Tuesday, 20 February 2018

Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1 Tayang Kamis 22 Februari 2018


Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1  Sinopsis Sebelumnya Helena menemui ibunya dan berbicara  dengan emosi mengenai kembalinya Malayketu karena Helena kembali teringat pengkhianatan yang telah dilakukan Malayketu dulu terhadapnya.  Apama menenangkannya dan berkata kalau Malayketu hanyalah masa lalu. Helena masih emosi dan mengatakan dirinya tidak akan pernah bisa melupakan masa lalunya. Apama meminta Helena melupakan masa lalunya. Helena bersikeras tidak akan melupakan pengkhianatan Malayketu. Malayketu muncul dan berkata kalau dirinya juga tidak bisa melupakannya  (Helena) karena dia begitu cantik. Helena emosi dan melempar gelas pada Malayketu. Apama menenangkan Helena dan berkata kalau Malayketu bukan musuhnya tapi akan menjadi teman mereka. Apama menambahkan bahwa mereka dan Malayketu memiliki musuh yang sama dan mereka perlu untuk bergabung dengannya karena Malayketu yang akan memisahkan Chandra Nandini. Malayketu berkata bahwa semakin Helena marah maka kecantikannya akan semakin bertambah. Apama meminta Malayketu agar menjaga batasan dan datang padanya hanya jika dipanggil. Apama juga mengingatkan Malayketu kalau dirinya lah yang telah berjasa memasukkannya kembali ke istana. Malayketu tersenyum dan beranjak pergi.

Sinopsis Chandra Nandini
Sinopsis Chandra Nandini

Keesokan harinya, pendeta berbicara pada Moora dan Dadima bahwa setiap lima tahun sekali diadakan pooja Kalash dimana seorang ratu akan berpuasa dan tanpa alas kaki akan mendapatkan air suci untuk dibawa ke istana dan setelah itu ratu tersebut akan melakukan pooja Dewa Siwa. Pendeta meminta Moora memilih ratu mana yang akan dipilihnya untuk melakukan pooja. Dadima  berbicara pada Moora bahwa baik Helena ataupun Nandini berhak untuk dipilih. Moora berkata bahwa Magadha akan mengetahui keputusannya besok lalu Moora memberikan sebuah surat pada pelayan dan menyuruhnya pergi.


Nandini berjalan di koridor dan bertanya pada pelayan tentang keberadaan Bindusara. Pelayan menjawab kalau Bindusara bersama ibu suri. Setelah mendapat jawaban Nandini berjalan lagi dan melihat Malayketu tengah menggendong Bindusara. Nandini emosi dan merebut Bindusara dari tangan Malayketu seraya bertanya siapa yang memberinya ijin untuk membawa Bindusara.

Moora muncul mengatakan kalau dirinya yang mengijinkan. Nandini mengingatkan Moora kalau Malayketu pernah mencoba menghabisi Bindusara. Moora menjawab kalau Malayketu hanya dijebak dan dia juga sudah meminta maaf. Moora menambahkan bahwa dirinya sebagai nenek Bindusara bisa menjaga Bindusara dengan baik. Chandra muncul dan menyela tapi Moora menghentikannya dan  berkata agar jangan selalu memotong pembicaraannya. Nandini menjawab ucapan Moora kalau dirinya tidak bisa melakukan semua itu (mempercayakan Malayketu menjaga Bindusara) Moora  pun berkata agar dia mencoba untuk mempercayai Malayketu. Nandini menjawab tidak mungkin sebagai ibu Bindusara dirinya bisa mempercayai Malayketu. Moora menegaskan kalau dia bukan  ibu kandung karena Dhurdhara lah ibu kandung Bindusara dan setelah Dhurdhara hanya dirinya yang berhak atas Bindusara. Nandini menjawab, “jika hukum membuat suatu hubungan maka kau tidak akan pernah bisa membuat putri musuhmu menjadi putrinya sendiri dan tidak akan bisa mengizinkannya tinggal di istana..bu..aku mempelajari semuanya darimu tentang bagaimana cara berpikir dari dalam hati”. Moora menjawab bahwa kini dirinya melihatnya sebagai menantunya dan bukan putrinya. Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1



Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1

Nandini memperbaiki tirai yang rusak dan teringat ucapan Moora  lalu meneteskan airmata. Chandra muncul dan meminta maaf karena sudah merusak tirainya lalu Chandra membantunya melipat tirai. Chandra melihat kesedihan di wajah Nandini dan mencoba membuatnya tersenyum tapi Nandini hanya menjawab sepatah kata saja saat Chandra bertanya. Chandra menggoda Nandini dan menceritakan ciumannya semalam. Nandini terkejut dan berkata tidak mungkin mereka berciuman. Chandra pun berkata kalau dirinya tau dia masih memikirkan ucapan Moora. Nandini mengatakan kalau dirinya tidak merasa buruk saat Moora menolak mengakuinya sebagai ibu kandung Bindusara tapi dirinya sedih saat Moora menganggap nya menantu dan bukan putrinya. Nandini merasa kehilangan sosok seorang ibu. Chandra menjawab seiring berjalannya waktu ibunya akan melupakan kata2nya tersebut karena tidak ada seorangpun yang bisa marah terhadap dia (Nandini) dalam waktu yang lama. Chandra kembali menggoda Nandini dan bertanya apakah dia sudah mengingat ciuman yang dilakukannya semalam. Nandini menjawab bahwa semua itu tidak mungkin terjadi lalu Nandini beranjak pergi.

Pelayan yang membawa surat Moora dihentikan oleh Chloi saat akan masuk ke kamar Helena dan Chloi berkata tidak ada yang boleh mengganggu Helena karena dia sedang beristirahat. Apama muncul dan membaca surat tadi lalu menyuruh pelayan tadi pergi karena dirinya yang akan memberikan surat tersebut. Chloi melarang Apama masuk tapi Apama mengabaikannya dan pergi ke kamar Helena.

Apama menemui Helena dan mengomelinya karena asik tidur saja. Helena menjawab kalau kepalanya terasa pusing. Apama lalu bercerita kalau Moora mengiriminya surat supaya dia yang pergi ke pooja Kalash. Helena menjawab sebenarnya malas melakukan pooja tersebut tapi terpaksa harus melakukannya karena Moora yang memilihnya. Apama melarangnya pergi dan berkata kalau Nandini yang akan melakukannya agar tercipta kesalahpahaman antara Moora dan Nandini. Apama berpikir bahwa Moora pasti akan beranggapan kalau Nandini yang memaksa Chandra agar dia yang melakukan pooja Kalash. Helena bertanya bagaimana cara membuat Nandini pergi sedangkan dalam surat tersebut ditujukan jelas tertulis atas namanya. Apama mengingatkan Helena kalau dirinya bisa meniru semua tulisan tangan.

Chandra menemui Nandini dan melihatnya menangis. Chandra pun bertanya dan menatap surat ditangan Nandini. Nandini menunjukkan surat di tangannya dan berkata kalau  ibu suri memilihnya untuk melakukan pooja Kalash dan itu membuatnya  bahagia. Chandra pun berkata kalau perkataannya terbukti bahwa Moora tidak akan berlama2 marah padanya. Sinopsis

Apama berbicara sendiri di kamarnya, “Nandini..dengan permainan ini kau tidak hanya akan pergi dari Magadha tapi kau juga akan kehilangan tempat spesial di hati setiap orang karena kau bukan pemain berpengalaman sepertiku jadi kali ini kau pasti akan kalah”.

Chandra mengajak Nandini  bercanda dengan berkata bahwa jika Helena yang melakukan pooja Kalash maka dirinyalah yang akan memakai guci air di kepalanya. Nandini pun tersenyum  lalu Chandra berkata bahwa dirinya akan memilihnya (Nandini) untuk pooja Kalash karena dia layak menerimanya. Nandini pun memeluk Chandra  dan Chandra merasa terkejut sekaligus bahagia. Nandini menarik diri dan  berbicara pada Chandra bahwa dirinya hanya memeluk temannya  lalu Nandini berkata akan membuat persiapan pooja dan beranjak pergi. Chandra tersenyum seraya berpikir bahwa semua sikap Nandini menandakan kalau dia akan menerimanya suatu saat nanti.

Sinopsis Chandra Nandini
Sinopsis Chandra Nandini

Chandra menemui Chanakya dan Chanakya berbicara dengannya kalau besok Nandini akan melakukan pooja Kalash dan dia akan pergi dengan melalui hutan dimana banyak binatang buas disana dan Nandini harus keluar dari hutan dengan selamat. 

Apama berbicara dengan Helena dan seorang lelaki suruhannya bahwa Nandini akan melakukan pooja tapi dia tidak perlu kembali ke istana, Apama mengatakan bahwa Nandini harus terkubur di dalam hutan dan itu bukanlah hal yang sulit.

Chanakya masih berbicara dengan Chandra bahwa sudah menjadi tugas seorang raja menjaga ratu nya karena dia ratu rakyatnya.

Apama kembali berkata bahwa Nandini harus mati dan itu bukan masalah besar untuk menghabisinya  di dalam hutan tapi Apama meminta agar semua itu terlihat seperti seolah2 Nandini tewas karena kelelahan. Sementara Chanakya meminta Chandra untuk menemani Nandini selama perjalanan nanti tapi Chanakya mengingatkan Chandra kalau Nandini dan yang lain tidak perlu tau kalau dia menemani Nandini.

Chandra tengah memandangi Nandini yang lelap tertidur. Nandini kemudian bergerak membuka mata dan menatap Chandra lalu Nandini teringat poojanya dan bergegas merias diri sembari mengatakan  pada Chandra kalau dirinya sudah terlambat. Chandra berkata sudah ingin membangunkannya dari tadi tapi karena melihat wajah polosnya maka niat itu diurungkannya. Chandra lalu berkata akan membawakan prajurit untuk menemaninya karena hutan itu sangat berbahaya tapi Nandini menolak  lalu beranjak pergi dan Chandra berpikir kalau dirinya ingin Nandini menyelesaikan keseluruhan pooja nya agar ibunya bahagia .

Pagi harinya, Malti mendatangi Nandini yang tengah merangkai bunga di ruangan ratu. Malti melihat Nandini sedikit marah dan bertanya apakah  Chandra mengatakan sesuatu yang membuatnya marah. Nandini berkata bukan tentang Chandra yang membuatnya marah tapi tentang Malayketu. Nandini merasa cemas meninggalkan Bindusara meski penjagaan ketat dilakukan untuknya. Malti memintanya fokus pada poojanya dan Malti berjanji akan menjaga Bindusara dan tidak akan meninggalkannya barang sedetikpun. Madhav dan Chandra muncul di balkon lantai atas dan membahas keduanya. Chandra berkata pada Madhav bahwa Nandini terlihat sedang marah. Madhav pun menyuruhnya berbicara berdua dengan Nandini tapi Chandra berkata kalau itu hal yang tidak mudah. Madhav pun menyuruhnya memberikan hadiah bunga karena wanita menyukai bunga. Chandra lalu memberi perintah pada seorang pelayan untuk membawa bunga kesukaan Nandini. Chloi yang daritadi  menguping pembicaraan pun tersenyum. Sinopsis

Pelayan membawakan bunga kesukaan Nandini pada Chandra dan Chandra mengatakan agar dia memberikannya pada Nandini tapi Madhav menyela dan menyuruh Chandra memberikan secara langsung. Chandra pun beranjak pergi.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1 Chloi membawa nampan bunga, seorang pelayan mengejarnya dan mengatakan kalau dia membawa bunga yang salah. Chloi menyuruhnya diam lalu Chloi menuju kamar Helena.

Sinopsis Chandra Nandini Episode 51 Part 1 Tayang Kamis 22 Februari 2018


Chloi menghias Helena dengan bunga2 tadi dan mengatakan bahwa bunga itu adalah bunga kesukaan Chandra. Apama muncul dan Helena menanyakan pendapatnya. Apama menatap Helena dan tertawa terbahak2. Helena bertanya dan Apama menghadapkan Helena pada cermin dan berkata kalau dia memakai bunga gatal. Helena terkejut melihat ruam2 merah karena  bunga tadi. Helena pun menegur Chloi dan mengejarnya.

Nandini merangkai bunga di kamar. Chandra muncul sambil menyembunyikan sesuatu dibalik punggungnya. Nandini bertanya apa yang sedang dilakukannya  dan Chandra berkata dirinya ingin memeriksa persiapannya. Nandini berkata bahwa semuanya sudah siap tapi Chandra berkata  kalau masih ada yang kurang. Nandini memeriksa bunga2 nya dan berkata akan pergi menemui Dadima untuk bertanya apa yang kurang tapi Chandra menghentikannya dan mengatakan tidak perlu bertanya pada Dadima. Lalu Chandra menunjukkan bunganya. Nandini memuji dan bertanya darimana dia mendapatkannya. Chandra menjawab kalau dirinya sendiri yang membuatnya lalu  Chandra memasangkan semua ornamen bunga pada tubuh Nandini (sebagai kalung, gelang dan anting2). Nandini kemudian bertanya pada Chandra apa masih ada yang kurang. Chandra menjawab kalau sekarang dia terlihat sempurna.






by : aRin