Saturday, 3 March 2018

Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1 Tayang Senin 5 Maret 2018


Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1 Sinopsis Sebelumnya Chandra Nandini dalam perjalanan ke Champa dengan menaiki kereta kuda. Sepanjang perjalanan Chandra terus menatap Nandini dan saat kereta kuda mereka menabrak bebatuan kecil Nandini terpental dan Chandra memeluknya. Nandini melepaskan diri. Chandra mengatakan agar dia berpegangan padanya atau dia akan terjatuh. Nandini pun berpikir apakah dirinya benar2 istri Chandra dan apakah benar Chandra adalah lelaki yang ditunggunya selama ini.

Sinopsis Chandra Nandini
Sinopsis Chandra Nandini

Kartikay tengah berbicara serius dengan Dharma mengenai Bindusara yang tidak bisa menghargai Dharma. Tapi tiba2 sebuah panah melesat dan menerbangkan selendang Dharma . Kartikay mengambil selendang itu dan memakaikannya kembali pada Dharma. Bindusara yang ternyata memanah mendekat dan Kartikay menegur kalau tindakannya bisa melukai Dharma. Bindusara menjawab kalau dirinya hanya sedang berlatih dan anak panahnya akan melesat sesuai keinginannya. Kartikay memberi tanda agar Dharma pergi. Lalu Bindusara menyindir  Kartikay karena begitu peduli pada Dharma. Kartikay membalas kalau Dharma bukan gadis biasa dan dirinya sangat mengenal baik akan Dharma.


Nandini tiba di rumahnya dan ayah Dharma (sebut baba aja yaaa) bertanya mengenai keadaannya dan juga Dharma. Chandra muncul dan baba menyambutnya. Nandini lalu bertanya pada Baba dimana dia menemukannya. Baba mengatakan kalau dia ditemukan didekat sungai dalam keadaan tak sadarkan diri. Nandini lalu bercerita  mengenai ratu Nandini. Chandra kemudian bertanya kapan dia menemukan Prabha. Baba mengambil sebuah peta dan menunjukkan pada Chandra sungai dimana dirinya menemukan Nandini 8/9 tahun yang lalu. Chandra  mengatakan bahwa itu berarti Nandini berada disatu tempat lain dalam rentang waktu 1 tahun. Nandini mencoba mengingat tapi tidak bisa  dan bertanya pada Baba apakah dia menemukannya dengan penampilan seperti seorang ratu. Baba membantah kalau Prabha seorang ratu. Chandra menyuruhnya untuk jujur. Sinopsis



Bindusara mengarahkan panahnya  ke langit2 lalu mengambil kembali anak panahnya. Kartikay bertanya apakah dia ingin menghabisinya. Bindusara  menjawab kalau dirinya tidak akan pernah menyakitinya     lalu memeluknya seraya memikirkan kalau tak lama lagi dia akan menikah dengan Ellis (kilas balik saat Ellis menemui Bindusara dan berbicara dengannya mengenai Kartikay dan janji Helena yang akan mengatur pernikahannya dengan pangeran yang dicintainya). Bindusara lalu mengajak Kartikay pergi.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1

Baba berbicara pada Nandini dan Chandra kalau suami Prabha yang meninggalkan Prabha padanya. Chandra pun membantah dan mengatakan kalau Prabha adalah Nandini karena dia mempunyai semua ciri Nandini. Baba juga membantah dan berkata kalau Prabha mungkin mirip dengan Nandini tapi dia bukan Nandini karena Prabha adalah seorang istri dari lelaki yang jahat.  Nandini bertanya pada Baba mengapa selama ini tidak memberitahunya. Baba menjawab percuma saja dirinya memberitau karena dia pasti akan disiksa lagi oleh suaminya.  Chandra pun bertanya siapa suami Prabha. Baba minta maaf tidak bisa mengatakannya karena sudah berjanji untuk tidak mengungkap yang sebenarnya. Nandini berkata ingin bertemu  keluarganya tapi Baba menjawab kalau keluarganya sudah tidak menginginkannya.  Chandra memaksa Baba mengatakan siapa keluarga Prabha karena sangat penting baginya untuk mengetahuinya tapi Baba tetap menolak dan tidak ingin Prabha kembali pada keluarganya yang membuatnya seperti hidup didalam neraka. Nandini menangis dan beranjak pergi. Chandra mengejarnya. Baba pun berbicara sendiri, “memang benar kau adalah Nandini istri Chandragupta tapi untuk kehidupan kali ini kalian tidak bisa bersama”.

Nandini menyendiri dan Chandra mendatanginya.   Nandini berkata, “Yang Mulia..saat kau memanggilku Nandini aku merasa mungkin aku memang dia dan sekarang aku tau siapa diriku tapi aku tetap tidak bisa mengingatkannya..aku ingin tau apa yang terjadi padaku..aku tidak berdaya..tiap malam aku memegang mangalsutraku dan menatap bulan serta berdoa agar bisa bertemu suamiku tapi bodohnya aku karena bahkan dia tidak mencintaiku..kau akhirnya tau kalau aku bukan Nandini tapi hidupku masih saja menjadi rahasia dan aku merasa sendiri”. Chandra berkata kalau dia tidak sendiri karena dia masih memiliki Dharma dan Chandra memintanya kembali ke Magadha demi Dharma dan Chandra berjanji kalau dia masih bisa menutupi wajahnya dan tidak akan ada seorangpun yang akan mempertanyakannya.  Nandini kembali bertanya siapa dirinya sebenarnya. Chandra memberikan tangannya pada Nandini dan memintanya menjalani semua ini dulu. Nandini menggenggamnya. Lalu Nandini berjalan pergi. Chandra pun dengan sedih mengatakan kalau dia adalah Nandini nya meski dirinya tidak bisa membuktikannya tapi air mata yang menetes dari matanya yang membuatnya juga terluka adalah sebuah tanda kalau dia adalah Nandini. Chandra teringat kenangannya dengan Nandini dan tersenyum.

Sinopsis Chandra Nandini
Sinopsis Chandra Nandini

Chandra dan Nandini berjalan bersama lalu mereka kembali ke Magadha. Sesampainya di Magadha Chandra kembali memandangi lukisan Nandini di kamarnya. Helena masuk ke kamarnya dan bertanya darimana saja dia. Chandra menjawab kalau dirinya keluar bersama Nandini untuk beberapa pekerjaan. Helena tertawa dan mengatakan agar dia berhenti membodohi diri sendiri. Chandra tertawa balik dan mengatakan, “aku sudah membodohi diriku sendiri ketika aku menikahimu”,  lalu Chandra beranjak pergi. Helena pun emosi mengatakan meski Nandini sudah lama pergi tapi dia masih juga berada dalam pikiran Chandra. Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1

Nandini berjalan di koridor sambil mengingat ucapan Baba dan berpikir betapa kejam suaminya. Dharma melihatnya dan menghampirinya lalu membawanya ke sudut dan menutupi wajahnya. Dharma lalu bertanya apa yang terjadi. Nandini menceritakan semuanya. Helena melintas dan mendengar percakapan mereka. Helena berpikir  kalau Prabha adalah Nandini dan Chandra tengah berusaha menyembunyikannya lalu Helena menghadang mereka berdua dan mengatakan pada Prabha agar menunjukkan wajahnya. Dharma mencoba menyela tapi Helena membentaknya lalu hendak membuka penutup wajah Nandini tapi Bindusara datang mencegahnya dan Helena bertanya. Bindusara berkata kalau wajah Prabha telah terbakar separuh dan Bindusara bertanya apakah dia masih ingin melihatnya lalu Bindusara  membuka penutup wajah Nandini tanpa melihatnya.  Helena sendiri sebelum sempat melihat wajah Nandini sudah memalingkan wajah terlebih dahulu karena tidak mau melihat wajah yang setengah terbakar itu. Helena mengatakan tidak ingin melihatnya dan beranjak pergi. Dharma dengan segera menutup wajah Nandini. Nandini lalu menangkupkan tangan  dan berkata, “terimakasih Pangeran..”. Bindusara memegang tangan Nandini dan meminta maaf juga atas sikap Helena lalu sambil menatap sinis pada Dharma mengatakan kalau dia memanggilnya Pangeran sementara disisi lain putrinya ingin gelar pangeran itu di copot darinya. Lalu  Bindusara mengambil berkat Nandini dan beranjak pergi.

Dharma tengah menghias mehendi di tangan Charumitra. Charumitra mengatakan agar dia menghiasnya dengan benar. Chitralekha lalu menggoda Charumitra. Tilottama datang dan berbicara pada Dharma agar menghias tangannya setelah mehendi Charumitra selesai.

Dharma hendak pergi karena pekerjaannya sudah selesai tapi Charumitra melarang dan mengatakan kalau dia belum melukis inisial nama calon suaminya karena itu bisa menambah rasa cinta diantara para pasangan. Ellis diam2 memandangi Kartikay dan berpikir untuk menulis inisial nama Kartikay di mehendinya . Chitralekha juga memandangi Bhadraketu dan memikirkan hal yang sama dengan Ellis. Dharma hendak melukis lagi di tangan Charumitra tapi seorang pelayan menabraknya hingga tangan Dharma dan Charumitra saling bersentuhan yang membuat mehendi Charumitra rusak dan membekas di telapak tangan Dharma. Pelayan tadi meminta maaf. Charumitra melihat mehendi Dharma dan berkata dengan sinis bahwa itu tidak berarti kalau dia juga akan menjadi Ratu Magadha. Dharma hendak pergi tapi Charumitra menyuruhnya memperbaiki mehendinya.

Chandra berbicara dengan Chanakya mengenai Nandini dan mengeluh karena tidak bisa membuktikannya tapi keyakinannya kuat mengatakan kalau Prabha  adalah Nandini. Chanakya berkomentar kalau Baba mungkin benar jika Prabha bukanlah Nandini. Chandra menyangkal karena dirinya tidak mungkin salah dan Chandra berpikir kalau ada konspirasi besar di balik semua itu. Chanakya pun berkata akan mencari tau sendiri. Chandra melarang karena akan ada pernikahan Bindusara tapi Chanakya meminta Chandra yang menemani Bindusara dan dirinya akan pergi mencari solusi untuk permasalahan Chandra. Chandra pun berterimakasih dan bertanya bagaimana dia akan mencari tau mengenai Nandini. Chanakya meminta Chandra tidak khawatir karena dirinya akan mendapat semua informasi tersebut.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1 Tayang Senin 5 Maret 2018


Sinopsis Justin dan Kartikay tengah mengintai para gadis dia ruang mehendi dari kejauhan. Bhadraketu memergoki mereka dan bertanya apa yang mereka lalukan. Kartikay menjawab kalau dalam tradisi Champa para lelaki juga memakai mehendi dan mereka harusnya juga ikut masuk.  Bhadraketu melarang karena itu acara untuk para wanita.   

Chandra masuk ke ruangan mehendi. Justin dan Kartikay mengatakan pada Bhadraketu  kalau para orangtua juga ada disana jadi mereka juga bisa masuk.  Bhadraketu melihat Chitralekha dan berkata kalau mereka akan masuk ke sana. Lalu mereka bertiga berjalan mendekat. Kartikay melihat Dharma dan berpikir bahwa tak lama lagi namanya akan menghiasi mehendi tangan Dharma. Ellis melihat Kartikay dan memandanginya.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 62 Part 1 Bhadraketu dan yang lain tiba didekat Chitralekha duduk. Chitralekha tidak melihat mereka dan menyuruh pelayan menulis inisial nama Bhadraketu di mehendinya. Sang pelayan tidak mendengar dan Chitralekha mengucap nama Bhadraketu dengan keras hingga Bhadraketu mendengarnya dan tersenyum. Chitralekha melihat Bhadraketu dan tertunduk malu. Sementara Justin melihat para gadis  putri kerajaan disana dan bergumam kalau salah satu dari mereka pasti menulis inisial namanya dalam mehendinya.

Salah satu putri kerajaan berdiri dan hendak berjalan pergi. Justin menghadangnya dan berkata kalau dia pasti menyukainya karena dia menulis simbol Yunani dalam mehendinya. Sang putri menyahut kalau itu hanyalah desain mehendi dan beranjak pergi. Justin dan yang lain mendatangi Moora dan meminta berkat. Ibu Charumitra lalu mengatakan sesuatu dan memanggil pelayan agar memanggil Bindusara.







by : aRin