Monday, 17 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 30 Tayang Kamis 27 April 2017

Sinopsis Paakhi Episode 30 Paakhi pulang ke rumah dan terkejut melihat keadaan rumah berantakan, dia memanggil semua pelayan, Mahaji muncul dan Paakhi menyuruhnya membersihkan rumah dan merawat rumah dengan baik. Paakhi melihat Mahaji membawa dua bungkus besar laudry dan bertanya, Mahaji mengatakan bahwa itu milik Tanya dan Ayaan.




Paakhi membawa laundry milik Tanya ke kamarnya dan terkejut melihat kamar Tanya yang berantakan, Paakhi masuk ke kamar mandi dan mematikan kran yang terus mengucur dan lampu yang tidak dimatikan.

Paakhi lalu membawa laundry baju Ayaan ke kamarnya dan menatanya di lemari. Paakhi tersenyum melihat foto mereka bertiga di lemari. Lalu Paakhi membereskan kamar Ayaan dan penasaran dengan apa yang diletakkan Ayaan di atas lemari. Paakhi naik kursi dan mencari2 sesuatu, kertas tersebut terjatuh dan Paakhi melihatnya, dia terkejut melihat isinya yang ternyata tanda tangan Anshuman yang mencoba di palsu berulang2. Paakhi jadi bertanya2 untuk apa Ayaan melakukan semuanya lalu Paakhi menemukan buku sejarah Ayaan dan melihat disitu ada tanda tangan palsu Anshuman yang pasti dibuat oleh Ayaan. Paakhi berpikir bahwa Anshuman pasti akan marah bila mengetahui tapi dirinya berekad membahasnya dengan Anshuman, lalu Paakhi mendengar keributan dan bergegas keluar.

Anshuman mengamuk karena kehilangan tender, Paakhi menghampirinya dan bertanya. Anshuman menjawabnya dengan emosi lalu beranjak pergi. Paakhi kembali berpikir dan memutuskan tidak memberitahu Anshuman dulu atau dia akan bertambah marah nanti.

Lavanya ke kantor Vikram dngan meletakkan bantal diperutnya hingga seperti orang hamil, Lavanya lalu menemui Vikram dan berbicara dengannya mengenai pekerjaan. Vikram lalu memberikan berkas kontraknya dan berkata bahwa dia mendapatkan kontrak ini karena dia sedang hamil, saat Lavanya hendak menandatanganinya, Vikram menatapnya dan mengucapkan selamat sambil menggodanya.

Paakhi membawakan kopi untuk Anshuman ke kamar dan berbicara dengannya dengan maksud meredakan kemarahannya. Anshuman merasa sangat gagal dan menyalahkan diri sendiri atas hilangnya proyek kerjanya. Paakhi menasihati bahwa tidak ada manusia yang sempurna karena manusia harus mencoba dan mencoba untuk menjadi lebih baik.

Ayaan pulang dan Anshuman serta Paakhi menghampirinya, Anshuman meminta jawaban Ayaan atas hasil pertandingan olahraganya, Tanya juga muncul dan menanyakan medali emasnya dengan gembira. Ayaan menatap tegang pada Tanya lalu mengeluarkan medali emasnya dan memberikannya pada Anshuman. Anshuman sangat bangga dan memeluknya. Dia menyuruh Paakhi memberikan apa saja yang di inginkan Ayaan.

Anshuman terus menggenggam medali Ayaan, Paakhi menghampirinya di balkon dan Anshuman berbicara dengannya mengenai medali Ayaan. Anshuman berkata akan menyimpannya karena medali Ayaan sangat penting baginya. Anshuman menambahkan bahwa Ayaan akan mengambil alih bisnisnya saat dia dewasa nanti dan mereka (Anshuman dan Paakhi) akan melihatnya bersama2. Paakhi menyahut bahwa saat waktu itu tiba Ayaan akan mengatur semuanya dengan baik tapi dirinya sudah tidak berada disini lagi. Anshuman pun tertegun menatap Paakhi.

Paakhi di kolong ranjang dan Anshuman masuk ke kamar mencari2nya. Anshuman ikut masuk ke dalam dan berhadapan dengan Paakhi lalu bertanya apa yang sedang dilakukannya, Paakhi menjawab sedang bermain petak umpet dan mereka pun tertawa2. Paakhi mengatakan bahwa medali Ayaan terjatuh di kolong. Anshuman lalu keluar dari kolong dan masuk dari kolong yang sama dengan Paakhi, mereka kemudian berhadapan dengan begitu dekat.

Anshuman kemudian menarik medali Ayaan dan memberikannya pada Paakhi, Paakhi hendak mundur dan Anshuman memegangi tangan Paakhi  lalu mengucapkan terima kasih, Paakhi keluar dari kolong dan Anshuman memanggilnya meminta bantuannya, Pakhi pun menarik kaki Anshuman dari kolong. Mereka lalu kembali mengobrol dan bercanda. Paakhi berniat membicarakan Ayaan selagi Anshuman dalam suasana hati yang bagus tapi Anshuman terburu2 pergi ke kantor dan Paakhi kemudian hanya bisa memakaikan jas Anshuman tanpa bisa mengatakan mengenai Ayaan.

Sinopsis Paakhi Episode 30 Tayang Kamis 27 April 2017 Hari Ini


Mahaji berbicara dengan Tanya didapur mengenai anggaran belanjanya. Mahaji juga berkata bahwa dirinya mengetahui jika dia yang menyuruh Ayaan bermain ke taman daripada ikut pertandingan olahraga disekolahnya. Paakhi berjalan perlahan2 ke dapur dan menatap mereka berdua. Tanya menjadi khawatir Paakhi mendengar pembicaraannya lalu bertanya pada Paakhi, Paakhi menjawab bahwa dia harus menjaga dapurnya dan memeriksa barang belanjaan Tanya lalu mengomentarinya. Mereka pun berdebat dan Tanya berkata bahwa dirinya mempunyai banyak uang dan bisa melakukan apasaja. Tanya juga membicarakan hak2nya pada Paakhi. Tanya mengatakan bahwa dirinya berhak atas Anshuman karena ayahnya lebih kaya daripada Anshuman. Paakhi pun menghinanya tidak bisa menghargai apapun dan tidak tau bagaimana menghitung uang. Paakhi memperingatkannya untuk tidak membuat peraturan sendiri didalam rumahnya.

Paakhi melihat Anshuman  duduk disofa menghadap balkon, Paakhi tidak melihatnya sedang tidur dan Paakhi mengajaknya berbicara mengenai apa yang telah Ayaan lakukan dengan nilai2nya dan tandatagannya. Paakhi berbicra panjang lebar dan kemudian berdiri menghampiri Anshuman, Paakhi tersenyum melihat Anshuman yang ternyata tidur. Paakhi mengambil tab dari pelukan Anshuman dan kemudian menyelimutinya. Paakhi hendak tidur tapi diurungkannya, dia berpikir untuk berbicara dulu dengan Ayaan agar mengetahui mengapa Ayaan melakukan semua ini lalu Paakhi melangkah keluar kamar menuju kamar Ayaan.

Paakhi melihat Ayaan sudah tidur. Paakhi memghampirinya dan menyelimutinya, dia lalu  melihat bintik2 pada wajah dan tangan Ayaan, Paakhi pun memanggil Anshuman, Anshuman memeriksa Ayaan dan berkata bahwa ini semua terjadi ketika Ayaan memakan jamur lalu Anshuman  menelpon dokter.

Anshuman mengumpulkan seluruh pelayan dan menanyakan engenai makanan Ayaan. Para pelayan menjawab bahwa mereka tidak menghidangkan jamur karena tau Ayaan alergi, dokter datang dan kemudian Anshuman membawanya ke kamar Ayaan. Ayaan diperiksa dan kemudian dokter berbicara dengan Anshuman dan Paakhi bahwa Ayaan akan membaik esok pagi dan kemungkinan Ayaan memakan jamur di siang hari.

Setelah dokter pergi, Anshuman dan Paakhi melihat Ayaan lalu membahas bahwa mungkin saja Ayaan mendapat makanan jamur dari pihak sekolah, Anshuman emosi dan berkata bahwa pihak sekolah harus membayar semua ini. Anshuman berkata pada Paakhi akan ke sekolah Ayaan sebelum pergi ke kantor. Anshuman kemudian keluar kamar dan berpikir bahwa Tanya sedang asik tidur tanpa peduli dengan kondisi Ayaan.

Anshuman dan Paakhi mendatangi sekolah Ayaan dan Anshuman berbicara dengan emosi pada manajemen sekolah karena memberi makanan yang salah pada Ayaan. Sementara Tanya ke kamar Anshuman dan melihat Mahaji disana, Tanya pun bertanya pada Mahaji kemana perginya semua orang dan Mahaji berkata tidak mengetahuinya, Mahaji lalu berbicara dengannya mengenai alergi Ayaan, Mahaji khawatir Anshuman akan mengetahui kemana perginya Ayaan kemarin.

Pihak manajemen sekolah berusaha memberi penjelasan, lalu mereka memeriksa catatan dan kemudian berbicara dengan Anshuman bahwa kemarin Ayaan tidak masuk sekolah saat hari olahraga. Anshuman dan Paakhi terkejut dan tidak percaya, mereka pun memperlihatkan buku absen sekolah.

Ayaan kekamar Anshuman dan melihat Tanya lalu bertanya keberadaan orangtuanya. Tanya sendiri berbicara dengannya mengenai alerginya dan Ayaan berkata bahwa dirinya memakan jamur saat pergi ke taman kemarin lalu Tanya berkata bahwa dia telah membuat kesalahan besar karena semua orang akan tau yang sebenarnya. Tanya menghasutnya untuk berbohong dan tidak mengatakan bahwa dia kemarin pergi ke taman dan membeli medali emas

Kepala Sekolah memberi penjelasan pada Anshuman dan Paakhi bahwa ini berarti Ayaan pergi ke suatu tempat dan memakan sesuatu yang membuatnya alergi dan Ayaan telah berbohong.

Girish berada di meja makan dan melihat Lavanya yang sedang melepas penutup perutnya karena merasa tidak nyaman, dia lalu mengomentari agar melepasnya saat dirumah karena tidak akan ada yang melihatn ya. Lavanya lalu berkirim pesan dengan Vikram kemudian dia pergi ke kamar. Girish melihat ponselnya dan hendak memeriksanya tapi Lavanya kembali dan merebut ponselnya, mereka pun berdebat.

Sebelum masuk ke dalam rumah, Paakhi memperingatkan Anshuman untuk menjaga emosi. Mereka lalu masuk ke dalam rumah dan melihat Ayaan duduk disofa, Anshuman memanggilnya lalu bertanya kemana dia pergi kemarin. Tanya memperhatikan mereka dari kejauhan. Anshuman kemudian memarahi Ayaan habis2an karena Ayaan terus saja berbohong. Anshuman kembali bertanya dan Ayaan berkata bahwa dirinya pergi ke taman dan Tanya yang memberinya tiket (sambil Ayaan menunjuk Tanya). Tanya pun terkejut. Ayaan kemudian mengatakan semua yang dilakukan Tanya agar dirinya tidak pergi ke sekolah. Tanya pun berusaha membela diri dan mengatakan Ayaan berbohong.


Ayaan mendebat Tanya dan membuat Paakhi geram. Ayaan kembali mengatakan bahwa Tanya yang mengatur untuk pembelian medali emasnya dan membuatnya memakan jamur. Anshuman pun shock mendengarnya


By : aRin