Friday, 15 March 2019

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 14 Tayang Minggu 24 Maret 2019

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 14 Sinopsis Sebelumnya Mahabat mengatakan pada Akbar bahwa Salim tidak ada di sana. Akbar pun mencari Salim di pasar.  Sementara Salim tengah mencium Anarkali dan kemudian Anarkali melarikan diri.

Sinopsis SALIM ANARKALI
Sinopsis SALIM ANARKALI

Salim membantu seorang pria lalu dia mendatangi Akbar dan mengatakan maaf,  Akbar mengatakan telah menangkap perampok. Salim meminta maaf lagi karena sedang pergi saat itu. Akbar mengatakan tidak apa-apa lalu mengajaknya pergi. Sementara itu Hamida mengatakan bahwa sudah saatnya mereka harus mengumumkan penobatan Salim. Maulvi memberinya waktu yang baik dan Hamida tersenyum.

Baca : Daftar Lengkap Sinopsis SALIM ANARKALI

Anarkali memikirkan Salim dan tersenyum. Lalu Anarkali mendatangi Jhillan. Jhillan menunjukkan padanya perhiasan itu. Anarkali bertanya dan Jhillan mengatakan itu milik dia dan Jhillan menambahkan pernikahannya akan terjadi dalam 3 hari ke depan. Jhillan memberitahu Anarkali bahwa dirinya mendapat lamaran yang baik untuk dia dan menerimanya. Anarkali menolak menikah. Jhillan mengatakan pernikahannya terjadi apapun yang terjadi.

Sinopsis SALIM ANARKALI  Episode 14

Anarkali bersikeras menolak tidak ingin menikah dan  kemudian meminta  waktu untuk berpikir. Jhillan pun beranjak pergi dan Anarkali menangis .

Akbar memberi tahu semua orang bahwa dirinya sedang menonton masa depannya dan Akbar mengatakan saatnya Salim dimahkotai sebagai raja. Salim dan semua orang terkejut. Jodha tersenyum dan Akbar mengatakan mereka punya hari baik untuk hal yang baik ini. Mahabat mengucap selamat dan Salim tersenyum. Akbar meminta Abu Fazal untuk mengelola semua persiapan.

Rukaiya mengatakan pada Khanam pedang ini telah jatuh di kepalanya hari ini tapi Khanam mengatakan ini kebetulan. Rukaiya membantah mengatakan bahwa Hamida telah membuat Akbar melakukan ini, Rukaiya berkata bahwa kisah cinta Salim dan Anarkali bukanlah hal yang besar karena Daniyal juga merupakan putra pelayan. Khanam mengatakan Salim dan Anarkali masih pergi. Rukaiya mengatakan dirinya harus membunuh Salim malam ini juga. Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 14

Anarkali memikirkan kata-kata Jhillan. Husna mengatakan sangat senang  Salim dinobatkan sebagai raja,  Anarkali mencuci pakaian dan menangis sambil memberi tahu Husna tentang pernikahannya. Husna khawatir dan bertanya mengapa dia tidak mencoba menjelaskannya. Anarkali mengatakan telah mencoba yang terbaik tapi pelayan tidak berhak untuk bermimpi. Husna memintanya untuk tidak khawatir karena jika cinta itu benar maka akan ada beberapa cara.

Abu  Fazal mengambil mahkota dan memerintahkan penjaga untuk melindunginya di malam hari lalu dia beranjak pergi sementara diam-diam seseorang memperhatikannya.

Anarkali sedih lalu tiba-tiba Salim datang ke sana dengan menyamar. Anarkali bertanya apa yang dia lakukan di sini. Salim menjawab ingin menyelesaikan kisah cinta mereka. Anarkali memintanya untuk pergi tapi kemudian mereka bersembunyi ketika seseorang datang. Salim tersenyum dan Anarkali bersikeras memintanya untuk pergi.

Salim mengatakan dirinya ingin mendekat dan dia ingin pergi. Anarkali memintanya pergi  demi dirinya. Salim mengatakan ingin bertemu dengannya tapi Anarkali berkata akan menemuinya besok dalam pesta penobatannya.

Salim mengatakan dia tidak akan datang ke sana karena ketika dirinya akan dimahkotai dan aka berada di sana sebagai pelayan  itu adalah penghinaan cintanya. Salim memintanya berjanji bahwa dia tidak akan datang. Anarkali berjanji  tidak akan datang. Salim mengatakan dia harus memenuhi ritual cinta dan dirinya  akan pergi. Anarkali memintanya untuk pergi. Salim meminta ciuman. Anarkali mencium pipinya. Salim kemudian bergegas pergi. Anarkali pun berdoa agar Tuhan menunjukkan caranya.

Khanam berpikir bagaimana cara membuat pingsan para penjaga dan kemudian menambahkan sesuatu di mahkota Salim. Khanam berpikir bahwa tidak ada yang bisa menyelamatkan Salim sekarang.

Anarkali sendiri masih berdoa kepada Tuhan lalu menghitung semua kesedihan dalam hidupnya. Dia berdoa untuk kebahagiaan dan umur panjang Salim. Sementara Abu Fazal mengambil mahkota untuk Salim.

Husna meminta Anarkali untuk datang demi Salim tapi Anarkali mengingat kata-kata Salim. Husna menggodanya lalu membawanya. Anarkali melihat mahkota dan merasa iri pada mahkota karena mahkota akan paling dekat dengan Salim.

Mahabat yang membawa mahkota tersenyum melihat Husna tapi kemudian dia tersandung. Anarkali menyelamatkan mahkota agar tidak jatuh dan Mahabat menyimpannya kembali lalu  mengucapkan terima kasih pada Anarkali dan bergegas. Anarkali merasakan sengatan saat memegang mahkota tadi dan bertanya2. Abu Fazal membawa mahkota ke Akbar dan Salim.

Jhillan menghentikan Anarkali dan memintanya  memberikan balasan tapi Jhillan terkejut melihat tangan Anarkali berubah ungu dan bertanya apa yang terjadi. Anarkali mengatakan sepertinya ada efek racun dan  ingat telah memegang mahkota. Anarkali berpikir bahwa berarti mahkota Salim mengandung racun. Jhillan meminta Anarkali untuk ikut dengannya ke Vaid tapi Anarkali mengatakan hidup Salim dalam bahaya dan dia berlari pergi.

Akbar merasa bangga dan mengatakan Salim akan menjadi Raja. Dia memberi tanggung jawab banyak kepada Salim. Salim mengambil berkah dan Pandit melakukan tilaknya. Anarkali berlari mendatangi Mahabat dan mengatakan mahkota memiliki racun di dalamnya dan apa pun bisa terjadi pada Salim, Anarkali memintanya untuk pergi dan menghentikan mereka.

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 14 Tayang Minggu 24 Maret 2019


Mahabat bertanya apa yang dia katakan. Anarkali menunjukkan tangannya yang membiru dan merah lalu mengatakan racun menyebar banyak di tubuh nya. Salim sendiri tengah menatapnya. Anarkali meminta Mahabat untuk bergegas dan menghentikan mereka. Mahabat berlari untuk memberi tahu Abu Fazal.

Sinopsis SALIM ANARKALI Episode 14 Akbar pergi untuk mengambil mahkota tapi Abu Fazal meminta maaf dan menarik mahkota kembali. Anarkali pun merasa lega. Akbar bertanya  perilaku buruk apa ini. Abu Fazal meminta maaf dan berkata mahkota ini mengandung racun. Mereka semua terkejut dan Rukaiya berpikir bagaimana Abu  Fazal mengetahui hal ini.

Akbar meminta Salim untuk ikut bersamanya. Dia membuat Salim memakai mahkotanya yang lain. Semuanya tersenyum. Akbar mengatakan pada Salim bahwa dia harus memakai mahkota ini dan suatutakan Salim sebagai raja. Rukaiya pun marah sementara Anarkali dan semua orang tersenyum.

Akbar meminta Abu Fazal untuk memeriksa apa yang ada di dalam mahkota tadi. Abu Fazal memeriksa mahkota dan menemukan kalajengking. Semua orang pun kaget. Akbar mengatakan rencana jahat telah mencapai mahkota dan menyuruh untuk mencari pelakunya. Jodha khawatir dan berdoa untuk Salim.

Anarkali melihat Salim. Salim berpikir Anarkali ada di sini dan beranjak pergi. Hamida mengucap terima kasih pada Tuhan,  Akbar menegur Abu Fazal karena tidak melakukan tugas dengan baik. Hamida mengatakan rencana ini adalah dari beberapa orang dalam karena tidak mungkin orang luar bisa dengan mudah memegang mahkota. Hamida berkata harus menemukan musuh ini segera.

Jodha mengatakan siapa yang bisa menjadi musuh. Akbar mengatakan siapa pun itu dia tidak bisa disembunyikan lama-lama. Sementara Salim datang ke Anarkali dan bertanya mengapa dia datang ke sana padahal dia telah berjanji . Salim mengatakan menyesal karena janji dan niat Anarkali sangatlah lemah. Lalu Salim beranjak pergi.







by : aRin