Tuesday, 2 May 2017

Sinopsis Paakhi Episode 46 Tayang Sabtu 13 Mei 2017

Sinopsis Paakhi Episode 46 Anshuman teringat akan pertengkaran ayah dan ibunya. Tanpa sadar Anshuman berteriak marah, dia lalu melihat Paakhi yang berlari ke arah belakang, Anshuman melihat kembali laporan kehamilan Paakhi dan teringat ucapan dokter.




Anshuman pun menahan amarahnya dan dia berjalan ke ruang belajar lalu kembali memikirkan semua ucapan Tanya dan Rohan, Anshuman pun membanting gelas sambil berteriak marah, dia kemudian melihat sisi dirinya yang lain yang berbicara dengannya. Anshuman merasa bingung dan tidak tahu mana yang harus dipercaya, dia mulai meragukan Paakhi dan berniat berbicara dengan Paakhi. Anshuman bergumam bahwa Paakhi tidak bisa melakukan semua ini terhadapnya dan Anshuman pun mengobrak2 abrik ruang belajarnya

Tanya tengah berbicara dengan ayahnya. Tanya berkata bahwa hati Anshuman akan hancur dan dia tidak akan tau yang sebenarnya. Tanya juga menambahkan bahwa Anshuman akan melakukan seperti apa yang ayahnya lakukan dulu pada ibunya. Rana pun merasa bangga dengan ide cemerlang Tanya.

Anshuman sedang merenung dan Paakhi menghampirinya. Paakhi menutupkan selendangnya pada wajah Anshuman dan tersenyum, Anshuman menatapnya dan Paakhi bertanya kenapa dia tidak membalas ungkapan cintanya. Anshuman kembali teringat ucapan ayahnya untuk tidak percaya pada seorang wanita, Paakhi mengajaknya bercanda tapi Anshuman terngiang2 ucapan ayahnya. Paakhi merasa Anshuman kesal karena tadi teleponnya diabaikan, Paakhi pun meminta maaf dan bertanya apa yang terjadi padanya. Paakhi melihat ketegangan diwajah Anshuman dan dia memegang tangannya, Paakhi meminta Anshuman berbagi dengannya mengenai ketegangannya. Anshuman pun bercerita mengenai perselingkuhan ibunya dan Paakhi kembali menasihatinya.  Anshuman lalu menyatakan cintanya pada Paakhi. Paakhi lantas memeluk Anshuman dengan erat. Tapi tiba2 Anshuman mengatakan, “balas dendammu sudah lengkap”, Paakhi terkejut.

Paakhi terpaku menatap Anshuman. Lalu Paakhi berkata bahwa dirinya sudah menunggu selama 18 th dan sekali lagi Paakhi mengungkapkan cintanya untuk Anshuman. Anshuman terus berbicara dan menghujat Paakhi yang berniat menipunya dari awal, Paakhi mendebatnya dan Anshuman terus memakinya dengan berkata, “ibuku mempunyai karakter yang buruk dan kau juga !!”, Paakhi berteriak pada Anshuman untuk menghentikan ucapannya dan Anshuman terus  menudingnya bahwa dia mempunyai karakter yang buruk.

Anshuman berteriak marah, “aku akan memberitahumu..ya..lelaki yang datang kesini adalah Rohan..dia yang memberimu mawar saat di pasar..di restoran..dan dia orang yang tertangkap dihalaman dan dia membawa laporan kehamilan..kau ingin bukti kan..”, lalu Anshuman menunjukkan laporan kehamilan Paakhi dan membuang kertas tersebut ke wajah Paakhi. Anshuman kembali berkata, “ketika sesuatu terjadi diantara kita bagaimana bisa kau hamil..katakan padaku bahwa kau adalah karakter yang buruk..” , Paakhi tertegun dan menangis menatap Anshuman. Anshuman juga mengambil botol tinta dan menyiramkannya ke wajah Paakhi lalu membanting botolnya. Setelah itu Anshuman beranjak pergi.

Tanya tertawa dengan rencananya dan masih berbicara dengan ayahnya, Rohan palsu yang ternyata bernama Prithvi dan pelayan Anshuman (Suresh) datang, Tanya menjelaskannya pada sang ayah bahwa dirinya mengetahui semua rahasia rumah Anshuman dari Suresh dan kemudian menyuruh Prithvi untuk mencampur obat dalam pizza yang dimakan Paakhi hingga Paakhi harus merasakaan sakit perut, Tanya juga berkata bahwa Prithvi lah yang telah membawa laporan palsu kehamilan Paakhi pada Anshuman dan mereka menyuap dokter untuk bekerjasama mengatakan kebenaran tentang kehamilan Paakhi . Lalu Tanya memberikan upah pada dua lelaki tadi dan meminta mereka untuk tutup mulut, Tanya menyuruh Prithvi meninggalkan kota atau dia akan dilenyapkan.

Paakhi berada di kamar mandi dan masih teringat semua ucapan pahit Anshuman, Anshuman sendiri melamun dijalanan dan terus teringat laporan kehamilan Paakhi, dia memikirkan Paakhi dan perselingkuhannya dengan Rohan.

Lavanya dan Girish sedang membicarakan Paakhi dan Anshuman, Lavanya lalu mencoba menelpon keduanya tapi tidak terhubung. Anshuman kemudian datang dan berkata bahwa dirinya mendapatkan takdir ayahnya juga. Lavanya bertanya apa yang terjadi. Anshuman menjelaskan semuanya dan menceritakan juga kehamilan Paakhi. Anshuman menambahkan bahwa Paakhi adalah wanita yang buruk yang sedang berpura2 sok suci. Lavanya pun menamparnya dengan kuat dan menegurnya untuk tidak mengatakan hal buruk mengenai Paakhi. Girish juga menegur Anshuman karena telah meragukan Paakhi. Girish berkata pada Anshuman bahwa dia telah melakukan kesalahan karena bisa jadi semua itu rencana orang lain untuk menjatuhkan Paakhi. Anshuman terkejut mendengarnya.

Girish terus saja menghujat kebodohan Anshuman, “kau kehilangan berlianmu hari ini dan aku rasa kau akan seperti pengemis sekarang..kau tidak lagi mempunyai apapun..suatu hari saat kau sadar maka semuanya sudah terlambat”. Anshuman hanya bisa terdiam, Girish melangkah pergi lalu Anshuman mendapat telepon dimana Rohan telah ditemukan dan Anshuman merasa emosi lalu segera bergegas pergi.

Anshuman datang ke kafe dan mendatangi Rohan (Prithvi). Rohan terkejut dan hendak pergi tapi Anshuman menahannya dan berteriak untuk apa dia kembali dan menyentuh Paakhi. Anshuman lalu membenturkan kepala Rohan ke meja dan membentaknya. Rohan berkata tidak melakukan apapun terhadap Paakhi. Prithvi berniat kabur, Anshuman mengejarnya dan menghajarnya. Kekasih Prithvi datang dan bertanya mengapa Anshuman menghajar Prithvi. Prithvi lalu berbicara bahwa dirinya melakukan semua ini demi uang dan menyebut nama Tanya yang telah menyuruhnya. Anshuman terkejut mendengarnya. Prithvi menjelaskan semua mengenai laporan kehamilan dan dokter palsu, dia juga menunjukkan uang dari Tanya. Prithvi berkata akan menelpon Tanya agar Anshuman percaya lalu dia menelpon Tanya dan Anshuman merebut ponselnya, terdengar suara Tanya yang berkata, “apa yang terjadi Prithvi..kau sudah pergi atau belum..jangan muncul dihadapan Anshuman dan jangan melakukan kesalahan apapun”,  Tanya berbicara tanpa menyadari yang menerima telepon adalah Anshuman. Anshuman pun geram mendengarnya.

Sinopsis Paakhi Episode 46 Tayang Sabtu 13 Mei 2017 Hari Ini


Anshuman pulang ke rumah dan berteriak memanggil Paakhi, Anshuman mendengar rekaman suara Paakhi dan kembali mencarinya. Anshuman tidak menemukan Paakhi, dia kembali teringat ucapan Paakhi, Lavanya dan Girish. Anshuman pun menangis.

Ayaan mendatangi Anshuman dan berbicara dengannya bahwa ibunya telah pergi. Anshuman menangis dan Ayaan menenangkannya lalu kembali berbicara bahwa Paakhi memintanya untuk menjaganya. Anshuman memeluknya dan meminta maaf pada Ayaan karena telah membuat Paakhi pergi, Ayaan berkata bahwa mereka berdua saling mencintai, Ayaan meminta ayahnya pergi mencari Paakhi dan meminta maaf hingga Paakhi memaafkannya. Lavanya kemudian datang dan mengatakan bahwa Paakhi adalah cahaya dari rumah ini Anshuman menghampiri Lavanya. Lavanya terus berbicara mengenai Paakhi dan tidak akan memaafkan Anshuman hingga Paakhi memaafkannya. Lavanya memegang tangan Anshuman dan memintanya membawa Paakhi kembali. Anshuman memberi tanda mengiyakan.

Anshuman mendatangi Chittor dan Anshuman sudah berada di depan rumah Paakhi, dia  mendapat telepon dari Ayaan yang menyemangatinya untuk mendapat maaf dari Paakhi. Usai menutup telepon Anshuman melangkah masuk ke dalam, dia melihat ke arah balkon Paakhi sedang menjemur pakaian, lalu selendang Paakhi terlepas dan jatuh menutupi wajah Anshuman. Paakhi menatapnya dan Anshuman tersenyum. Paakhi hanya terdiam tidak membalas senyumannya, tiba2 Raghu datang dan menyapa Anshuman, Raghu lantas mengatakan bahwa Paakhi datang ke CHittor karena mengkhawatirkan kesehatan pamannya, Raghu senang Anshuman juga datang dan berkata bahwa paman pasti juga akan senang melihatnya dan Raghu  mempersilahkan Anshuman masuk ke dalam rumah. Melihat keramahan Raghu, Anshuman berpikir bahwa Paakhi tidak mengatakan apapun pada mereka.

Lavaya berteriak memanggil Ayaan dan Naina sambil menyiapkan makan, Lavanya kemudian melihat mereka berdua masih bermain dan mengajak mereka ke meja makan.  Girish pulang dan melihat rumah berantakan, Lavanya menemuinya dan memintanya menelpon Anshuman agar segera membawa Paakhi pulang, Lavanya merasa lelah mengurus dua anak kecil dan Girish berkata akan ikut menjaga mereka mulai dari sekarang. Ayaan pun kemudian membereskan mainannya yang berserakan, Lavanya beranjak pergi dan Girish berbicara dengan Ayaan.

Raghu membawa Anshuman ke kamar pamannya yang tengah sakit, mereka semua senang melihat Anshuman. Anshuman mendekat pada paman Paakhi dan berbicara dengannya. Paakhi muncul dan mendengarkan obrolan mereka.

Paman Paakhi meminta Paakhi mendekat dan berata bahwa dia merasa senang melihat mereka berdua akur seperti saat ini. Anshuman teringat hinaannya pada Paakhi. Paman Paakhi lalu menyatukan tangan Paakhi dan Anshuman serta meminta mereka untuk selalu bersama2.

Paakhi berjalan bergegas dan Anshuman mengejarnya, Anshuman berusaha meminta maaf. Paakhi menuju balkon dan Anshuman mengikutinya. Anshuman terus meminta maaf dan meminta Paakhi untuk membuka mulut, Anshuman berkata menyadari kesalahannya. Istri Raghu membawakan minuman untuk Anshuman tapi Paakhi buru2 mengambilnya dan mengatakan sesuatu. Istri Raghu lalu beranjak pergi, Paakhi juga kemudian melangkah pergi. Anshuman memandanginya dan berkata, “aku telah berjanji aku akan membawamu dari sini dan akan selalu membuatmu bahagia”.

Anshuman mencuci tangan hendak makan dan mencari2 Paakhi. Anshuman melihat Paakhi dan mengotori tangannya dengan diam2, Anshuman lalu meminta Paakhi membersihkannya. Raghu juga mendukung Anshuman dan dengan terpaksa Paakhi mengambilkan air untuk membasuh tangan Anshuman, Anshuman kembali meminta maaf tapi Paakhi acuh saja menanggapinya.

Anshuman duduk makan bersama Raghu, Anshuman terus menatap Paakhi lalu dia mengikuti ritual Raghu untuk berdoa sebelum makan. Setelah itu Anshuman mulai makan dengan mata terus menatap Paakhi. Raghu meminta cabe dan Paakhi lalu berjalan memberikan cabe untuk Raghu, Anshuman juga memintanya dan saat Paakhi mendekat Anshuman berbisik, “kau tau aku tidak bisa makan cabe dan jika kau tidak memaafkanku maka aku akan memakan semua cabe nya”. Setelah itu Raghu menyuruh Anshuman kembali makan, Anshuman terpaksa memakan cabe nya dan kepedasan. Keluarga Paakhi meminta Paakhi mengambilkan air untuk Anshuman. Paakhi pun mengambilkannya. Anshuman kembali berkata akan terus mencoba memakan cabe hingga dia memaafkannya tapi Paakhi mengabaikannya dan beranjak pergi.

Anshuman lalu berdiri dan terdengar robekan celananya, Keluarga Paakhi pun tersenyum. Raghu mengambilkan handuk dan Anshuman langsung menutupi celananya dan berlari pergi. Semua orang pun kemudian tertawa terbahak2. Raghu lalu mengatakan pada Paakhi agar pergi melihat Anshuman dan Anshuman mendengarnya dari dalam kamar. Anshuman berkata bahwa sekrang Paakhi akan ke kamarnya dan dia harus memberinya kesempatan untuk meminta maaf.

Paakhi membisiki Chutki sementara Anshuman menunggu. Paakhi kemudian muncul dan mencoba menjahit celana Anshuman tanpa menghiraukan Anshuman yang sibuk meminta maaf kembali. Chutki kemudian datang bersama kedua temannya dan mengenalkan Anshuman. Anshuman berkenalan dengan teman2 Chutki dan berbicara dengan mereka. Paakhi sendiri selesai menjahit celana Anshuman dan beranjak pergi, Anshuman merasa sedih karena Paakhi mengabaikannya.

Lavanya sedang membersihkan rumah. Lalu Lavanya bekerja dengan laptopnya, pelayannya membuka pintu dan Lavanya lalu melihat Girish, Naina dan Ayaan belepotan lumpur, Lavanya mengomeli mereka yang membuat rumah menjadi kotor lagi dengan jejak lumpur mereka.

Paakhi sedang bermain karambol dengan Chutki di balkon, Anshuman datang dan membantu Chutki. Paakhi berbicara dengan Chutki dan memintanya pergi. Chutki lalu beranjak pergi setelah mencium pipi Anshuman, Paakhi lalu beranjak pergi dan Anshuman mengikutinya.

Raghu berbicara dengan istrinya lalu mereka memanggil Paakhi. Paakhi menemui mereka dan mereka berbicara pada Anshuman dan Paakhi agar tidur dikamar mereka, Anshuman muncul dan mendengarkan pembicaraan mereka. Paakhi menolak dan berkata akan menemani pamannya karena paman sedang tidak sehat, Anshuman mengatakan hal yang sama  dan berkata juga akan tidur di kamar paman karena memang dirinya dan Paakhi datang untuk paman.


Saat tidur di malam hari, Anshuman dan Paakhi tidur di sisi2 tempat tidur sang paman, Anshuman merangkak ke bawah kolong dan berusaha mendekat pada Paakhi, Anshuman menutup mulut Paakhi dengan tangannya dan memintanya ke teras balkon untuk berbicara.


By : aRin