Wednesday, 13 March 2019

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 10 Tayang Rabu 20 Maret 2019

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 10 Sinopsis Sebelumnya Anarkali berdiri di sungai Yamuna dan Salim menatapnya. Sementara itu Rukaiya menegur pelayannya dan meminta mereka untuk mendapatkan informasi tentang Anarkali. Mahabat datang ke Salim dan mengatakan dia telah menghukum Anarkali. Salim mengatakan sangat membenci Anarkali lagipula dia juga hanya seorang pelayan.

Sinopsis SALIM ANARKALI
Sinopsis SALIM ANARKALI

Salim minum lebih banyak dan mengingat Anarkali lalu berkata ingin melupakannya. Mahabat berpikir Anarkali tidak melakukan hal yang benar untuk menolak cinta Salim. Anarkali berdiri dalam hujan. Salim mengatakan dirinya telah meninggalkan istana dengan kesedihan dan ketika  kembali dirinya mendapat kesedihan dan Salim berkata ingin melupakan ini. Daniyal dan Murad datang lalu Daniyal mengatakan pada Salim hanya satu hal yang dapat membantu nya.

Sinopsis SALIM ANARKALI  Episode 10

Jhillan merasa gelisah karena Anarkali. Husna mengatakan tidak menemukan Anarkali di mana pun. Jhillan mencarinya di mana-mana. Sementara Daniyal mengatakan bahwa Abu Fazal bisa menyusahkan mereka jika dia tahu ini. Mahabat mengatakan hal ini tidak benar dan Mahabat memintanya menjauh dari hal itu. Salim mengatakan dirinya seorang pangeran dan akan mendapatkan apa yang di inginkan, Salim mengingatkan Mahabat untuk tidak lupa bahwa dia juga seorang pelayan.

Baca : Daftar Lengkap Sinopsis SALIM ANARKALI

Salim pergi dengan Daniyal. Daniyal memberinya obat-obatan. Salim mengatakan dirinya tidak takut pada pelayan. Anarkali sendiri masih berdiri di sungai dan Salim berpikir tentang Anarkali.

Anarkali berpikir dirinya tidak bisa hidup dengan cinta Salim tetapi dirinya bisa mati dan Anarkali berkata akan mengambil nama Salim untuk yang terakhir kalinya. Lalu Anarkali berdoa untuk Salim.

Salim berbicara sendiri mengatakan Anarkali adalah yang paling memabukkan baginya dan bagaimana akan membencinya karena dirinya sangat mencintainya. Sementara itu Anarkali akan tenggelam. Salim bergumam mengatakan telah memerintahkan Anarkali untuk berdiri di perairan saat hujan turun sangat deras.

Salim bergegas kembali ke Yamuna dan dia melihat Anarkali tenggelam. Salim pun berteriak padanya dan dia melompat ke sungai  berenang pada Anarkali lalu mengeluarkan Anarkali ke permukaan. Salim meminta Anarkali untuk bangun dan membuka mata. Salim menjadi khawatir untuknya dan mengatakan tidak ada yang bisa terjadi padanya. Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 10

Anarkali sadar dan mengatakan pada Salim bahwa jika ada yang melihat mereka bersama maka dia akan dihina. Salim marah padanya dan mengatakan pada Anarkali bahwa dia siap untuk memberikan kehidupan tetapi tidak mengakui cintanya. Salim berkata tidak bisa menjauh darinya dan tidak ingin memaksanya. Anarkali meminta Salim untuk pergi dan Salim beranjak pergi.

Jhillan dan Husna datang. Anarkali pun membuat alasan dan Jhillan membawanya pulang. Salim sendiri berpikir Anarkali bisa mati karena kegilaannya dan Salim tidak mau karena Anarkali adalah cintanya.

Jodha bertanya di mana Salim. Pembantu mengatakan dia belum kembali. Jodha bertanya ke mana dia pergi. Hamida muncul bertanya ada apa. Jodha mengatakan Salim tidak ada di istana dan dia telah meninggalkan pedangnya, Jodha merasa takut. Hamida mengatakan untuk tidak khawatir karena Salim akan segera datang.

Anarkali sendiri merasa khawatir dan berdoa untuk Salim lalu Anarkali mencari Salim dan bertanya-tanya ke mana dia pergi, Anarkali berpikir apakah Salim pergi ke labirin. Sementara Salim ada di suatu tempat yang jauh.

Salim duduk tertekan dan minum. Seekor ular datang ke sana. Anarkali berjalan keluar istana dan tiba pada Salim ketika ular itu hendak menggigitnya. Anarkali datang di tengah-tengah dan digigit ular. Salim melihatnya dan terkejut. Salim mengatakan tidak ada yang bisa terjadi pada Anarkali dan Salim langsung menghisap racun ular dan meludah. Salim mengatakan sangat mencintainya tapi Anarkali tidak mendengarkannya. Salim memintanya untuk membuka mata dan Salim berjanji tidak akan membiarkan apa pun terjadi padanya.

Salim mengangkatnya dan membawanya ke istana. Salim mengatakan seekor ular telah menggigitnya. Jhillan terkejut dan memintanya untuk memanggil seseorang. Jhillan meminta maaf mengatakan Anarkali adalah pelayan dan dia akan difitnah karena dia adalah pangeran, Jhillan meminta Salim untuk segera pergi tapi Salim mengatakan tidak akan pernah membiarkan Anarkali menundukkan kepalanya dan meminta Jhillan untuk tidak menjadikannya Tuhan. Jhillan pun menangis.

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 10 Tayang Rabu 20 Maret 2019


Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 10 Hamida datang ke sana dan melihat Salim. Dia mengatakan bahwa Moghal hidup dan mati untuk kebanggaan mereka tapi dirinya menyesal Salim menganggap hidup seorang pelayan lebih penting daripada kebanggaan istana. Hamida memintanya untuk menjauh dari orang miskin. Hamida mengatakan jika matahari mendekati tanah maka matahari tetap tidak terluka tetapi tanah terbakar.

Rukaiya muncul mengatakan Anarkali juga telah menyelamatkan hidup Salim, Salim juga terpesona oleh kecantikannya, semua orang berbicara tentang persahabatan mereka akhir-akhir ini. Hamida menyuruh Salim pergi. Hamida marah pada Rukaiya karena mengejeknya dan Hamida ganti mengejek Rukaiya karena tidak memberikan anak kepada mereka. Hamidq mengatakan pada Rukaiya bahwa dia diberikan banyak rasa hormat di istana ini jadi akan lebih baik untuk menjaga lidah. Hamida meminta pelayan untuk memanggil Anarkali.

Jodha bertanya pada Salim mengapa dia pergi ke labirin yang merupqkan tempat berbahay. Salim mengatakan Anarkali menyelamatkannya dan ular telah menggigitnya tapi sekarang Anarkali telah keluar dari bahaya dan dirinya juga baik-baik saja.

Pelayan mendapat pesan untuk Anarkali. Jhillan mengatakan bagaimana Anarkali bisa pergi dari negara ini tapi Anarkali mengangguk. Jhillan bertanya bagaimana dia akan pergi dalam kondisi ini. Anarkali pergi menemui Hamida dan menyapanya. Hamida pun menghina Anarkali.

Anarkali bertanya apa yang telah dirinya lakukan. Hamida mengatakan Salim mempertaruhkan nyawanya karena dia, Hamida mengatakan Salim adalah orang India yang akan menjadi raja dan dia telah membiarkan Salim mempertaruhkan nyawanya. Anarkali mengatakan dirinya akan memberikan hidupnya sebelum sesuatu terjadi padanya. Hamida berkata bahwa akan lebih baik jika dia meninggal. Anarkali meminta maaf dan menerima hukuman apa pun. Hamida mengatakan pada Anarkali bahwa dia tidak memiliki nilai dan akan pergi jauh dari Salim. Anarkali berjanji dan pergi. Anarkali melihat singgasana raja dan mengingat insiden Salim kecil. Anarkali mendapat ide untuk menanggung hukuman dan bergegas pergi.







by : aRin