paakhi. Anshuman menjadi tegang. Lavanya berkata, “dia mungkin meminta seorang anak  dan itu artinya kau harus selalu bersamanya..jangan setuju untuk yang satu ini..belilah apa saja untuk Paakhi asal jangan yang satu itu”.


By : aRin