Tuesday, 2 May 2017

Sinopsis Paakhi Episode 45 Tayang Jumat 12 Mei 2017

Sinopsis Paakhi Episode 45 Anshuman dan Paakhi mengobrol lalu Ayaan masuk dan melihat mereka dibawah kolong. Ayaan lalu berbicara dengan mereka. Paakhi kemudian keluar dari kolong dan mengajak Ayaan keluar kamar.



Lavanya sedang mengobrol dengan temannya. Beberapa saat kemudian teman Lavanya berpamitan. Girish muncul dan berbicara dengan Lavanya. Lavanya bertanya pada Girish apakah dia mengelabuinya dengan berpura2 memuji suara nyanyiannya. Girish membantahnya dan Lavanya berkata bahwa temannya tadi mengatakan bahwa dirinya adalah penyanyi yang buruk.

Anshuman menunggu Paakhi didekat mobilnya. Paakhi kemudian muncul dan Anshuman kembali ternganga menatap Paakhi. Dia lalu memegang tangan Paakhi dan memujinya. Mereka lalu mengobrol setelah itu Anshuman mengajak Paakhi pergi. Paakhi bertanya kemana Anshuman mengajaknya pergi tapi Anshuman hanya berkata bahwa ini adalah kejutan.

Mereka tiba disebuah taman dan Paakhi mengomel karena Anshuman memintanya menunjukkan cintanya dengan menciumnya, Anshuman meminta Paakhi melakukannya dihadapan orang2 tapi Paakhi menolak dan mengemukakan alasan. Anshuman pun memaksanya pergi. Selama berjalan, Anshuman sibuk menutupi paha Paakhi karena semua orang menatap Paakhi. Paakhi mendebatnya dan kemudian mereka mengobrol. Anshuman lalu memejamkan mata meminta ciuman Paakhi, Paakhi berlari ke seorang pelukis yang disuruhnya melukis sketsa Anshuman. Anshuman menunggu ciuman Paakhi dan Paakhi memanggilnya.

Anshuman lalu mengajak Paakhi bermain inline skate tapi Paakhi tidak mau memainkannya karena tidak mahir. Anshuman memaksanya dan perlahan2 Paakhi berdiri diatas inline skate nya dengan berpegangan pada pagar pembatas, Anshuman menghampirinya dan hendak mengajarinya. Anshuman memegang kedua tangan Paakhi dan mengajaknya bermain inline skate. Perlahan2 Anshuman melepaskan pegangannya dan akhirnya Paakhi berhasil memainkannya sendiri. Mereka berdua pun kemudian bermain inline skate bersama. Paakhi kemudian memeluk Anshuman dan dengan perlahan mencium pipinya dengan mesra. Semua orang melihat mereka dan tersenyum. Mereka berdua lalu saling berpandangan.

Paakhi kemudian merasa malu karena banyak yang memperhatikan mereka dan Paakhi beranjak pergi ke taman, Anshuman lalu mengikutinya dan berbicara dengannya. Paakhi meminta Anshuman video call dengannya malam nanti.

Saat sedang mandi, Anshuman teringat ciuman Paakhi tadi sementara Paakhi sendiri sedang berdandan lalu memandangi sktesanya dengan Anshuman dan teringat juga ciumannya tadi. Anshuman bergegas bersiap2 dan memakai parfum lalu Anshuman membuka laptopnya dan teringat kembali percakapannya dngan Paakhi tadi. Ayaan mengintipnya dan memikirkan sesuatu.

Paakhi pergi ke dapur sementara Anshuman bergegas ke kamar Paakhi karena Paakhi tidak juga muncul dilayar laptopnya dan tiba2 Anshuman melihat seorang lelaki diruangan lain, Anshuman mengejarnya dan meneriakinya pencuri tapi lelaki tersebut sudah berlari pergi. Paakhi berteriak menemui Anshuman dan bertanya kemudian memeluknya karena khawatir. Anshuman lalu menenangkannya dan berbicara dengannya.

Lelaki tadi menemui Tanya yang berada di dalam mobil dan menginformasikan bahwa dia telah melakukan semua sesuai perintahnya. Tanya kemudian menyuruhnya pergi dan bergumam, “aku tidak akan melepaskan mereka..aku tau kelemahan mereka dan bagaimana menyakiti mereka”.

Keesokannya, Anshuman berada disebuah tempat dan menelpon menelpon manajernya untuk tidak melepaskan Rana dan saat akan masuk ke dalam mobil Anshuman melihat Tanya, Tanya mendekatinya dan berbicara dengannya mengenai perasaannya dan berusaha menghasutnya. Anshuman membalas ucapan Tanya dan menyentakkan tangan Tanya saat dia akan menyentuh pipinya. Anshuman menegurnya dan kemudian beranjak masuk ke dalam mobil dan segera pergi. Tanya memandanginya dengan tersenyum licik.

Paakhi sedang berbicara ditelepon dengan Lavanya mengenai Anshuman. Anshuman pulang ke rumah dan penjaga rumah menemuinya lalu berbicara dengannya bahwa lelaki semalam tidak terekam dalam cctv, Anshuman berkata bahwa ini berarti lelaki itu mengetahui dimana cctv berada. Penjaga juga memberikan sebuah dompet, Anshuman pun memeriksanya dan menyuruh penjaga mencari tahu detailnya.

Paakhi sedang memesan makanan di sebuah restoran hotel. Mata2 Tanya yang merupakan lelaki yang pernah memberi bunga Paakhi saat dipasar menelpon Tanya dan mengabarkan bahwa Paakhi sedang menunggu Anshuman, Tanya menyuruhnya melakukan perintahnya. Lelaki itu lalu menghampiri Paakhi dan berbicara dengannya. Anshuman datang membawa buket bunga dan memandangi mereka.

Paakhi melihat Anshuman dan Paakhi berniat membuatnya cemburu. Paakhi mempersilahkan lelaki tersebut duduk dan lelaki tersebut lalu mengenalkan dirinya sebagai Rohan, Rohan melihat Anshuman dan berniat pergi. Anshuman kemudian menemui Paakhi dan berbicara dengannya mengenai keterlambatannya. Paakhi menanggapinya sambil memakan pizza pesanannya seorang diri, Anshuman berpikir mengapa Paakhi tidak memabgi makanannya dengannya. Paakhi memakan semuanya sendiri lalu minumannya tumpah dan terkena pada baju Paakhi. Anshuman pun mentertawakannya. Paakhi lalu mengajaknya pergi.

Sinopsis Paakhi Episode 45 Tayang Jumat 12 Mei 2017  Hari Ini


Anshuman dan Paakhi berjalan keluar restoran sambil mengobrol, tiba2 Paakhi merasakan sakit pada perutnya. Anshuman bertanya sementara Paakhi menahan rasa sakitnya.

Paakhi melihat kekhawatiran di wajah Anshuman dan Paakhi berpura2 baik2 saja. Paakhi menghampiri Anshuman dan berbicara dengannya untuk menjauh darinya atau dia akan memanggil banyak orang. Anshuman menantangnya, Paakhi lalu berteriak meminta tolong dan dalam sekejap ada banyak orang yang datang dan membuat Anshuman terkejut. Paakhi lalu meminta bantuan mereka dengan berbohong bahwa Anshuman telah menggoda dan mengganggunya. Mereka tidak percaya Paakhi dan mengetahui kalau mereka sepasang kekasih. Mereka semua lalu pergi dan Anshuman mengajak Paakhi pulang.

Sesampainya dirumah, Paakhi turun dari mobil dan menuju taman, Anshuman menghampirinya dan mereka mulai berdebat. Paakhi mendorong Anshuman dan mereka berdua lalu tercebur ke dalam kolam air mancur bersama2, merekapun tertawa2 berdua. Anshuman lalu menyentuh wajah Paakhi dan berkata akan menunggunya di teras balkon. Paakhi beranjak pergi dan berkata tidak akan datang. Anshuman pun tersenyum.

Anshuman menyiapkan dekorasi romantis di balkon, Anshuman lalu melihat Paakhi muncul dengan saree seksi nya, Anshuman tertegun melihat kecantikan Paakhi. Mereka lalu saling mengobrol mesra dan kemudian mereka berdua saling bermesraan dan berdekatan (Anshuman Paakhi dalam scene romantissss). Tapi saat mereka saling berciuman tiba2 Paakhi menyeringai kesakitan sambil memegangi perutnya, Anshuman pun panik melihat kondisi Paakhi.

Dokter selesai memeriksa Paakhi dan berbicara pada Anshuman mengenai kesehatan Paakhi , setelah itu dokter beranjak pergi. Anshuman mendekati Paakhi dan menenangkannya, mereka berbicara. Anshuman kemudian beranjak pergi mengambilkan sesuatu dan saat kembali ke kamar dia tidak melihat Paakhi dan memanggil2nya.

Paakhi berada di balkon dan melamun menatap langit, Anshuman menghampirinya dan mengajaknya masuk tapi Paakhi menolak dan kemudian berbicara dengan Anshuman. Paakhi menceritakan orangtuanya dan Anshuman mengepalkan tangan menahan emosi. Anshuman kemudian berbicara dengan emosi pada Paakhi mengenai bagaimana buruk ibunya lalu pergi meninggalkan Paakhi. Paakhi pun merasa telah melakukan kesalahan pada Anshuman dengan mengungkit2 keluarganya tapi tiba2 Anshuman kembali, Paakhi meminta maaf dan Anshuman kembali berbicara dengannya dan juga meminta maaf. Anshuman berkata bahwa dirinya tidak siap untuk membicarakan keluarganya dan tidak bisa mengendalikan emosinya. Anshuman memegang tangan Paakhi dan berkata akan menceritakan semuanya. Paakhi pun memeluknya.

Teman Girish datang berkunjung, Lavanya lalu muncul menyapa mereka dan berbicara dengan Girish bahwa dirinya akan pergi ke studio rekaman. Lavanya kemudian beranjak pergi dan tiba2 teringat barangnya yang tertinggal, Lavanya kembali dan mendengar pembicaraan Girish dengan temannya mengenai dirinya. Girish berkata akan membeli semua CD2 Lavanya untuk menyenangkan hati Lavanya dan Girish juga berkata akan melakukan apa saja untuk Lavanya. Girish melihat Lavanya dan terdiam menatap Lavanya, teman Girish lantas berpamitan. Lavanya sendiri merasa sedih dan bertanya jika dirinya meminta bulan dan bintang apakah dia (Girish) akan memberikannya. Girish memegang pipinya dan mengatakan bahwa apapun yang di mintanya akan diberikan untuk kebahagiaannya lalu Lavanya pun memeluknya sambil menangis. Girish memintanya untuk tidak menangis dan harus berbahagia karena albumnya akan dirilis, Lavanya menolak karena itu akan mempermalukan Girish dan menyuruh Girish membatalkan semua CD2nya

Anshuman berada diruangan kantornya dan kemudian memesan tiket, dia lalu menelpon Paakhi dan mengajaknya menonton film romantis. Usai menutup telepon, Lavanya datang dan Paakhi berbicara dengannya. Lavanya lalu membawa Paakhi.

Anshuman sedang bersama karyawan2nya dan tidak konsen dengan pekerjaannya. Anshuman pun mulai melantur dan membuat heran karyawan2nya.

Lavanya bersama Paakhi dan Anshuman sibuk menelponnya tapi Lavanya melarang Paakhi menerimanya. Anshuman kembali menelpon dan Lavanya serta Paakhi berebut ponsel tersebut. Telepon rumah berdering dan Lavanya menahan Paakhi untuk menerima telepon tersebut. Lavanya berteriak memanggil Shuki untuk menerima telepon tersebut dan agar mengatakan bahwa Paakhi tidak berada dirumah. Anshuman pun bertanya2.

Anshuman ke tepi danau dan mengomel, dia terkejut melihat bayangan Paakhi di dalam danau tersebut. Anshuman lalu duduk dibangku taman dan melihat sepasang orangtua yang tengah bertengkar, lalu lelaki tua tadi duduk disamping Anshuman dan mengomel. Anshuman menanggapinya.

Lavanya masih mengobrol bersama Paakhi. Anshuman juga masih berbicara dengan lelaki tua tadi. Lelaki itu menasihati Anshuman mengenai cinta. Istri lelaki tua tadi menghampiri mereka dan berbicara dengan suaminya lalu mereka berdua beranjak pergi, lelaki tadi masih sempat berpesan sesuatu pada Anshuman, Anshuman pun memikirkannya dan merasa dirinya tengah jatuh cinta. Anshuman pun kemudian berteriak kegirangan dan mencoba menelpon Paakhi tapi Lavanya yang menerimanya. Usai menutup telepon, Lavanya membahasnya dengan Paakhi kemudian Lavanya berpamitan.

Anshuman tiba dirumah, dia membawa banyak balon di jok belakang, saat turun dari dalam mobil, penjaga memberinya amplop dan Anshuman membacanya. Tiba2 Rohan menabraknya dan dia berlari pergi, Anshuman pun mengejarnya dan mereka berkelahi tapi Rohan berhasil melarikan diri. Anshuman kemudian melihat sesuatu terjatuh dihalaman rumahnya dan Anshuman memungutnya. Anshuman memabcanya yang ternyata laporan kehamilan Paakhi. Anshuman pun terkejut. Anshuman lalu menelpon dokter dan terkejut dengan berita yang didapatnya. Anshuman teringat saat Paakhi sakit perut waktu itu.

Anshuman masuk ke dalam rumah dengan emosi meluap2, Anshuman lalu mendengar gemerincing gelang kaki dan dia mendengar rekaman suara Paakhi. Anshuman hanya terdiam marah mendengarnya. Paakhi menyuarakan gelang kakinya dan rekamannya terus bersuara bahwa dia sangat mencintainya (Anshuman). Anshuman memandang dengan marah ke arah rekaman suara Paakhi.


By : aRin