Saturday, 6 May 2017

Sinopsis Paakhi Episode 50 Tayang Rabu 17 Mei 2017

Sinopsis Paakhi Episode 50 Anuja masih mengobrol bersama Paakhi. Anuja menanyakan nama anak Paakhi lalu Paakhi juga menanyakan anak Anuja tapi saat Anuja hendak menjawab Deepika datang dan berbicara dengan mereka.




Anshuman berada di kantor imigrasi untuk mengurus paspor nya, dia lalu melihat seorang wanita (Savita Pracheen Maan Singh) yang sedang berbicara di telepon, lalu Savita mendapat panggilan. Anshuman mengingat nama belakang wanita itu sama dengan nama tunangan Tanya. Anshuman berusaha mengabaikan lalu mendapatkan telepon dan mencatat sesuatu dikertas yang tadi ditinggalkan Savita di meja. Anshuman lalu mendapat panggilan dan saat mendkat ke loket Anshuman melihat sesuatu terjatuh dari tas Savita yang berpapasan dengannya, Anshuman memungutnya dan hendak memberikannya tapi Anshuman terkejut melihat formulir paspor tersebut terdapat catatan pernikahan Pracheen dan Savita.

Savita mencari2 kertasnya dan dia bertanya pada Anshuman, Anshuman memberikan kertas tersebut dan Savita berterimakasih lalu beranjak pergi. Anshuman menjadi bertanya2 bagaimana bisa Pracheen yang sudah menikah akan menajdi tunangan Tanya, Anshuman menduga bahwa Pracheen berniat buruk pada Tanya. Nama Anshuman kembali dipanggil tapi Anshuman memilih pergi.

Paakhi memberi hadiah pada Deepika dan Anuja, Deepika membukanya. Anuja ke kamar dan melihat laptop Paakhi masih menyala serta yang lain berantakan, Anuja pun membereskan barang2 Paakhi, Anuja lalu melihat email mengenai pekerjaan di laptop tersebut, Anuja menutup laptop tapi kemudian membukanya lagi dan membaca emailnya. Deepika lalu menemuinya, Anuja mengatakan bahwa Paakhi mendapat banyak tawaran kerja menarik tapi dia mengabaikannya, Anuja tidak ingin Paakhi menjadi sepertinya dan dia meminta bantuan Deepika untuk meyakinkan Paakhi memulai hidup barunya, Deepika pun setuju. Paakhi muncul dan menunjukkan hadiahnya, mereka pun tertawa2.

Lavanya sedang memperbaiki fotonya dan Girish, Girish lalu menemuinya dan berbicara dengan Lavanya.

Tanya terkejut melihat Anshuman mendatanginya, dia pun bertanya. Anshuman mulai berbicara bahwa Pracheen tengah menipunya karena dia sebenarnya sudah menikah, Anshuman berkata bahwa dirinya mengetahuinya dari dokumen istrinya saat di kantor imigrasi. Tanya menjawabnya dan mulai marah karena Anshuman berusaha merusak hubungannya dengan Pracheen, Anshuman berkata bahwa semua ini demi kebaikannya. Anshuman tidak ingin kehidupan Tanya hancur tapi Tanya tidak mempercayai Anshuman dan berkata akan tetap menikah dengan Pracheen dan menyuruh Anshuman berhenti mencampuri kehidupannya.

Lavanya memarahi Anshuman karena masih peduli pada Tanya, Anshuman berusaha memberi Lavanya pengertian bahwa dirinya hanya ingij membantu Tanya karna hidup Tanya sebelumnya hancur karena dirinya. Lavanya terus meluap2 emosi dengan Tanya dan kemudian merasakan sakit pada perutnya. Girish dan Anshuman menenangkannya dan memintanya untuk tidak terlalu stres. Anshuman pun berkata akan melakukan apa yang diucapkannya, Lavanya tersenyum lalu membicarakan ibunya.

Paakhi sedang mengobrol dengan Deepika mengenai anak2 Anuja dan berpikir bagaimana caranya menemukan mereka. Deepika lalu berkata pernah melihat iklan di koran tapi belum dibacanya. Lalu Deepika membuka koran penutup jendela dan membaca iklan Anshuman. Deepika lalu berkata bahwa mereka harus melakukan hal yang sama dengan iklan tersebut. Paakhi memandangi iklan tersebut dan berpikir.

Anuja datang, Paakhi dan Deepika pun langsung merubah topik pembicaraan, mereka lalu mengobrol. Anuja memberitahu  Paakhi mengenai email dari Rohan. Paakhi terkejut dan teringat kemarahan Anshuman saat menyebut nama Rohan.

Anshuman tengah berjalan dan tanpa sadar menabrak seseorang (Nikumb), Anshuman membantunya memunguti barangnya. Lalu Nikumb bertanya alamat pada Anshuman. Anshuman pun kemudian bersedia mengantar Nikumb. Selama dalam perjalanan mereka membahas tentang cinta.

Lavanya dan Girish sedang berkonsultasi dengan dokter. Anshuman sendiri tengah berbicara dengan karyawannya dan memintanya mencari lokasi istri Pracheen. Setelah itu Anshuman membuka catatan kertasnya saat dikantor imigrasi dan memberitahu nomernya pada karyawannya.

Karyawan Anshuman pergi dan Anshuman hendak membuang kertasnya tapi dia mengurungkan niat dan membaca sesuatu dibalik kertas tersebut. Disana ternyata ada robekan mengenai perjanjian kontrak bahwa setelah suami atau istri meninggal maka semua property akan menjadi pemilik yang masih selamat.

Paakhi berdebat dengan Anuja mengenai Rohan. Anuja meminta maaf telah membaca emailnya tapi Anuja meyakinkanya bahwa itu adalah pekerjaan dan gaji yang bagus. Pakhi tetap tidak tertarik karena membenci nama Rohan. Paakhi lalu ke dapur dan kembali teringat kemarahan Anshuman serta ucapan Anuja.

Anshuman menghentikan kendaraannya ditepi jalan, dia tiba2 melihat Savita dan berpikir. Anshuman melihat seorang lelaki menghampiri Savita dan Savita memberinya amplop uang serta menyuruhnya melakukan pekerjaan dengan baik. Setelah itu Savita beranjak pergi ke sebuah rumah. Anshuman semakin curiga.

Tanya sednag merayakan pesta bersama teman2nya. Anshuman memaksa masuk dan penjaga sibuk mencegahnya, Anshuman meminta Tanya mendengarkannya. Tanya menyuruh penjaga membawa  Anshuman, Anshuman terus berbicara dan Tanya menghentikan penjaganya. Anshuman lalu mendekati Tanya dan berbicara dengannya bahwa hidupnya sedang dalam bahaya. Tanya pun mencemoohnya.

Tanya terus mencemooh Anshuman yang berusaha memberitahu tentang Pracheen, Tanya lalu mengatakan agar dia berlutut kalau ingin dirinya pergi bersamanya, Anshuman pun berlutut dihadapan Tanya dan memohon. Tanya pun setuju.

Anshuman pun membawa Tanya ke kediaman Maansingh tapi rumah itu terkunci dan plang nama yang digantung tidak sama dengan yang Anshuman lihat sebelumnya, Anshuman berusaha menjelaskan bahwa dirinya tidak berbohong. Anshuman membuka paksa dan terkejut melihat tidak ada apapun didalam rumah tersebut. Anshuman berusaha menjelaskannya pada Tanya.

Anshuman membawa Tanya keluar dan bertanya pada seseorang yang melintas tapi lelaki tersebut menjawab bahwa rumah tersebut sudah lama tidak berpenghuni, Tanya pun memperingatkan Anshuman untuk menjauhinya lalu beranjak pergi.

Sinopsis Paakhi Episode 50 Tayang Rabu 17 Mei 2017 Hari Ini


Paakhi menatap foto Ayaan dan termenung, Deepika menemuinya dan berbicara dengannya mengenai Anuja. Mereka lalu mulai mencari2 sesuatu di tempat tidur dan lemari Anuja yang sekiranya berhubungan dengan anak2 Anuja. Mereka tidak menemukan apa2, tapi saat duduk di ranjang, Paakhi merasa ada sesuatu dibawahnya dan mengambilnya, ada sebuah kotak dan mereka berusaha membukanya. Mereka lalu melihat sebuah surat disana dan Paakhi membacanya lalu menangis, Deepika bertanya dan Paakhi berkata bahwa mungkin ini surat terkahir Anuja untuk anak2nya.

Anshuman bertemu dengan Pracheen dan mengobrol dengannya mengenai Tanya, Anshuman menceritakan perselingkuhannya dengan Tanya dulu. Anshuman mengajaknya minum dan berusaha membuatnya mabuk.  Pracheen pun tak sadarkan diri, Anshuman berusaha bertanya agar mendapat jawaban dari Pracheen tapi Pracheen sudah terlelap tak sadarkan diri.

Paakhi masih membahas surat Anuja dengan Deepika. Mereka lalu menulis surat untuk anak2 Anuja dan kemudian menuliskan nomer ponsel Paakhi disana, Paakhi juga memasukkan surat Anuja didalam amplop tersebut, ketika hendak membawa keluar, Anuja muncul. Paakhi menyembunyikan surat tersebut di belakang badannya dan beralasan.

Anuja, Paakhi dan Deepika keluar bertiga sambil mengobrol. Paakhi hendak memasukkan suratnya ke kotak pos dan mengatakan bahwa itu surat untuk kakak iparnya tapi Anuja menghentikannya dan bertanya mengenai pekerjaannya. Paakhi kembali menyembunyikan suratnya. Mereka berbicara lalu Paakhi kembali hendak memasukkan suratnya dan Anuja membantunya. Paakhi pun tersenyum.

Paakhi sedang berdoa, Deepika melihat Anuja sedang mengeluarkan kotaknya dari bawah ranjang. Anuja melihat keanehan dan Deepika berusaha mengalihkan perhatiannya dengan mengajaknya melihat puja Paakhi.

Lavanya sedang mengobrol dengan temannya (Mamta), Mamta menceritakan keindahan Switzerland dan menyarankan Lavanya untuk pergi kesana, Lavanya menolak karena Naina masih sangat kecil. Mamta menyuruhnya meninggalkannya dengan pelayan karena dia bukan anaknya tapi anak Girish dengan wanita lain. Lavanya pun menegur Mamta dan membela Naina. Mamta pun berkata, “lihat saja sampai bayimu lahir maka kau akan melihat perbedaannya”. Lavanya kemudian pergi untuk melihat Naina.

Anshuman menemui pengacara dan berbicara dengannya. Dia meminta saran padanya mengenai masalah Tanya dan Anshuman menunjukkan kertas komtrak yang didapatnya, Pengacara pun berkata bahwa hidup Tanya dalam bahaya. Anshuman berata bahwa pernikahan Tanya malam ini dan harus dihentikannya.

Anshuman pun kemudian menelpon Tanya, Pracheen merebut ponselnya dan kemudian Prachen mengatakan pada Tanya bahwa Anshuman menemuinya dan membuatnya mabuk. Prachen menghasut Tanya dan berkata bahwa Anshuman hanya sedang mencoba untuk merusak hubungan mereka. Seorang pelayan mengatakan bahwa Anshuman menemuinya dan Tanya menyuruhnya mengusirnya.

Pelayan keluar dan berbicara dengan sopir untuk mengantar Tanya ke salon, Anshuman bersembunyi dan terkejut melihat sopir tersebut adalah lelaki yang diberi uang oleh Savita tempo hari. Anshuman mengingatnya. Anshuman pun memaksa masuk dan para penjaga berlari menghentikannya. Anshuman berusaha berontak dan memanggil2 Tanya serta mengatakan bahwa dia sedang dalam bahaya. Tanya sendiri mengabaikan dan memilih berbicara dengan Pracheen. Setelah itu Tanya beranjak pergi dan Pracheen merasa senang karena Tanya akan segera lenyap.

Anuja dan Deepika terkejut melihat kondisi kamar yang acak2an, Anuja langsung mencari2 suratnya tali tak diketemukannya, Anuja marah dan berkata akan menyerahkan pelayan rumah pada polisi. Deepika pun mencegahnya dan berkata bahwa kini dia tidak akan menemukan suratnya lagi, Deepika meminta maaf pada Anuja, Anuja lalu menanyakan keberadaan Paakhi..

Paakhi tengah memandu wisata, Anuja lalu datang menemuinya dan bertanya mengenai suratnya, Paakhi berusaha menjelaskan bahwa suratnya telah dikirim dan Anuja menamparnya dihadapan banyak orang. Paakhi lalu meminta waktu 5 menit pada wisatawannya untuk berbicara dengan Anuja, para wisatawanpun bubar. Paakhi berkata pada Anuja bahwa dirinya melakukan semua ini untuk kebahagiaannya. Anuja menjawab bahwa dia tidak sadar dengan apa yang sudah dia lakukan, “siapa kau berani menyentuh suratku”, Paakhi berkata bahwa dirinya memahami rasa sakitnya. Anuja marah dan menyuruh Paakhi menjauh darinya. Anuja juga berkata tidak akan memaafkan Paakhi, dia lalu beranjak pergi dan Paakhi hanya bisa memandanginya.

Paakhi mendatangi Anuja dan berbicara dengannya mengenai cinta dan rasa sakit. Sementara itu Anshuman menunggu Tanya, Tanya muncul dan Anshuman langsung menghampirinya dan kembali memberikan penjelasan bahwa Pracheen akan melenyapkannya tapi Tanya tetap tidak mempercayainya dan beranjak pergi.

Lavanya sedang senam hamil dan terkejut saat Naina menendang bola dan mengenai perutnya, Lavanya memarahi Naina dan Naina pun menangis, pelayan menggendong Naina dan menenangkannya. Lavanya pun merasa sedih karena tidak bermaksud memearahi Naina, Mamta datang dan kembali meracuninya untuk melawan Naina, Mamta berkata bahwa rasa untuk anak adopsi dan anak kandung akan berbeda nantinya. Lavanya menyuruhnya diam dan beranjak pergi.

Tanya dalam perjalanan bersama sopir suruhan Savita. Tanya terus teringat ucapan Anshuman. Sopir lalu menghentikan mobil dan mengatakan sesuatu lalu beranjak turun dan menelpon Pracheen. Pracheen pun merasa senang rencananya akan berhasil.

Tanya mulai menunggu dan menghirup asap yang mulai muncul dari dalam mobil. Tanya berusaha keluar tapi semua pintu terkunci. Tanya mencoba menelpon sopir tapi tidak terhubung. Tanya pun berusaha meminta tolong, Anshuman yang ternyata berada di bagasi mencoba membuka bagasi dan masuk ke dalam mobil, mereka berusaha keluar dari dalam mobil.

Paakhi sendiri terkejut diya nya untuk Anshuman dan Ayaan mulai redup, Paakhi berusaha melindungi dengan menutup dengan kedua tangannya dan Paakhi berdoa untuk Anshuman serta Ayaan. Anshuman tengah berusaha keluar dari dalam mobil sedangkan Tanya sudah merasa lemas kurang udara dan pingsan.  Paakhi terus berdoa dan kemudian Anshuman berhasil membuka pintu mobil dan membantu Tanya keluar dari dalam mobil. Anshuman langsung menelpon ambulance.


Anuja membawa Paakhi ke sebuah tempat untuk melihat matahari terbenam dan berbicara dengannya.


By : aRin