Thursday, 13 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 25 Tayang Sabtu 22 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 25 Tanya memegang pundak Paakhi berusaha menjelaskan tapi Paakhi menepis tangan Tanya dan terus memandangi Anshuman. Paakhi memberikan sesuatu pada Tanya dan melangkah pergi. Tanya merasa senang melihat semua ini. Anshuman hanya bisa terdiam karena shock.




Paakhi pulang ke rumah dan wartawan menyerbunya, mereka semua bertanya. Tanya mengambil koran dan memahami semuanya, dia mengatakan pada Anshuman bahwa dia telah membohongi Paakhi yang telah mengetahui berita kecelakaan pesawat. Mereka lalu memutar TV dan terkejut melihat pers menyerbu Paakhi dan menanyakan keberadaan Anshuman. Tanya ketakutan Paakhi akan mengatakan semuanya dan mengatakannya pada Anshuman.

Paakhi terus ditanyai dan Paakhi menjawab bahwa Anshuman tidak berada dalam peswat saat kecelakaan terjadi dan Paakhi menyembunyikan kenyataan sebenarnya dengan mengatakan bahwa kini Anshuman sedang sibuk dengan pekerjaannya. Anshuman terkejut melihat Paakhi masih membelanya. Tanya pun bersyukur.

Lavanya menelpon Anshuman dan bertanya tentang yang terjadi, Anshuman menceritakan semuanya dan berkata akan berbicara dengan Paakhi. Usai menutup telepon, Girish berbicara dengan Lavanya dan mendebatnya karena mendukung kebohongan Anshuman. Mereka pun bertengkar.

Paakhi melamun dan mengingat semua tentang Tanya dan Anshuman. Paakhi meletakkan foto Anshuman dan menyenggol kotak sindoornya hingga terjatuh. Anshuman datang dan hendak memegangnya tapi diurungkannya.

Anshuman lalu memanggil namanya dan mengatakan inginn mengatakan yang sejujurnya. Paakhi membalikkan badan dan kemudian tersenyum sambil erkata, “baguslah kau segera pulang dari Delhi..lihatlah..kau tidak bisa jauh dariku dan Ayaan” Paakhi berbohong karena melihat Ayaan yang muncul di belakang Anshuman.

Ayaan lalu berbicara dengan Anshuman dan Paakhi bahwa dirinya menang dalam kompetisi debat. Anshuman pun mengucapkan selamat. Ayaan lalu memerikan hadiah tropinya pada Paakhi.

Ayaan mengajak  bermain dan menutup mata Paakhi dengan kain tapi Ayaan meminta Anshuman yang melakukannya. Anshuman menutup mata Paakhi. Ayaan lalu memutarnya dan memintanya mencarinya. Ayaan membawa ayahnya bersamanya, Paakhi mulai mencari2 dan berada dekat dengan Anshuman tapi Paakhi tidak mau memegangnya, dia mencari2 Ayaan. Paakhi tersandung sofa dan hendak jatuh, Anshuman menangkapnya dan Paakhi langsung menjauhkan diri, dia membuka penutup matanya dan melepaskan pegangan Anshuman. Ayaan lalu mengatakan sesuatu pada ayahnya, Paakhi berbicara halus dan Ayaan pergi keluar.

Paakhi lalu berjalan keluar kamar dan Anshuman memanggilnya karena ingin bericara dengannya, Paakhi beranjak pergi.

Paakhi berada di balkon, Anshuman menghampirinya dan berbicara dengannya bahwa apa yang dilihatnya di hotel adalah kebenarannya. Anshuman hendak merokok tapi Paakhi menatapnya, Anshuman pun membuang rokoknya. Anshuman hendak mengatakan sesuatu tapi Tanya mendahuluinya, dia mendekat dan berbicara dengan Paakhi bahwa dirinya dan Anshuman telah membohonginya, Tanya mengatakan bahwa dirinya dan Anshuman saling mencintai. Paakhi shock mendengarnya, sementara Anshuman menatap Tanya.

Paakhi lalu bertanya pada Anshuman mengapa membawanya ke Shimla waktu itu, Anshuman hendak menjawab tapi Tanya kembali menyela dan mengatakan semua cerita palsu yang dibuat oleh Anshuman dan menambahkan bahwa Anshuman tidak pernah mencintainya (Paakhi).

Tanya berhadapan dengan Anshuman dan menggenggam tangannya dihadapan Paakhi. Paakhi berjalan mendekat pada Anshuman dan bertanya apakah dia benar2 mencintai Tanya. Anshuman pun mengakuinya. Paakhi meneteskan airmata dan beranjak pergi. Tanya menghentikannya dan bertanya hubungan siapakah yang akan terjalin sekarang. Paakhi lalu beranjak pergi. Anshuman hendak mengejarnya tapi Tanya menahannya.

Sinopsis Paakhi Episode 25 Tayang Sabtu 22 April 2017 Hari Ini


Vikram bertemu dengan Lavanya di tempat  fitnes, Vikram bertanya bagaimana bisa wanita hamil melakukan fitnes. Lavanya pun membuat alasan. Vikram pun memberitau Lavanya bahwa dirinya adalah instruktur yoga, dia mengundang Lavanya ke rumahnya untuk mengajarinya yoga.

Girish menulis sesuatu, Paakhi datang menemuinya. Girish melihat wajah Paakhi yang tampak berbeda.  Mereka pun berbicara. Anshuman mendatangi rumah Lavanya dan melihat Paakhi, Anshuman pun bersembunyi dan mendengarkan mereka.

Paakhi dan Girish membahas tentang cinta, Girish memintanya untuk tidak hilang harapan. Paakhi lalu berpamitan tapi Girish memanggilnya dan berharap semoga dia menemukan jawabannya. Paakhi tersenyum dan melangkah pergi. Girish lalu melihat Anshuman, Anshuman masuk dan Girish berbicara dengannya. Anshuman berkata bahwa dirinya memounyai segalanya tapi tidak bisa memberikan apa2 pada Paakhi.

Paakhi merajut, Anshuman datang. Paakhi hendak pergi dan benang2nya jatuh, Anshuman membantunya tapi Paakhi menolaknya. Paakhi hendak pergi dan Anshuman menahannya, Paakhi pun melewati jalan lain dan keluar kamar, Anshuman pun berpikir, “bagaimana bisa kau korbankan cintau..kau memberiku segalanya meski kau tidak mendapatkan apa2 dariku”.

Anshuman masuk ke kamar dan membuat gelas terjatuh, Paakhi bergegas hendak membereskannya tapi Anshuman mengatakan sesuatu dan memungutinya sendiri. Paakhi beranjak naik ke atas tempat tidur , disusul Anshuman kemudian, mereka lalu sama2 saling membalikkan badan. Kemudian Paakhi mematikan lampu dan mereka segera tidur.

Pagi harinya, Paakhi dan Anshuman saling bersiap. Ponsel Paakhi berdering dan itu dari kakak iparnya, Paakhi kesulitan mmemegang ponsel karena tangannya licin bekas lotion, Anshuman membantunya memegang ponsel. Paakhi berbicara dengan kakak iparnya lalu setelah dirasa tangannya telah kering, Paakhi memegang ponselnya sendiri dan berterimakasih pada Anshuman, Paakhi lalu berbicara dengan kakak iparnya dan kakaknya bahwa dirinya akan mengunjungi mereka, Anshuman terkejut mendengarnya, Paakhi juga menyembunyikan masalahnya dan malah berkata bahwa Anshuman merawatnya dengan baik. Anshuman semakin terluka mendengarnya. Anshuman mengambil sesuatu di laci dan terjepit, Anshuman menjerit, Paakhi langsung menutup telepon dan berlari menghampiri Anshuman, Anshuman juga mengulurkan tangannya. Paakhi lalu tersadar dan berkata akan menyuruh pelayan membawakan es batu, Anshuman pun berkata bahwa dirinya baik2 saja.

Paakhi mengambi kotak sindoornya dan membawanya kehadapan Anshuman, Paakhi membuka kotaknya dan tiba2 Ashok datang mengatakan ada orang kantor datang menunggu, Anshuman pun bergegas pergi. Paakhi pun terdiam.

Tanya berbicara ditelepon dengan Anshuman dan tiba2 dia terkejut melihat Paakhi sudah berada dirumahnya. Mereka berdua lalu berbicara ditaman rumah Tanya. Paakhi bertanya pada Tanya apakah dia benar2 mencintai Anshuman dan Ayaan. Tanya mengiyakan dan berkata manis bahwa dirinya tidak akan pernah melahirkan anak karena ingin memberikan cinta sepenuhnya pada Ayaan. Paakhi pun kemudian berpamitan.

Lavanya berbicara dengan Vikram di telepon, usai menutup telepon, Lavanya merasa kesal karena harus berbohong pada Vikram mengenai kehamilannya, Lavanya membaca majalah dan melihat gambar ibu hamil di cover depan, Lavanya lalu mendapat telepon dan beranjak pergi, dia bertabrakan dengan Girish di pintu, Girish lalu melihat ada banyak majalah kehamilan di ranjang dan tersenyum.

Anshuman berbicara ditelepon pada Tanya lalu Paakhi mendatanginya dan membawa kotak sindoor. Anshuman membukanya dan ketika Anshuman hendak mengambil bubuk suci tersebut Paakhi melarangnya lalu mengatakan bahwa kini Tanyalah yang berhak memakai sindoornya. Dia lalu memberikan kotak sindoor tersebut pada Anshuman. Paakhi lalu mengambil tab nya dan meminta Anshuman mengomentari saree nya dan akan merekam komentarnya. Anshuman pun mulai berkomentar dan mengatakan bahwa dia sangat cantik. Diam2 Paakhi mengusap wajah Anshuman di layar tab nya, Paakhi menangis dan menyenbunyikan wajahnya dibalik tab nya tanpa sepengetahuan Anshuman. Anshuman kemudian memeluk Paakhi dan Paakhi sadar itu hanya khayalannya saja. Kenyataannya, Anshuman masih berdiri dihadapannya. Paakhi selesai merekam lalu mengatakan bahwa telah melihat Anshuman yang baru untuk hari ini. Anshuman mendekati Paakhi dan mengajaknya berselfie, Anshuman menatap Paakhi karena tidak terlihat di layar ponselnya. Paakhi pun mendekat ke arah Anshuman dan mereka saling tatap. Lalu Anshuman mengambil foto mereka berdua, Paakhi mengatakan bahwa dirinya terlihat tidak serasi bersamanya sambil menahan tangis dan berlari keluar ruangan. Anshuman pun merasa bersalah pada Paakhi dan memandangi fotonya.


By : aRin