Saturday, 6 May 2017

Sinopsis Paakhi Episode 49 Tayang Selasa 16 Mei 2017

Sinopsis Paakhi Episode 49 Paakhi lalu menanyakan kabar semua pelayan dirumah, Ayaan menjawabnya dan kemudian mengatakan bahwa ayahnya sangat sedih tapi menjaganya dengan baik, Paakhi mengatakan bahwa Anshuman adalah terbaik didunia dan dia meminta Ayaan untuk merawat Anshuman. Ayaan juga hendak memberitahu rahasia Anshuman yaitu iklan Anshuman di koran tapi Paakhi mencegahnya dan mengatakan dia tidak boleh menceritkan rahasia orang lain.




Ayaan lalu menanyakan siapa saja yang tinggal bersamanya. Paakhi lalu mengenalkan Anuja pada Ayaan. Anuja pun menyapa Ayaan dan berbicara dengannya. Depika juga kemudian muncul membawa nampan minuman dan Paakhi mengenalkannya.

Deepika beranjak pergi dan tersandung, nampan terjatuh dan gelas pecah berantakan. Paakhi mematikan video call nya. Deepika hendak menggunakan koran untuk membersihkannya tapi Anuja menghentikannya. Paakhi kemudian muncul membawa lap dan membersihkannya, dia juga menghidupkan kipas angin langit2 hingga membuat selembar halaman koran terjatuh ke kolong. Paakhi berkata akan mengambilnya. Paakhi mencoba mengambil dan teringat saat2 dirinya selalu dibawah kolong bersama Anshuman. Setelah itu Anuja membawa koran tersebut dan membacanya.

Anshuman tengah memeriksa tab nya, dia lalu mendapat telepon. Anuja sendiri membaca berita di koran dan kemudian membuatnya menjadi penutup jendela karena melihat wanita pemilik rumah datang (Nyonya Bhalla). Nyonya Bhalla lalu masuk dan mengobrol dengan Anuja.

Paakhi sedang menjadi pemandu wisata dan menjelaskan banyak hal pada wisatawannya. Paakhi lalu mendapat telepon dari Deepika yang tengah menangis, Anuja muncul dan ikut berbicara dengan Paakhi bahwa model untuk pemotretan Deepika tidak mengerjakan proyeknya dan Deepika tidak memiliki model lain, Anuja lalu berkata akan pergi menemui Paakhi bersama Deepika karena tidak bisa menangani Deepika sendirian. Setelah itu tak lama kemudian Anuja dan Deepika pergi ke tempat Paakhi memandu wisata sambil mengobrol. Paakhi lalu muncul dan menenagkan Deepika.

Paakhi melanjutkan pekerjaannya sementara Depika dan Anuja lanjut mengobrol sembari Deepika memotret2 dan Paakhi lah yang sering di potret oleh Deepika. Deepika mempunyai ide dan mengatakan pada Anuja akan menjadikan Paakhi modelnya. Deepika berkata akan meminta persetujuan Paakhi tapi Anuja menyuruhnya mengirim foto Paakhi terlebih dahulu pada kliennya untuk mengetahui tanggapan kliennya. Anuja menyuruh Deepika mengirim segera foto Paakhi pada kliennya, Deepika melakukannya. Setelah itu Anuja dan Deepika beranjak pergi sambil berjalan, tanpa sengaja saat mengambil coklat dari dalam tas untuk Deepika dompet Anuja terjatuh tanpa disadari.

Paakhi tengah berjalan sambil menelpon kakak iparnya dan Paakhi menuju ke tempat Deepika dan Anuja, Paakhi melewati tempat dimana dompet Anuja terjatuh tapi Paakhi tidak menyadarinya. Paakhi lalu mengobrol dengan Deepika dan Anuja, Anuja melihat Nyonya Bhalla datang, dia lalu menyuruh Paakhi dan Deepika untuk kembali berakting menjadi putri dan menantunya. Seorang lelaki menemukan dompet tersebut dan memungutnya lalu melihat isinya, dia menemukan foto masa kecil Anshuman dan Lavanya disana.

Anuja membuka tas nya dan menyadari dompetnya menghilang, Anuja mulai panik mencarinya, begitu juga Paakhi dan Anuja. Tiba2 lelaki tadi datang mengembalikan dompetnya, Anuja langsung mengambilnya dan memeriksa fotonya. Anuja berterimakasih pada lelaki tersebut. Mereka lalu kembali pulang ke rumah.

Anshuman tengah melamun di ruangannya, tiba2 dia melihat tas bekal makan siang dan tanpa sadar Anshuman menyebut nama Paakhi, ternyata Ayaan yang datang mengantar makan siang Anshuman, Ayaan berkata bahwa dirinya sedang liburan jadi dia datang mengantar makan siang, Ayaan lalu memberitahu Anshuman bahwa dirinya menelpon Paakhi setiap hari dan Ayaan memberikan tips Paakhi buat Anshuman agar menutup mata dan dia akan merasa Paakhi ada dihadapannya. Setelah itu mereka makan berdua dan saling menyuapi.

Paakhi sedang menata baju2nya ke dalam lemari, dia lalu membuka gelangnya dan teringat Anshuman saat dilarangnya merokok, Paakhi tersenyum mengingatnya. Anuja muncul dan melihat Paakhi lalu bertanya apakah dia sedang memikirkan suaminya. Paakhi pun teringat bagaimana Anshuman menghinanya waktu itu dan Paakhi pun berkata pada Anuja, “apa yang harus dilakukan dengan memori lama..itu sangat buruk dan menyakitkan..jika hal itu baik maka kita akan sedih dibuatnya”, Anuja menatap gelang Paakhi dan tersenyum.

Anshuman selesai makan siang bersama Ayaan, Ayaan memotretnya saat tersenyum dan bertanya mengapa dia tersenyum, Ayaan menunjukkan hasil fotonya. Anshuman menjawab bahwa karena dia telah membawakannya makan siang yang telah membuatnya tersenyum. Tapi Ayaan tidak percaya dan berkata bahwa ayahnya telah berbohong dan sebenarnya sedang memikirkan ibunya. Anshuman menyuruh Ayaan agar segera pulang karena masih banyak kerjaan yang harus dilakukan dirinya. Ayaan pun beranjak pergi.

Setelah itu Anshuman kembali bekerja. Dia mendapat telepon agar memeriksa model fotonya dan setelah itu Anshuman memeriksa kiriman foto di laptopnya, Anshuman menyadari jika itu foto Paakhi saat melihat gelang di tangan foto tersebut meski foto2 itu tidak menampakkan wajah Paakhi karena tertutup selendang. Anshuman teringat saat Paakhi memamerkan gelang2 yang diberikannya waktu itu padanya. Karyawan Anshuman muncul dan Anshuman menyuruhnya membuat kesepakatan dengan modl tersebut dan melakukan pemotretan besok, Anshuman berkata akan ke Delhi besok.

Paakhi menegur Deepika karena menggunakan foto tanpa seijinnya, Deepika menunjuk Anuja sebagaiorang yang menyuruhnya, Anuja mengomeli Deepika dan berbicara dengan Paakhi serta meyakinkannya. Deepika kembali memohon pada Paakhi untuk menjadi modelnya karena pemilik perusahaan juga akan datang besok tapi Paakhi dengan tegas menolaknya.

Anuja memiliki ide lalu dia mulai mengemasi semua baju2 Deepika, Deepika menanyakannya. Anuja menyuruh Deepika pergi dengan sedikit menyindir Paakhi. Saat Anuja akan pergi, Paakhi menghentikannya dan setuju dengan keinginan Deepika. Deepika dan Anuja tersenyum senang, Deepika juga berterimakasih pada Paakhi.

Ayaan sedang menatap foto model di laptop ayahnya dan berpikir itu adalah ibunya, Ayaan lalu membicarakannya dengan ayahnya dan Ayaan menyemangati sang ayah untuk ke Delhi besok dan berharap model tersebut adalah ibunya. Anshuman juga berharap demikian dan dia pun memeluk Ayaan.

Disaat Anuja dan Deepika telah tertidur, Paakhi masih asik melamun, dia teringat Anshuman dan teringat saat dirinya cemburu ketika Anshuman memuji2 seorang model. Deepika terbangun dan bertanya pada Paakhi apakah dia sedang gugup untuk pemotretan besok. Paakhi hanya menjawab dengan humornya dan kemudian mengajak Deepika untuk segera tidur.

Anshuman juga tengah memikirkan Paakhi dan pikirannya sama dengan yang dipikirkan Paakhi tadi yakni ketika Paakhi mencoba berjalan seperti layaknya seorang model dihadapan Anshuman saat Paakhi cemburu dengan modelnya. Tiba2 baik Paakhi maupun Anshuman kembali teringat hinaan saat itu yang dilontarkan Anshuman pada Paakhi. Anshuman kemudian mengambil surat2 Paakhi di laci dan membacanya lalu memeluknya seraya berkata, “aku datang ke Delhi Paakhi..untuk melengkapi keluarga bahagia kita”.

Deepika mengajak Paakhi berangkat untuk pemotretan, Paakhi masih mempersiapkan puja. Mereka lalu membahas Ayaan. Paakhi pun teringat Ayaan kembali dan menjadi sedih. Anuja muncul dan membawakan kelapa untuk puja Paakhi, mereka lalu berbicara sebentar. Kemudian mereka bertiga mengikuti puja yang dilakukan Paakhi.

Anshuman sendiri terbang ke Delhi sementara pemotretan Paakhi sudah dimulai, disela2 pemotretan Deepika sempat mengobrol dengan Paakhi. Deepika lalu mengajak Paakhi memulai kembali pemotretannya, saat tengah berpose Paakhi melihat Anshuman yang berjalan ke arahnya. Paakhi menutupi wajahnya dengan selendang lalu berusaha berjalan pergi tanpa disadari Anshuman. Mereka berjalan berlawanan arah. Anshuman menemui Deepika dan berbicara dengannya, Anshuman juga berkata ingin bertemu modelnya. Paakhi memperhatikan mereka dari kejauhan dan beranjak pergi.

Sinopsis Paakhi Episode 49 Tayang Selasa 16 Mei 2017 Hari Ini


Depika masih mengobrol dengan Anshuman, Paakhi lalu menelponnya dan mengatakan agar tdak membiarkan Anshuman menemuinya, Deepika bersikeras menanyakan alasannya dan Paakhi terpaksa mengatakan kalau Anshuman adalah suaminya. Deepika terkejut lalu menutup panggilannya. Deepika kemudian berbicara dengan Anshuman bahwa modelnya sedang berganti kostum. Anshuman beranjak pergi dan Deepika kembali menelpon Paakhi untuk memberitahunya bahwa Anshuman menuju tempat ganti kostum.

Anshuman mencari Paakhi ke tempat kostum dan dia lalu melihat seorang gadis disana, Anshuman bertanya dan gadis itu mengakui bahwa dia adalah modelnya. Anshuman merasa kecewa dan beranjak pergi. Paakhi keluar dari tempat persembunyiannya dan berterimakasih pada gadis tersebut (adegan flashback saat Paakhi meminta bantuan Priya untuk menjadi model palsunya).

Anshuman kembali pada Depika dan berbicara dengannya lalu beranjak pergi. Setelah itu Deepika menemui Paakhi dan terkejut megetahui Paakhi adalah istri Anshuman, Deepika bertanya mengapa mereka hidup terpisah. Paakhi tidak mau membahasnya dan tidak mau Deepika memberitahu kebenaran ini pada siapapun, Deepika memahaminya.

Anuja tengah memberikan prasad untuk anak2 kecil yang datang ke rumahnya. Anak2 itu menanyakan anak Anuja, Anuja mengambil foto Anshuman-Lavanya dan menunjukkan pada mereka.

Paakhi pulang ke rumah dengan lesu dan masih teringat kedatangan Anshuman tadi, Paakhi juga teringat obrolannya bersama Deepika.

Anuja melihat 1 prasad lagi dan bertanya pada anak2, Paakhi memperhatikannya. Anak2 itu kemudian berpamitan. Paakhi melihat Anuja masih menyisakan 1 prasad, Paakhi menghampiri Anuja dan bertanya untuk siapakah prasad tersebut dan itu berarti dia menyisakan prasad untuk anaknya. Anuja bingung menjawab pertanyaan Paakhi. Anuja menjawab bahwa Nyonya Bhalla yang menyuruhnya menyisakannya kemudian Paakhi beranjak pergi tapi Nyonya Bhalla datang dan berbicara dengan Anuja bahwa dirinya tidak menyuruhnya, Nyonya Bhalla juga menyuruh Paakhi untuk menyentuh jaku mertuanya tapi Anuja menolak dan beralasan bahwa seorang gadis tidak perlu menyentuh kaki. Tapi Paakhi bersikeras hendak melakukannya, Paakhi memakai penutupnya dan menyentuh kaki Anuja meminta berkatnya, Anuja pun memberkatinya.

Nyonya Bhalla lau meminta Anuja memberikan hadiah untuk Paakhi. Anuja membuka kalungnya dan memberikannya pada Paakhi. Nyonya Bhalla lalu beranjak pergi, Anuja tertawa dan beranjak pergi, Paakhi berbicara sendiri, “aku tau ketika kau memarahi ibu2 waktu itu karena croboh dengan kereta dorong anaknya..aku tau kau menyembunyikan masa lalumu karena kau mengerti akan rasa sakitku..tidak tau bagaimana bisa anakmu dijauhkan darimu”.

Lavaya membagikan prasad  pada anak2 yang lain. Girish menemuinya dan mereka mengobrol. Lavanya menangis mengingat ibunya dan Girish berusaha menenangkannya. Sementara itu Deepika mengobrol dengan Paakhi di dapur dan mengatakan kecurigaannya bahwa sebenarnya Anuja memiliki anak dan mungkin anak tanpa pernikahan hingga Anuja terpaksa menyembunyikan kenyataan tersebut tapi Paakhi membantah dan berkata bahwa mungkin Anuja sedang lari dari sebuah hubungan. Deepika lalu membicarakan Paakhi dan Anshuman, Deepika menyarankan agar Paakhi memaafkan Anshuman. Deepika berkata bahwa jika Prateek melakukan keslaahan maka dirinya akan memaafkannya karena egois itu tidak bagus untuk sebuah hubungan. Deika lalu mendapat telepon darimPrateek dan berbicara dengannya. Prateek memarahinya dan menyuruhnya kembali, Deepika pun mengiyakan dan berkata akan menuruti semua perintahnya. Usai menutup telepon Deepika kemudian merasa sedih, Paakhi memberinya teh dan berkata bahwa mereka seharusnya tidak ikut campur dalam kehidupan Anuja.

Anshuman berada di balkon hotel, dia menatap bulan dan teringat Paakhi. Anuja muncul membawa minuman. Anshuman memandanginya dan kemudian mengajaknya mengobrol mengenai masalahnya. Anuja lalu menanyakan namanya, Anshuman hendak menyebut namanya tapi pelayan datang memanggilnya untuk makan malam. Anuja menyuruhnya pergi tapi dia memberikan prasad nya yang disimpannya untuk Anshuman, Anshuman menerimanya dan memakannya. Anuja berkata bahwa dirinya merasa putranya lah yang sedang memakan prasadnya. Anshuman tersenyum. Anuja lalu berkata bahwa semoga Anshuman akan segera menemukan istrinya dan tidak menyakitinya lagi. Anshuman juga berdoa untuk kebahagiaan Anuja dan berkata bahwa dia tidak membutuhkan minuman. Anuja tersenyum dan beranjak pergi.

Paakhi melihat Anuja yang baru saja pulang, Paakhi lalu mengatakan telah menyimpan kalung emasnya di laci. Paakhi lalu menanyakan keluarga Anuja. Sementara Anshuman sudah berada dirumahnya dan tengah mengobrol dengan Ayaan. Anshuman lalu mendapat telepon dari Lavanya yang mengatakan bahwa Tuan Sardesia (lelaki yang menemukan dompet Anuja waktu itu)  bertemu dengan ibu mereka di Delhi, Lavanya juga berkata bahwa Sardesia akan menemui mereka besok. Anshuman merasa senang dan menggendong Ayaan.

Pagi harinya Anshuman dan Lavanya menemui Sardesia, lelaki itu pun bercerita bahwa ibunya bersama dua gadis yang satu dipanggilnya menantu dan satunya lagi adalah putrinya. Kemudian Sardesia beranjak pergi, Anshuman dan Lavanya masih membahas masalah ibu mereka dan mereka menduga ibu mereka telah mempunyai keluarga yang lain.

Saat akan beranjak pergi, Anshuman bertabrakan dengan seseorang dan dia adalah Tanya. Anshuman terkejut melihatnya. Seorang lelaki (Pracheen Maan Singh) mendekati Tanya dan Tanya mengenalkannya pada Anshuman dan Lavanya. Tanya pun memuji2 Pracheen sebagai pengusaha minyak dan mengatakan bahwa Pracheen adalah tunangannya.

Lavanya mengabaikan Tanya dan beranjak pergi, Anshuman mengucapkan selamat pada tunangan Tanya, Pracheen beranjak pergi, Tanya pun mempunyai kesempatan kembali untuk mencemooh Anshuman. Anshuman tidak menanggapi dan bersikap biasa lalu beranjak pergi.

Anuja, Paakhi dan Deepika berjalan2 dan berbelanja untuk mengadakan pesta karena Deepika telah menerima cek pembayaran pertamanya, selama berjalan2 ada seorang lelaki yang dengan sengaja menabrak Deepika dan menyentuhnya, Anuja sudah merasa curiga dan mengajak mereka kembali berjalan tapi ternyata lelaki tadi kembali menyentuh Deepika, Deepika merasa emosi. Anuja dan Paakhi menyemangatinya untuk tidak diam saja dan melakukan sesuatu untuk membalas agar mereka tidak mengulangi perbuatannya. Deepika pun berjalan pada lelaki tadi yang tengah mengobrol dengan temannya. Deepika langsung menamparnya, orang2 bertanya pada Deepika dan Deepika menjelaskan apa yang terjadi, orang2 pun memukuli lelaki tersebut, Anuja dan Paakhi merasa bangga dengan Deepika tiba2 Prateek bersuara memanggil Deepika.

Prateek membawa Deepika pulang dan mendorong Deepika ke sofa lalu memarahinya, Anuja dan Paakhi berusaha membela Deepika. Prateek tidak peduli dan terus memaki Deepika serta mengatakan bahwa dia adalah wanita yang tidak berkarakter. Deepika pun menamparnya. Prateek hendak membalas tapi Anuja dan Paakhi meneriakinya, Deepika pun balas memaki Prateek. Prateek kembali hendak menampar Depika tapi Paakhi menghalangi. Deepika tidak gentar dan terus menghadapi Prateek. Deepika juga membuka cincin pertunangannya dan melemparnya pada Prateek, dia pun kemudian mengusir Prateek keluar rumah.

Deepika lalu menangis, Anuja dan Paakhi pun menenangkan dan menyemangatinya. Mereka berpelukan tapi Deepika berkata bahwa dirinya menangis karena Prateek menyebutnya tidak berkarakter setelah dirinya berubah banyak hanya untuk Prateek, Deepika kini mengerti apa maksud Paakhi untuk menghargai diri sendiri.

Anuja berbicara dengan Paakhi mengenai kehidupan mereka berdua, Paakhi kembali teringat kemarahan dan hinaan Anshuman. Anuja juga kemudian teringat saat dirinya diusir ayah Anshuman. Sementara Lavanya sendiri tengah bercerita pada Girish mengenai ibunya yang sudah memiliki keluarga sendiri.



By : aRin