Sunday, 26 February 2017

GEET Episode 43 (Tayang Senin, 27 Februari 2017)

Sinopsis Geet ANTV Episode 43 Tayang Senin, 27 Februari 2017 -Maan sedang berlatih bela diri dan kemudian memandangi kalungnya, dia teringat semua pertemuannya dengan Geet dan prediksi pendeta tentang kalungnya, Maan kemudian mengatakan, “kau harus menjauh dariku sekarang”.



Di kantor, Geet juga tengah berbicara sendiri dan bertanya2 apa sebenarnya yang Maan ingin katakan, Geet melihat jam dan berkata bahwa sudah sejam dan Maan belum kembali lalu Geet terkejut mendengar teriakan seseorang.

Geet mendatangi para karyawan dan bertanya pada Romeo apa yang terjadi. Manish pun menjelaskan bahwa Maan telah menjual Indian Paints pada seseorang yang telah menendang mereka semua. Geet terkejut mendengarnya, mereka lalu membicarakannya. Geet pun teringat ucapan Daadima bahwa Maan membeli perusahaan tersebut untuknya dan Geet juga teringat tamparannya pada Maan.

Geet pun kemudian berpikir bahwa Maan telah melangkah 2x didepannya dalam kemarahan tapi dia meninggalkannya seperti ini. Sementara Maan melanjutkan berlatih bela dirinya sambil terus mengingat ucapan Geet. Lalu Maan mematahkan sebuah balok es dengan kedua tangannya, lalu Maan kembali teringat insiden saat pesta dan menghantam sebuah balok es lagi hingga tangannya terluka. Geet muncul dan melihat lukanya. Geet lalu bertanya mengapa Maan menjual perusahaannya dan Maan terkejut melihatnya. Maan menjawab, “aku memutuskan untuk membebaskanmu dariku”.

Sinopsis Geet ANTV Episode 43


Meera dan Dev kembali dari dokter dan setelah itu Meera meminta Dev untuk istirahat total selama seminggu tanpa tekanan tapi Dev berkata bahwa dengan adanya Naintara dirinya akan selalu tertekan karena dia bisa menyakiti Geet sewaktu2. Dev memegang tangan Meera tanpa sengaja dan melepaskannya saat tersadar. Lalu dia meminta dukungan Meera. Meera mengangguk dan berkata bahwa akan selalu mendukungnya karena tidak bisa melihat kesedihan Geet.

Geet bertanya mengapa Maan mengambil keputusan sendiri karena dia seharusnya bertanya padanya terlebih dulu. Geet hendak berjalan mengikuti Maan dan kakinya terantuk bongkahan balok es dan berdarah, Maan mencemaskannya dan memegangi kakinya tapi kemudian Maan tersadar dan melepas pegangan tangannya, Maan kemudian mengatakan pada Geet bahwa keputusannya untuk menjauh sudah sangat tepat tapi Maan juga mengingatkan Geet bahwa dia tidak akan menang tanpa bantuannya.

Meera sedang mengecat dan teringat ucapan Dev saat Dev memegang tangannya. Meera meyakinkan dirinya sendiri bahwa dirinya membantu Dev hanya demi rasa kemanusiaan. Meera memutuskan untuk berbicara dengan Dev. Lalu Meera mencari2 Dev tapi tak menemukannya.

Dev berada dirumah neneknya dan berbicara dengan Daadima mengenai Naintara. Daadima menyarankan agar Dev meninggalkan kota untuk beberapa hari. Tapi Dev berkata bahwa dirinya akan menjauh dari Maan dan Geet tapi tetap akan mengawasi Naintara karena Naintara akan terus menyakiti Maan dan Geet.

Karyawan Indian Paints datang ke Khurana Konstruksi dan terpana memandang karyawan2 perempuan, Sasha dan Tasha lalu menghampiri mereka dan Sasha mengatakan sesuatu lalu mengusir mereka tapi Geet tiba2 muncul dan mengatakan bahwa mereka tidak akan kemana2, dia menghadapi Sasha dan Sasha kembali menghinanya. Geet pun menghadapinya. Dia mengatakan bahwa Maan lah yang membawa karyawan Indian Paints ke Khurana Konstruksi.

Geet mengatakan bahwa seperti apapun dirinya tapi dia bukan penipu seperti Sasha. Sasha terkejut mendengar ucapan Geet. Sasha hendak beranjak pergi dan Geet menahannya, Geet melangkah dan matanya terkena ranting bunga, Geet kehilangan keseimbangan dan saat akan terjatuh, Maan menangkapnya. Geet kemudian berdiri, Maan lalu menyuruh semuanya untuk kembali bekerja, mereka semua pun berpencar. Maan berdua dengan Geet dan mengatakan bahwa hari ini dia akan bekerja membereskan file di gudang dan harus selesai. Meski ada banyak file disana tapi Geet akhirnya menyanggupinya dan beranjak pergi.

Dev muncul di rumah Meera dengan kopernya dan Meera memarahinya karena pergi tanpa berpamitan, Meera lalu mengajak Dev masuk tapi Dev menahan tangannya. Meera melepaskannya dan Dev mengatakan bahwa dirinya inginkan maaf dari Maan dan Daadima tapi Daadima tidak me4ngijinkannya bertemu Maan. Meera melihat koper Dev dan bertanya. Dev pun tidak tahu akan kemana tapi dia berkata selama belum mengetahui lokasi Naintara berada maka dia tidak akan pernah meninggalkan kota. Meera menjawab jika dirinya mengetahui agen detektif yang bisa menolong mereka.

Maan tengah bekerja dengan laptopnya diruangannya sementara Geet kepanasan bekerja di gudang. Maan lalu teringat sesuatu dan menelpon Geet. Maan terdiam sesaat dan Geet mengulang sapaannya, Maan lalu menutup teleponnya.

Geet kemudian menutup telepon dan mengomel, dia tahu jika MK yang menelponnya. Geet menunggu telepon berdering lagi tapi tak kunjung berdering, Geet pun menelpon Maan dan kali ini ganti Geet yang terdiam. Geet pun kemudian menutup teleponnya dan Maan menjadi emosi karena Geet tidak membiarkannya dalam ketenangan.

Sasha mendapat telepon dari Naintara dan menghinanya. Naintara lalu berbicara dengan Sasha. Dia berkata bahwa jika musuh dan musuh saling berteman maka mereka akann mendapatkan keuntungan. Naintara berkata bahwa mereka memiliki musuh yang sama yakni GEET.

Sasha melihat MK dan mengatakan inginn berbicara dengannya tapi MK mengabaikannya, Sasha tersenyum dan mengatakan bahwa hari ini adalah hari keberuntungannya dan hari sial untuk Geet Handa.

Maan lalu mendapat telepon dari RS dan memberitahu mengenai jadwal pemeriksaan rutin istrinya. Usai menelpon Maan bergerak mencari Geet. Geet sendiri sedang kelelahan dan duduk di kursi, dia lalu mengambil cincinnya yang ada dalam gelangnya dan mengingat saat Maan memakaikannya.

Maan tiba2 masuk dan Geet menyembunyikan cincinnya, Maan lalu melihat keringat mengalir di leher Geet, Maan kemudian bergerak hendak menyeka keringat Geet tapi diurungkannya, dia lalu membuka jendela dan angin pun masuk menerbangkan kertas2 diruangan Geet, Geet tiba2 hendak pingsan dan Maan menangkapnya, Maan juga kemudian melihat cincinnyayang jatuh di lantai. Geet pun akhirnya pingsan. Maan mendudukkannya dan berusaha menyadarkannya. Maan memercikkan air di wajah Geet tapi Geet tetap tidak sadar, Maan pun meminta maaf.

Sasha mengunci gudang karena berpikir hanya Geet didalam sana dan Sasha pun tertawa puas.

Geet tersadar dan melihat Maan dihadapannya, Maan pun kemudian memeluknya dengan erat dan mengatakan jika dirinyabtadi sangat takut. Geet lalu menjawab bahwa dirinya baik2 saja dan Geet memeluk balik Maan.

Maan tersadar dan melepas pelukannya, Geet hendak berdiri tapi Maan melarangnya dan mengatakan agar dia tetap duduk saja. Geet lalu mengatakan bahwa dirinya baik2 saja dan hanya sedikit pusing, Maan pun memarahinya. Maan lalu mengingatkannya untuk pergi periksa ke dokter.

Sasha merasa gelisah menunggu Naintara, Naintara kemudian muncul, Sasha dan Naintara lalu beranjak pergi asuk ke Khurana Konstruksi.

Maan mengatakan pada Geet akan   membawanya ke dokter sementara Naintara berjalan masuk ke kantor. Maan berusaha keluar dan ternyata pintunya terkunci, Maan pun bertanya2 mengapa pintunya tertutup.

Maan berusaha mendobrak pintu dan berhasil, sementara Geet melihat cincinnya dan dia memungutnya lalu menyembunyikannya, Maan melarang Geet berdiri, lalu Maan menghampiri Geet dan menggendongnya.

Naintara berjalan masuk sambil berbicara dengan Sasha. Maan membawa Geet keluar dengan masih menggendongnya. Maan melihat Naintara begitu juga sebaliknya. Maan bertanya2 bagaimana bisa Naintara bebas dari penjara. Maan pun berpikir agar Geet tidak melihat Naintara.

Sesampainya di luar, Maan menurunkan Geet, Geet lalu berbicara dengan Maan, Maan melihat Pinky dan menyuruhnya mengantar Geet ke RS. Dalam hati Maan meminta maaf karena harus menghentikan Naintara, Geet lalu menghentikan Maan dan bertanya apakah semmuanya baik2 saja. Maan mengiyakan dan berkata harus menghadiri rapat penting kemudian beranjak pergi.

Naintara masuk ke kantor dan para karyawan membicarakannya, Romeo melihatnya dan memujinya. Maan juga kemudian masuk dengan amarah dan berhadapan dengan Naintara. Naintara mengatakan sesuatu menyindir Maan, Maan lalu berkata bahwa dia tidak ingin melihat wajahnya di kantornya dan Maan mengingatkan Naintara untuk segera keluar dari dalam kantornya dalam waktu 10 detik lalu Maan beranjak pergi ke ruangannya.

Di ruangannya, Maan bertanya pada Sasha apakah Naintara sudah pergi, Sasha tergagap menjawab bahwa Naintara menolak untuk pergi. Lalu Maan mengatakan agar Sasha memanggil keamanan untuk melempar Naintara keluar dan menyuruh memberitahu Tasha untuk menghubungi pengacaranya. Sasha beranjak pergi. Maan kemudian berbicara sendiri bahwa jika Geet melihat Naintara maka kesalahahaman akan bertambah

Naintara duduk diruangannya dan tersenyum licik, Sasha masuk dan berbicara dengan Naintara bahwa MK menyuruhnya untuk mengusirnya dan jika dia tidak juga pergi maka pekerjaannya akan hilang. Naintara pun menenangkan Sasha.

Maan menerima telepon di ponselnya dan ternyata Geet yang menelponnya dari RS dan mengatakan bahwa pemeriksaannya telah selesai dan semuanya baik2 saja. Geet berkata akan kembali ke kantor dalam waktu satu jam. Maan lalu melihat Naintara yang melangkah pergi, Maan pun berbicara dengan Geetnagar pulang saja ke rumah dan beristirahat lalu mematikan teleponnya. Geet pun bertanya2.

Naintara masuk ke ruangan Maan bersama Sasha dan Tasha. Naintara mengatakan bahwa dirinya tidak ingin pergi, Maan melirik Sasha dan Tasha, mereka pun keluar. Maan lalu mengatakan pada Naintara bahwa dia belum di ijinkan untuk duduk. Naintara membalasnya dan menyebut nama Geet. Maan pun berdiri dengan emosi dan mengatakan sesuatu.

Dev tengah melamun, Meera berbicara ditelepon mencoba mencari tahu keberadaan Naintara tapi tidak berhasil, kemudian dia berbicara dengan Dev.

Naintara masih bersitegang dengan Maan, Naintara mengatakan bahwa dirinya tidak akan pergi karena Dev memiliki bagian saham di perusahaan ini dan Naintara mengingatkan bahwa tidak ada seorang pun yang bisa menghentikannya untuk bekerja di perusahaan ini. Maan berkata bahwa dirinya adalah bos dan akan memutuskan siapa yang akan bekerja di perusahaannya. Naintara berkata bahwa bukan dia yang memutuskan tapi Dewan Direksi dan Naintara menyarankan untuk mengadakan rapatdengan Dewan Direksi untuk mengetahui keputusan mereka, lalu Naintara keluar dari ruangan Maan, Maan mendapat telepon tapi mengabaikannya dan Geet yang ternyata menelponnya merasa ada sesuatu yang tengah terjadi.

Naintara berjalan sambil memikirkan bahwa Maan bisa melakukan apa saja tapi dirinya tidak akan melepaskan Geet, Maan juga sedang berbicara sendiri di ruangannyanbahwa dirinya tidak akan membiarkan Naintara menang, lalu Maan melihat kalungnya dan memandanginya.

Maan masuk ke ruangan Naintara dan Naintara  berbicara dengannya, Maan lalu menyeretnya keluar dan mengusirnya sambil berkata bahwa tidak ada tepat di kantornya untuk orang seperti dia. Naintara melihat Geet dikejauhan dan tersenyum. Maan kembali mengusirnya keluar dan Maan beranjak pergi. Naintara pun tersenyum menunggu Geet. Geet terkejut melihat Naintara. Naintara pun menyapa Geet.

Naintara berbicara dengan Geet dan menyindir betapa bahagianya dia melihat Geet masih di kantor ini, Mereka pun berdebat. Maan melihat Naintara dan meneriakinya. Maan terkejut melihat Geet. Lalu dia kembali mengusir Naintara. Geet lalu menjawab bahwa dirinya tidak ingin mengatakan sepatah katapun padanya dan beranjak pergi. Maan memanggil Geet dan menatap tajam ke arah Naintara. Dia lalu mengatakan sesuatu dengan penuh dendam.

Meera masuk ke kamar saat Dev berganti baju, Meera pun meminta maaf dan berkata akan menunggunya di luar.

Geet mengemasi barang2nya sambil mengingat ucapan Naintara. Maan melihatnya dan berbicara dalam hati. Geet hendak pergi dan menjatuhkan tas nya tanpa sengaja, dia lalu memungutinya dan jarinya berdarah terkena sesuatu, tiba2 Maan muncul dan membersihkan lukanya dan meniup2nya, Geet terpaku menatap Maan. Maan lalu mengatakan bahwa dia harus berani menghadapi semua rintangan karena jika kehidupan memberinya rasa sakit maka dia juga akan mendapatkan kekuatannya. dan Geet pun membalasnya.

Maan lalu membereskan barang2 Geet sambil berbicara dengan Geet, Maan juga menghapus airmata Geet. Geet kemudian berdiri, Maan ikut berdiri dan mengatakan agar Geet pulang ke rumah dan akan mengirim sopir untuknya. Geet kembali bertanya pada Maan bagaimana Naintara bisa kembali dan keluar dari penjara.  Maan hanya terdiam. Maan lalu berkata bahwa semua itu tidak penting karena yang terpenting hanyalah kesehatannya.

Geet hendak beranjak pergi tapi gelangnya tersangkut kancing kemeja Maan, Maan berusaha melepaskannya dan Geet menariknya dengan paksa lalu Geet beranjak pergi.

Naintara berbicara sendiri dan merasa senang karena melihat kekhawatiran di wajah Geet, Sasha kemudian masuk ke ruangannya dan Naintara berbicara dengannya. Sasha lalu mengatakan bahwa Dewan Direksi sangat setia pada MK dan pasti akan menolak untuk melawan MK dan Naintara menanggapinya dengan santai.

Geet berjalan keluar dengan perlahan sambil memikirkan Naintara, Pinky menemuinya dan mengatakan agarmdia menjauhi Naintara, trio MRP juga kemudian menemui Geet dan memintanya untuk jangan pergi.

Tasha menemuinya dan menghinanya.  Geet menjawabnya dan beranjak pergi tapi Tasha mengatakan sesuatu dan Geet berbalik lalu bertanya pada Tasha. Tasha bingung menjawabnya.

Dev menemui Meera dan berbicara dengannya.Meera memberitahu Dev bahwa pengacara bisa membantunya mengirim balik Naintara ke penjara. Meera lalu memberikan secarik kertas pada Dev. Dev kemudian menerima telepon dari Naintara dan Dev terkejut. Usai menutup telepon, Dev berbicara dengan Meera tentang Naintara.

Maan masuk ruangan dan berbicara dengan Naintara. Dia membentak Naintara dan menanyakan keberadaan Dev. Geet berjalan mencari2  Maan dan dia mendengar ucapan Maan diruangan Naintara. Maan berkata, “dengar..ini peringatan terakhirku jika kau dan Dev mencoba membuat masalah dengan Geet atau mencoba untuk mendekatinya..aku akan lupakan bahwa Dev adalah adikku dan kau adalah istrinya..cukup sudah kalian mengganggu Geet dan jangan ulangi lagi”, Geet pun terkejut mendengarnya. Geet menyadari bahwa inilah alasan mengapa Maan melarangnya datang ke kantor.

Maan menerima telepon dari Daadima dan membicarakan Naintara. Sasha sendiri terkejut mendengar kabar yang diterimanya mmelalui telepon bahwa Ratu Pindi akan datang, Sasha menemui Maan untuk memberinya kabar dan Maan mengabaikannya.

Maan sibuk memikirkan Geet dan Naintara, Maan masuk ruangannya dan melihat bunga serta kopi disana, Maan teringat akan Geet. Maan lalu melihat Geet sedang menata bunga. Geet menbrak seseorang dan semua kertas berhamburan, Geet lalu melihat Maan dan mereka saling tatap.

Maan beranjak ke suatu tempat dan ada Geet disana, Geet lalu memeluknya dan Maan pun memeluknya balik. Maan tersadar dan menjauh dari Geet, dia lalu bertanya pada Geet apayang sedang dilakukannya di kantor. Geet pun membalas bahwa jika dia tdak bisa jauh dari hatinya lalu mengapa menyuruhnya menjauh dari kantornya. Mereka lalu saling berbicara. Geet menyadari bahwa usaha Maan menjauhkannya dari kantor untuk menyelamatkannya. Saat Geet akan menyatakan sesuatu, Tasha dan Romeo mendatangi mereka lalu mengatakan bahwa Ratu Pindi telah datang. Maan pun beranjak pergi.

Seorang gadis (Sweety Chadda) sedang menari dihalaman depan, Maan menemuinya lalu Sweety Chadda memeluk Maan dengan erat. Geet terkejut melihatnya. Maan lalu berbicara dengan Sweety Chadda dan membuat Geet sewot.

Sweety Chadda lalu mengajak Maan ke ruangannya dan mereka membicarakan proyek kerja. Didalam ruanagan, Maan mendengarkan Sweety Chadda. Geet mengintip dari luar. Geet kemudian masuk ke dalam membawakan kopi, Maan sibuk dengan filenya dan hanya mengucap terima kasih. Geet pun sedih karena Maan tidak melihat kertas pesannya yang diselipkan dibawah cangkir kopinya. Maan lalu meminum kopinya tapi tetap tidak melihat kertas dibawahnya. Geet beranjak pergi dan Maan baru melihat kertasnya lalu tersenyum melihat ucapan maaf dari Geet.

Dev mendatangi Naintara dan menghadangnya. Mereka berdebat dan Dev berkata akan memberinya surat cerai. Dev melarangnya mendatangi Khurana Konsruksi dan Naintara berkata bahwa tidak ada yang bisa menghentikannya. Naintara lalu membicarakan saham bagiannya dan Dev pun terkejut. Naintara enyuruhnya pulang ke rumah Meera dan Naintara berkata akan membuka mulut pada Geet dan ingin tahu apa reaksinya mengetahui dia tinggal dengan Meera. Naintara lalu beranjak pergi dan Dev pun menjadi cemas.

Geet mengomel sendiri di luar, dia lalu berbicara dengan Pinky. Sementara Maan keluar dan di ikuti Sweety Chadda. Lalu Maan pergi ke ruang konferensi dan Geet melihatnya.

Maan VC dengan Dewan Direksi mengenai proyek baru mereka . Geet kemudian masuk dan Maan mencoba mengatakan sesuatu tapi Geet tidak menyadari kalau Maan sedang VCall. Geet lalu meminta maaf dan Dewan Direksi tersenyum mendengarnya. Geet melihat mereka dan mengatakan sesuatu. Maan punn mematikan VCallnya, Geet kembali meminta maaf karena mengganggu rapatnya dan berjalan keluar tapi Maan mencekalnya. Mereka lalu berbicara dan Maan kemudian beranjak pergi. Geet pun terngiang2 ucapan Maan.

Maan sedang rapat dengan proyek Sweety Chadda tapi dia terus teringat Geet. Geet sendiri juga terus teringat Maan.

Sasha menjelaskan semuanya dan Geet tiba2 beranjak masuk ke dalam ruangan rapat. Maan dan Geet saling berpandangan. Sweety Chadda bertanya pada Maan , Maan mnjawabnya dan Geet pun ikut menjawab.

Dev emosi berbicara ditelepon dengan pengacaranya. Meera menemuinya dan berbicara dengannya mengenai Naintara, Meera memegang tangan Dev dan menenangkannya.

Sasha menyela ucapan Geet tapi Maan menegurnya. Geet kembali berbicara. Setelah itu Maan menghampirinya dan mengambil file ditangan Geet sambil terus memegang tangannya, trio MRP senang melihat mereka, begitu juga dengan Sweety Chadda. Mereka lalu sama2 menjatuhkan filenya dan memungutnya, kepala Geet terantuk kepala Maan. Maan lalu menggenggam jemari Geet.

Sweety Chadda memuji  kemesraan mereka berdua. Sweety Chadda lalu berbicara dengan Geet dan memeluknya. Sasha pun kesal melihatnya. Sweety Chadda lalu mengatakan bahwa Geet akan ikut dalam proyeknya.

Geet sibuk mencari2 file dibantu Pandey dan Manish, Geet juga sibuk menelpon Pinky dan menyuruhnya membawakan file nya. Maan kemudian datang dan melihat kesibukan mereka. Pandey dan Manish melihat Maan, Maan mengkode mereka agar keluar. Geet masih tidak menyadari kehadiran Maan dan terus bekerja. Dia menyangka Maan adalah Pinky dan dia meminta filenya tanpa melihat Maan, Maan melihat gelang Geet dan teringat gelang itu berisi cincin pertunangan darinya. Maan lalu memegang tangan Geet dan Geet terkejut. Geet berdiri lalu Maan hendak membuka gelang Geet tapi Geet melarangnya. Maan bersikeras dan membuka gelang tersebut, dia menemukan cincinnya dan kemudian mengambilnya lalu mengatakan, “selama kita bertengkar berarti kau terus memikirkan aku”.

Sinopsis Geet ANTV Episode 43 Tayang Senin, 27 Februari 2017


Geet pura2 marah dan menanyakan keberadaan kalungnya. Maan hanya diam dan Geet menjadi kesal. Maan kemudian membuka dasinya dan berjalan mendekati Geet, Geet ketakutan dan berjalan mundur. Maan lalu membuka kemejanya dan memperlihatkan kalungnya. Geet tersenyum melihatnya dan memegang kalung tersebut. Geet pun berkata bahwa Maan sama halnya dengan dirinya, mereka sama2 saling memikirkan.

Maan kemudian memasangkan kembali cincin di jemari Geet. Pinky tiba2 datang dan terkejut melihat Maan, Pinky kemudian mengatakan kalau  Sweety Chadda  memmanggilnya dan Maan beranjak keluar. Geet tersenyum.

Maan ke ruangannya dan melihat Naintara duduk disana. Naintara lalu mengatakan sesuatu. Maan membalasnya dan jawaban Maan mengejutkan Naintara.  Naintara menyangkal tapi Maan mendekatinya dan duduk dikursinya.Naintara hendak keluar tapi Maan mengatakan sesuatu.

Naintara berjalan keluar dan berpapasan dengan Geet dan Sweety Chadda. Geet tidak melihat Naintara, sementara Nainatara dan Sweety Chadda saling melirik memberi kode dan tersenyum.

Maan lalu melihat Geet dan menelponnya. Maan mmenyuruh Geet ke ruangannya, Geet  menolak tapi Maan bersikeras. Geet mendatangi ruangan Maan dengan file nya, Maan kemudian mengatakan sesuatu dan Geet mencatatnya. Maan lalu mendekati Geet dan mengecup jemari Geet dengan mesra.

Naintara berbicara dengan Sweety Chadda. Dia berkata, “entah bagaimmana aku mengucapkan terima kasih padamu..kau dengan mudahnya membuat MK membiarkan Geet pergi bersamamu..terima kasih Sweety”. Sweety pun brkata bahwa dia adalah temannya dan yang menjadi musuhnya adalah musuhnya juga.



Tayang Senin, 27 Februari 2017
By :  aRin