Thursday, 24 August 2017

Sinopsis Nakusha Episode 47 Tayang Jumat 25 Agustus 2017

Sinopsis Nakusha Episode 47 Sinopsis Nakusha Sebelumnya Kala lalu berbicara dengan Sudarshan dan membuat Sudarshan terkejut karena Kala menyuruh Sudarshan yang melakukan tugasnya. Kala mengembalikan remote pada Sudarshan dan Sudarshan menerimanya lalu beranjak pergi untuk mengikuti Dutta dan Baji.

Kala menelpon Chaskar dan berbicara dengannya mengenai beberapa rencana mereka, Chaskar berkata akan melakukan pekerjaannya.

Sinopsis Nakusha Episode 47 Hari Ini
Sinopsis Nakusha Episode 47 Hari Ini

Dutta dalam perjalanan bersama Baji, dan Dutta mengingat Nakku. Sudarshan mengikuti mobil Dutta. Sementara Kala tengah menatap layar laptopnya dan bermain game seraya berkomunikasi dengan Sudarsahan melalui telepon.

Baji berbicara pada Dutta. Sementara Kala berbicara ditelepon dengan Sudarshan. Sementara Nakku tengah menyiapkan puja dan Sahib berbicara dengannya. Seema sendiri juga tengah melakukan puja dan teringat Dutta. Nakku lalu melakukan puja bersama Sahib. Sinopsis


Dutta berbicara pada Baji dan Baji menelpon seseorang tapi tidak terhubung. Sudarshan hendak memencet remote peledak tapi mobil Dutta berhenti didepannya karena ada arak2an, Sudarshan spontan melempar remotenya dan mobilnya berhenti disebelah mobil Dutta, Baji pun menyuruhnya pulang dan Kala mendengar suara Baji dari ujung telepon.

Dutta melanjutkan perjalanan dan Kala menyuruh Sudarshan memencet remote peledaknya. Sudarshan dengan penuh dendam melakukannya tapi mobil Dutta tidak juga meledak. Sudarshan pun menjadi bingung dan terus menerus memencetnya. Sementara Nakku dan Seema sama2 masih melakukan puja. Sinopsis Nakusha Episode 47

Sudarshan merasa kesal dan saat akan pergi Sudarshan melihat peledaknya ada dijalanan sebelah Sudarshan dan dalam keadaan rusak, Sudarshan mengingat apa yang terjadi dan memberitau Kala yang terkejut mendengarnya. Kala pun mendamprat Sudarshan.

Chaskar dan anak buahnya tengah menunggu,Chaskar sendiri tengah berbicara dengan Kala melalui telepon. Setelah itu Chaskar menyuruh anak buahnya beraksi.

Dutta melihat jalan dihadapannya tertutup lalu baik Dutta maupun Baji melihat seseorang menutup jalan dibelakang mereka juga dan kemudian muncul beberapa orang didepan dan belakang mobil mereka dengan membawa alat2 persenjataan.

Dutta lalu menjalankan mobilnya dan menerobos kerumunan orang2 tersebut yang kemudian dengan kalap menembaki mobil Dutta tapi tidak berhasil, orang2 itu menelpon Chaskar.

Anak buah Chaskar yang lain bergerak mengikuti mobil Dutta. Baji menyiapkan senjatanya dan menembaki mereka. Baji juga menyempatkan menelpon Kale agar mengirim beberapa pengawal dengan segera. Dutta pun kemudian tertembak dilengannya, Baji kemudian bersitegang dengan Dutta karena Dutta menyuruh Baji keluar mobil tapi Baji menolak karena tidak ingin meninggalkan Dutta sendirian, Dutta pun mendorong Baji keluar dari dalam mobilnya, meski kepala terantuk batu tapi Baji berusaha berdiri dan berteriak memanggil nama Dutta.

Dutta meneruskan perjalanan sendiri sambil dikepung oleh anak buah Chaskar. Mobil Dutta pun pada akhirnya masuk ke dalam jurang. Chaskar melihat kondisi mobil Dutta yang hancur dan Chaskar yakin Dutta pasti telah tewas, Chaskar lalu menembakkan senjatanya ke tanah dan dengan cepat api menjalar ke mobil Dutta dan meledak, seketika diya di piring pemujaan Nakku padam, Sahib dan Nakku terkejut melihatnya. Chaskar lalu merekam peledakan mobil tersebut.

Sinopsis Nakusha Episode 47 Sahib menenangkan Nakku dan Nakku kembali menghidupkan diyanya. Kala sendiri menerima telepon dari Chaskar yang tertawa puas atas kemenangan mereka karena berhasil melenyapkan Dutta.

Sinopsis Nakusha Episode 47


Sahib kembali berbicara dengan Nakku, Nakku kemudian beranjak pergi dan Kala menghadangnya lalu pura2 berbicara manis tapi menyindir pada Nakku, Kala lalu melakukan aarti dari nampan Nakku. Sahib mengomentari mereka lalu beranjak  pergi. Kala pun tersenyum puas. Sinopsis

Baji menuju jurang tempat mobil Dutta terbakar dan terkejut lalu Baji pun menangis mengingat Duttadan bergumam mengapa dia meninggalkannya seperti ini dan apa yang akan di katakannya pada Nakku dan Sahib, sementara Nakku masuk kekamar Dutta dan memperhatikan sekeliling kamar sambil mengingat Dutta, angin bertiup agak kencang dan Nakku melindungi diyanya lalu Nakku menghampiri foto Dutta dan memberikan titik hitam pada foto tersebut, angin kembali berhembus dan foto Dutta terjatuh, Nakkupun terkejut melihatnya. Nakku juga terperanjat karena diyanya kembali padam.

Sudarshan menuju tepi jurang dan melihat Baji di bawah lalu Sudarshan mengarahkan senjatanya pada Baji tapi kemudian Kala menelponnya dan mengatakan agar dia membawa Baji kembali agar dia bisa menyampaikan berita kematian Dutta. Sudarshan urung menembak Baji lalu Sudarshan pura2 berteriak memanggil Dutta.

Sahib mendapat telepon dari seseorang yang memberitau bahwa putrinya melahirkan bayi lelaki dan akan diberi nama Dutta, Sahib ikut senang mendengarnya, Baji dan Sudarshan datang dan setelah menutup telepon mereka menghampiri Sahib. Baji menangis dan Sahib bertanya padanya serta mencari Dutta. Seluruh anggota keluarga kemudian berkumpul karena mendengar Sahib yang berteriak pada Baji. Baji pun kemudian teringat yang terjadi lantas mengatakan pada Sahib bahwa mobil Dutta hangus terbakar. Seluruh anggota keluarga terkejut tentunya beberapa diantaranya terkejut dengan pura2. Kala lalu pura2 berteriak pada Baji. Baji menjelaskannya, Sahib kemudian teringat pertemuannya dengan Dutta pagi tadi. Nakku muncul dan bertanya pada Baji serta Sahib.

Kala pura2 bersimpati dan mengatakan apa yang terjadi dengan Dutta, Nakku bersikeras bertanya pada Baji dan meneriakinya. Baji hanya mengangguk membenarkan ucapan Kala, piring persembahan yang dibawa Nakku pun terjatuh dan Nakku berteriak2, Sahib kemudian jatuh pingsan. Nakku pun berlari menuju kuil dalam rumah dan bertanya pada sang Dewa sambil menangis, Kala melihatnya dari balkon dan tersenyum.

Sudarshan berpesta bersama Kala sambil membicarakan kematian Dutta. Kala meminta Sudarshan untuk tidak terlalu memperlihatkan kegembiraannya atau orang2 akan curiga. Sudarshan lalu bertanya apa yang akan dilakukan terhadap Chaskar.

Chaskar kemudian menelpon Kala dan berbicara dengannya, Kala lalu memberi beberapa saran pada Chaskar. Usai menutup telepon Kala kembali berbicara dengan Sudarshan.

Pagi harinya Nakku yang tertidur di kuilpun terbangun dan di tangan Nakku terdapat bunga sang Dewa, Nakku menatap Dewa nya dan mengatakan bahwa dirinya tau jika dia tidak akan pernah mengkhianatinya.

Sinopsis Nakusha Episode 47 Antv
Sinopsis Nakusha Episode 47 Antv

Sahib memetik sayuran di meja makan seperti biasa, Kala dan yang lain memperhatikannya, Roops lalu berbicara dengannya bertanya apa yang sedang dilakukannya,Sahib menjawab jika dirinya akan memasak untuk Dutta. Nakku muncul dan berbicara dengan Sahib mencoba mencegah ucapan Kala yang akan mengatakan kembali kebenaran akan kematian Dutta. Kala lalu berkata sesuatu dan beranjak pergi bersama Nakku.

Sinopsis Kala menegur Nakku yang berbohong pada Sahib tentang kematian Dutta, Nakku menjawab dan bertanya apakah mereka melihat jasad Dutta dan apa buktinya kalau Dutta sudah tiada lalu Nakku kembali pada Sahib dan mengatakan bahwa Dutta akan segera kembali. Sahib lalu beranjak pergi.

Polisi menyelidiki di tempat kejadian dan bertanya pada Baji. Sudarshan dengan diam2 mendengarkan. Orang2 berkerumun memberi dukungan untuk Dutta, Baji berjanji pada mereka akan segera menemukan pelakunya dan memberi tau pada Sudarshan agar mencari pelaku ke setiap rumah dan memeriksa semua musuh mereka. Sudarshan pun beranjak pergi bersama para pengawal.

Baji, Sudarshan dan para pengawal menghajar orang2 yang dicurigai. Sudarshan lalu mendapat telepon dari Kala dan Sudarshan berkata bahwa mereka harus melenyapkan Baji juga karena dia berbahaya bagi mereka. Kala juga bercerita mengenai Nakku dan Sahib. Kala berkata membutuhkan bukti bahwa Dutta memang sudah tiada. Sinopsis Nakusha Episode 47

Baji pulang dan Kala bertanya padanya. Sudarshan kemudian juga muncul dan Baji bertanya padanya hasil pencariannya. Baji lalu menyebut nama Chaskar dan bertanya pada Sudarshan dimana Chaskar, Sudarshan dan Kalapun terkejut.

Sudarshan beralasan mengatakan bahwa Chaskar tidak akan becus jika dilibatkan dalam pencarian ini dan pura2 emosi. Baji kemudian mengatakan akan tetap mencari Chaskar dan membuat Sudarshan tergagap. Baji lalu menyuruh pengawal2 mencari Chaskar, pengawal bergerak pergi begitu juga dengan Baji, Sudarshan menceritakan kekhawatirannya pada Kala. Kala mengatakan agar membiarkan saja Chaskar di lenyapkan karena dirinya juga tidak pernah menyebut nama pada Chaskar, Kala berkata saat ini yang di inginkannya adalah jasad Dutta.

 Sinopsis Nakusha Episode 47 Tayang Jumat 25 Agustus  2017


Baji berbicara di telepon dengan seseorang, Nakku mendatanginya dan kemudian berbicara padanya. Roops muncul dan mendengar pembicaraan mereka. Baji bercerita pada Nakku kronologi kejadian waktu itu dan berkata bahwa ini bukanlah kecelakaan melainkan jebakan dari musuhnya.  Nakku lalu mengatakan pada Baji agar membuat laporan kekantor polisi. Baji pun beranjak pergi. Nakku kembali berdoa pada sang Dewa. Sementara Roops bergegas pergi.

Kala berbicara dengan Chaskar melalui telepon menanyakan jasad Dutta. Usai menutup telepon Chaskar berbicara dengan anak buahnya bahwa Kala tengah bermain2 dengannya, Roops sendiri mendatangi Kala dan berbicara dengannya mengenai Baji yang pergi ke kantor polisi, Sudarshan pun menjadi geram. Roops lalu mengatakan pada Kala bahwa dirinya juga yakin kalau Dutta masih hidup. Sudarshan menyahutinya dengan kasar. Roops kembali mengatakan sesuatu dan Kala menyela ucapannya. Kala lalu beranjak pergi dan Sudarshan mengikutinya.

Orang2 berkerumun di gerbang depan, Nakku dan Baji yang akan keluar bertanya pada pengawal didepan,Kala dan Sudarshan memperhatikan mereka.

Pengawal membuka pintu gerbang dan orang2 tadi mengelilingi Baji dan Nakku lalu bertanya tentang penyerang Dutta danmereka bersumpah akan menemukan pelakunya. Salah satu lelaki tua berbicara pada Nakku bahwa akan mendukungnya. Nakku berbicara pada mereka bahwa berkat mereka bersamanya dan Nakku meminta mereka membiarkannya pergi lalu Nakku dan Baji beranjak pergi.

Inspektur berbicara dengan komisaris mengenai jasad Dutta yang menghilang. Sementara Baji dan Nakku telah memasuki kantor polisi, polisi menghentikannya dan bertanya. Tapi Nakku dan Baji menerobos masuk ruang komisaris. Sinopsis

Komisaris menghampiri Nakku dan Baji lantas menegur mereka. Nakku mencoba berbicara dengannya dan memohon dengan melipat tangannya agar membantunya. Baji hendak bersuara tapi Komisaris menghentikannya dan mengatakan sesuatu. Nakku membalas ucapannya. Komisaris pun mengusir mereka, Nakku mengajak Baji keluar ruangan.

Nakku dan Baji pulang, Kala dan Sudarshan menunggu mereka lalu Kala berbicara pada Nakku dengan sengitkarenasudah membuatlaporan kekantor polisi, Baji membalas bahwa mereka memang ke kantorpolisi tapi polisi tidak menulis laporan apapun. Nakku lalu beranjak pergi di ikuti Baji.

Nakku pergi kekamar dan mengingat ucapan Komisaris dan juga Kala. Nakku kemudian memungut foto Dutta yang sempat terjatuh dan menggantungkannya kembali. Nakku mengingat kenangannya bersama Dutta dan menangis. Sinopsis Nakusha Episode 47

Sudarshan berbicara dengan Kala bahwa dirinya ingin menjebak Kala dan melenyapkan Baji, Kala meneriakinya dan berkata bahwa sebelum jasad Dutta ditemukan maka mereka tidak akan menyentuh Nakku. Tapi Sudarshan berkata sudah membayar Chaskar untuk melenyapkan Nakku, Kala terkejut dan menyuruh Sudarshan untuk menghentikan Chaskar karena jika Nakku dilenyapkan maka orang2 pendukung Dutta akan semakin terbakar.

Seorang dokter berjalan masuk ke dalam sebuah rumah dan kemudian pergi kekamar untuk memeriksa lelaki yang tengah terluka, lelaki itu kemudian terbangun dan menyebut nama Nakku. Nakku sendiri tengah tertidur dan terbangun karena merasa mendengar panggilan Dutta.

Lelaki yang terluka tadi ternyata adalah Dutta, dokter menutup kedua mata Dutta dengan perban dan Dutta terus mengerang kesakitan, dokter mengatakan sesuatu pada lelaki yang menjaga Dutta. Dokter lalu mencoba mengeluarkan peluru yang bersarang di lengan Dutta.

Nakku menangis teringat Dutta dan berdoa. Sementara itu seorang lelaki masuk ke dalam kamar dan bertanya pada dokter mengenai keadaan Dutta, Dokter menjelaskannya lalu dokter beranjak pergi.

Baji berbicara dengan pengawal2 Dutta, Nakku menemui Baji dan mengatakan bahwa dirinya mendengar suara Dutta dan Dutta masih hidup. Baji terlihat diam, Nakku kembali berbicara dengannya. Kale kemudian datang dan berbicara pada Baji bahwa pendukung Dutta menyatroni kantor polisi. Kala dan Sudarshan muncul dan mendengarkan mereka. Nakku lalu mengajak Baji pergi.

Orang2 pendukung Dutta berkerumun di kantor polisi meminta pembunuh Dutta ditemukan untuk keadilan Dutta. Polisi mengatakan sesuatu dan orang2 tadi kembali berteriak dan siap bertindak anarkis,  Nakku datang bersama Baji, Kala juga datang bersama Sudarshan, Nakku menatap tajam pada Kala dan Sudarshan.

Sudarshan mencoba menghentikan tindakan anarkis orang2 tapi tidak ada yang mendengarkannya. Orang2 maju ke depan dan menghadapi para polisi, Komisaris memberi peringatan tapi orang2 itu tidak peduli dan tetap berteriak. Komisaris kembali berbicara tapi orang2 itu tidak gentar meski sang Komisaris mulai menghitung mundur. Komisaris terkejut karena orang2 tidak ada yang menyerah. Komisarispun memerintahkan agar menembak tapi kemudian Nakku dan Baji menghalangi kerumunan orang2 tersebut, Nakku lalu berbicara pada Komisaris. Komisaris menyuruh anak buahnya menurunkan senjatanya, Nakku kemudian berbicara dengan orang2 tersebut agar mempercayainya bahwa dirinya pasti bisa membawa Dutta kembali.  Selesai berbicara Nakku beranjak pergi. Orang2 tadi pun menurunkan semua senjatanya, Baji berteriak memanggil Nakku.

Nakku membalikkan badan, orang2 tadi menghampiri Nakku dan berjanji akan ikut mencari Dutta. Kala dan Sudarshan terkejut. Setelah itu orang2 mengelu2kan nama Dutta, Komisaris mendekati Nakku serta berterima kasih pada Nakku dan berjanji akan membantunya. Nakku kemudian berpamitan pada mereka dan mengajak Baji pergi.

Seema pulang kerumah dan menuju sebuah kamar dan terkejut melihat ada seseorang yang terluka disana. Dutta lalu bersuara memanggil ibunya, Seema menatapnya dan terkejut melihat Dutta yang terbaring disana. Seema teringat percakapannya dengan Nakku.

Sinopsis Nakusha Episode 47
Sinopsis Nakusha Episode 47

Sinopsis Nakusha Episode 47 Antv


Nakku, Baji,para pengawal dan pengikut Dutta berdiri di tepi sungai di dekat jurang mobil Dutta terbakar. Baji berbicara pada Nakku. Tapi mereka tetap belum menemukan petunjuk tentang Dutta.

Paman Seema menemui Seema dan berkata jika dirinya menemukan Dutta dan membawanya pulang ke rumah lalu memanggil dokter untuk merawat Dutta. Paman Seema bertanya apakah salah yang dilakukannya, Seema menjawab bahwa dia melakukan hal yang benar dengan menolong hidup seseorang.

Nakku masih berbicara dengan Baji, salah satu pengawal memberikan keterangan. Baji menyuruh mereka bubar kemudian dirinya dan Nakku juga beranjak pergi. Sinopsis

Sudarshan dan Kala pulang ke rumah, Sudarshan berbicara dengan Kala agar melakukan sesuatu atau Nakku akan menang dan mereka akan tertangkap.

Seema duduk didekat Dutta dan mengingat kenangannya bersama Dutta. Seema lalu mengambil harmonika. Dutta sendiri teringat Nakku dan insiden yang terjadi pada dirinya. Dutta kemudian terbangun dan mengejutkan Seema. Dutta berusaha turun dari tempat tidur dan berjalan sempoyongan, Seema pun memapahnya, paman Seema datang dan Dutta kembali pingsan. Paman Seema bertanya pada Seema apa yang terjadi.

Sinopsis Nakusha Episode 47 Roops mencoba menelpon Baji yang tengah dalam perjalanan bersama Nakku dan bertanya tentang Dutta, Kala dan Sudarshan mendengarkan pembicaraan Roops. Roops terkejut melihat Kala yang kemudian merampas ponselnya.

Baji berbicara pada Nakku bahwa sesegera mungkin mereka akan menemukan Dutta dan Baji mengajak Nakku pulang ke rumah.

Kala berbicara pada Roops agar lebih fokus memikirkan Sahib. Chaskar kemudian datang dan mengejutkan Kala serta Sudarshan. Kala menyuruh Sudarshan menemui Chaskar dan Kala membalikkan badan agar Chaskar tidak melihatnya.

Chaskar lalu berbicara dengan Sudarshan. Setelah itu Chaskar hendak menemui saudara2 Dutta untuk meminta maaf dan Sudarshan membuatnya terjatuh. Kala membalikkan badan dan Chaskar terkejut bukan main melihat Kala. Kala memberi kode pada Chaskar agar tutup mulut, Chaskar mengalihkan topik meski terkejut melihat Kala, Leela menjelaskan bahwa dirinya dan Roops serta Kala adalah saudara Dutta. Chaskar kemudian memikirkan sesuatu dan berbicara pada Kala bahwa dirinya pernah melihatnya.

Sinopsis Nakku dan Baji pulang kerumah dan mendengar ucapan Chaskar. Nakku bertanya pada Baji,Baji kemudian mengeluarkan senjatanya dan berteriak memanggil Chaskar. Chaskar,Kala dan Sudarshanpun terkejut. Baji dan Nakku pun berjalan menghampiri Chaskar.


by : aRin